Connect with us

TNI / Polri

Event Word Superbike Forkopimda NTB Tinjau Vaksinasi Presisi Merdeka Mandalika

Published

on

JAKARTA, – Dalam rangka mendukung event world superbike yang akan diselenggarakan pada November mendatang, TNI Polri bersama Pemerintah Daerah menggelar Vaksinasi Presisi Merdeka Mandalika Goes To Green Zone di pantai Senek Mandalika Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (21/8/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 162/WB, Senin (23/8/2021), Vaksinasi Presisi Merdeka Mandalika yang mengusung tema “Pariwisata Bangkit Ekonomi Produktif” dihadiri Forkopimda NTB baik Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, Forkopimda Lombok Tengah, Direktur Poltekpar Lombok Tengah serta undangan lainnya. Vaksinasi ini juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melalui Video Conference.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani,S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutan singkatnya menyampaikan, vaksinasi Covid-19 ini bagian dari program vaksinasi nasional yang merupakan instruksi Presiden RI khususnya di daerah pariwisata sehingga hari ini warga melaksanakan vaksinasi Mandalika Goes To Green Zone untuk mendukung event besar Word Superbike dan MotoGP ke depan.

“Vaksinasi merupakan benteng pertahanan tubuh dalam menghadapi virus Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari baik 5M maupun 3T yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar rumah, sedangkan 3T adalah testing (pemeriksaan), tracking (penjejakan) dan treatment (pengobatan) terhadap siapapun yang terkonfirmasi Covid-19, “ jelasnya.

Untuk itu, ia juga berharap peran aktif seluruh komponen masyarakat baik TNI, Polri dan Pemerintah Daerah maupun masyarakat untuk mendukung vaksinasi Covid-19 sehingga event Word Superbike dan MotoGP dapat terlaksana dengan baik.

Sedangkan Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal menyampaikan tugas TNI Polri dalam pandangannya bukan hanya menjaga pertahanan negara, menjaga Kamtibmas dan penegakan hukum, namun TNI Polri adalah pelindung, penolong dan pelayanan masyarakat termasuk mendukung program pemerintah baik Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona di NTB.

Adapun langkah-langkah dalam penanganan Covid-19 yang sudah dilakukan bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di NTB antara lain sosialisasi dan imbauan tentang protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19, pendisiplinan dan penegakan hukum secara terbatas terkait dengan penerapan protokol kesehatan serta memberikan bantuan sosial untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

Sementara Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan vaksinasi ini dilakukan untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah word superbike kedepan dengan melaksanakan vaksinasi minimal sebanyak 70 persen masyarakat.

Terkait dengan pelaksanaan word superbike, Bang Zul sapaan Gubernur NTB menjelaskan sudah berkoordinasi dengan instansi terkait baik TNI, Polri dan Pemerintah Pusat maupun daerah untuk mempersiapkan tenaga kesehatan dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 sehingga sebelum pelaksanaan word superbike pada 12-14 November mendatang, kondisi daerah NTB dalam keadaan aman dari virus Covid -19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno melalui Video Conference mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda NTB yang telah menyiapkan kelancaran pelaksanaan word superbike pada November mendatang.

Sandiaga Uno juga akan meneruskan kondisi tersebut kepada Menteri Kesehatan dan Menteri BUMN termasuk Panglima TNI dan Kapolri untuk mendorong vaksinasi di daerah Mandalika sehingga memenuhi persyaratan dan kesuksesan dalam menyelenggarakan event word superbike.

Ia juga mendukung 100 persen pola kolaborasi dalam penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 dan pada hari ini sudah mencapai sekitar 200.000 masyarakat tervaksinasi di lingkup Kementerian Parekraf dari target 450.000 per September.

“Kami mohon dukungan semua pihak untuk menyukseskan program vaksinasi termasuk penyelengaraan word superbike,” pungkasnya. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Bencana di Lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2026). Apel dipimpin Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono sebagai upaya memastikan kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Apel diikuti 233 personel, terdiri dari 80 personel Satuan Brimob Daerah (Satbrimobda) Polda Metro Jaya, 100 personel Direktorat Samapta (75 personel satu kompi Dalmas dan 25 personel Tim SAR), 50 personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud), serta 3 personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes). Sejumlah sarana dan prasarana penanggulangan bencana juga diperiksa, di antaranya kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), mobil SAR, perahu karet, alat pemadam api ringan (APAR), ambulans, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya guna memastikan seluruhnya dalam kondisi siap operasional.

Dalam arahannya, Wakapolda Metro Jaya mengajak seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya banjir, kebakaran, dan kekeringan. Menurutnya, kesiapsiagaan harus diawali dengan pemetaan wilayah rawan bersama seluruh pemangku kepentingan, meliputi daerah rawan banjir, kekeringan, krisis air bersih, titik rawan kebakaran, tempat pembuangan akhir (TPA), hingga sumber-sumber air cadangan yang dapat dimanfaatkan saat keadaan darurat.

Brigjen Pol. Dekananto juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas, serta instansi terkait lainnya agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu. Seluruh personel diminta selalu menjaga kesiapan, memastikan peralatan dalam kondisi baik, serta mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain kesiapsiagaan personel dan peralatan, Brigjen Pol. Dekananto menekankan pentingnya meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai penghematan air dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Di sisi lain, jajaran kepolisian diminta melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap setiap bentuk kelalaian maupun tindakan yang mengakibatkan terjadinya kebakaran.

“Keberhasilan penanganan bencana tidak hanya diukur dari kemampuan saat merespons kejadian, tetapi juga dari upaya mencegah terjadinya bencana dan kecepatan memberikan pertolongan kepada masyarakat. Karena itu, soliditas, kesiapsiagaan, dan pengabdian seluruh personel harus terus diperkuat,” ujar Brigjen Pol. Dekananto.

Melalui apel ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan serta bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam melindungi masyarakat dari berbagai potensi bencana.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakapolri: Bergabungnya Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo ke UBISA Perkuat Jejaring Nasional Pusat Studi Kepolisian

Published

on

By

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., yang juga menjabat sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri, resmi bergabung sebagai bagian dari sivitas akademika Universitas Bima Sakapenta (UBISA), Senin (3/8/2026).

Bergabungnya salah satu penggerak pengembangan Pusat Studi Kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. Menurutnya, kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo di UBISA bukan hanya bentuk kepedulian terhadap pendidikan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi Polri dengan perguruan tinggi.

“Saya mengucapkan selamat kepada Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo atas bergabungnya di Universitas Bima Sakapenta. Kehadiran beliau akan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan dunia pendidikan tinggi serta memperluas jejaring Pusat Studi Kepolisian yang terus kita bangun bersama perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia,” ujar Wakapolri.

Wakapolri mengatakan, Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo melalui perannya sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian telah menjadi salah satu motor penggerak dalam membangun jejaring akademik Polri. Hingga saat ini, pembentukan Pusat Studi Kepolisian telah didorong di 79 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di berbagai daerah di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, 40 Pusat Studi Kepolisian telah beroperasi, 5 dalam tahap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 34 lainnya dalam proses menuju pembentukan dan kerja sama.

“Ini bukan sekadar soal jumlah. Yang lebih penting adalah bagaimana Pusat Studi Kepolisian menjadi ruang bertemunya pengalaman praktis kepolisian dengan kekuatan akademik kampus. Dari sana kita ingin lahir riset, inovasi dan rekomendasi berbasis ilmu pengetahuan yang dapat menjawab persoalan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Wakapolri.

Menurut Wakapolri, jejaring tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem Police Science yang semakin terbuka dan kolaboratif. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi mitra pendidikan, tetapi juga menjadi mitra strategis Polri dalam mengembangkan evidence-based policing dan menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.

Sementara itu, Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo mengatakan keputusannya bergabung dengan UBISA dilandasi semangat untuk ikut mendukung perguruan tinggi yang sedang tumbuh dan berkembang.

“Mendukung perguruan tinggi yang sedang bertumbuh bukan sekadar membantu sebuah institusi, melainkan ikut menanam benih masa depan bangsa. Perguruan tinggi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun peradaban. Di dalamnya lahir sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, inovasi, dan berbagai solusi bagi persoalan bangsa,” ujar Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo.

Menurutnya, perguruan tinggi besar tidak lahir dalam waktu singkat. Dibutuhkan gotong royong, kepercayaan masyarakat, dedikasi para pendidik, dukungan pemerintah, serta kontribusi alumni dan mitra strategis agar sebuah kampus dapat tumbuh menjadi pusat keunggulan.

Kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo di UBISA diterima langsung oleh Ketua Yayasan Khafdilah, S.Kom., S.H., M.H., Sekretaris Yayasan Maylane Boni Abdillah, Rektor UBISA Drs. Agus Supriyadi, M.T., Wakil Rektor II Dra. Surtiati, M.Pd., jajaran Program Studi Hukum, serta sivitas akademika UBISA.

Rektor UBISA Drs. Agus Supriyadi, M.T. menyambut kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo dan berharap pengalaman serta jejaring akademiknya dapat memberikan energi baru bagi perkembangan universitas.

“Selamat bergabung di Universitas Bima Sakapenta. Semoga kehadiran beliau menginspirasi sekaligus memperkuat langkah UBISA dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berbudi luhur, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Rektor UBISA.

Dengan semangat “Mlesat Mabur Duwur, Nggayuh Adab Luhur”, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem akademik UBISA, tetapi juga membuka ruang yang semakin luas bagi sinergi perguruan tinggi dengan Polri.

Bagi Polri, berkembangnya jejaring Pusat Studi Kepolisian di berbagai kampus menjadi investasi jangka panjang untuk membangun kepolisian yang semakin berbasis ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

“Polri masa depan harus semakin dekat dengan ilmu pengetahuan. Kampus adalah mitra strategis kita. Semakin kuat kolaborasi Polri dan perguruan tinggi, semakin kuat pula fondasi transformasi Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Kembalikan 67 Kendaraan kepada Pemilik yang Sah

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya mengembalikan 67 kendaraan bermotor kepada pemilik yang sah. Kendaraan tersebut terdiri atas 62 sepeda motor dan lima mobil yang sebelumnya diamankan dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono di Lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026). Pengembalian kendaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memulihkan hak masyarakat yang menjadi korban tindak pidana.

Dekananto mengatakan seluruh kendaraan dikembalikan setelah melalui proses identifikasi dan verifikasi kepemilikan. Menurutnya, keberhasilan penanganan perkara tidak hanya diukur dari terungkapnya pelaku, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh korban.

“Penegakan hukum harus memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat. Salah satunya dengan memastikan barang milik korban dapat kembali setelah proses verifikasi selesai,” ujar Dekananto.

Operasi Berantas Jaya 2026 yang berlangsung pada 4–18 Juli 2026 berhasil mengungkap 769 kasus pencurian kendaraan bermotor dan mengamankan 729 tersangka. Dari rangkaian pengungkapan tersebut, petugas menyita 428 sepeda motor dan 21 mobil yang akan dikembalikan secara bertahap kepada pemiliknya.

Salah seorang penerima kendaraan, Vianna, mengaku bersyukur karena kendaraannya berhasil ditemukan dan dikembalikan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya karena kendaraan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap pengembalian kendaraan ini dapat membantu para korban kembali menjalankan aktivitasnya. Polda Metro Jaya akan terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Dekananto.

Continue Reading

Trending