Connect with us

TNI / Polri

Sukseskan Program Nasional, TNI-Polri Bersama Instansi Terkait Gelar Serbuan Vaksinasi di Provinsi Papua

Published

on

JAKARTA, – Kodam XVII/Cenderawasih bersama Polda Papua dan Pemprov Papua beserta Pemkab/Pemkot Se-Provinsi Papua, menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 secara serentak selama dua hari, mulai tanggal 21 s.d 22 Agustus 2021 dengan melibatkan Satuan TNI AL dan TNI AU, bertempat di masing-masing Kabupaten dan Kota wilayah Provinsi Papua, Minggu (22/8/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Senin (23/8/2021), Asisten Operasi Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman mengatakan bahwa pada hari Minggu, 22 Agustus 2021 merupakan hari kedua dilaksanakannya serbuan vaksinasi di Kabupaten dan Kota Se-Provinsi Papua, dengan melibatkan personel TNI Polri, Pemprov. Papua dan Pemda Kab/Kota.

“Masing-masing wilayah menyelenggarakan serbuan vaksinasi Covid-19. Adapun lokasi tempat vaksinasi dilaksanakan di beberapa tempat pelayanan kesehatan TNI, Polri dan RS serta Puskesmas yang telah ditentukan. Demikian pula Pemprov Papua, Kabupaten dan Kota juga melaksanakan,” terang Asops Kasdam.

Lebih lanjut, Asisten Operasi Kasdam XVII/Cenderawasih mengatakan bahwa Korem beserta Kodim jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, Polda Papua beserta Polres jajarannya, bersama Personel TNI AL dan AU pada hari ini juga menyelenggarakan vaksinasi bagi masyarakat.

“Dari Korem 172/PWY pelaksanaan vaksinasi oleh Kodim 1701/Jayapura bertempat di Puskesmas Twano Entrop Jayapura Selatan dan Puskesmas Abepura Distrik Abepura Kota Jayapura, Kodim 1702/Jayawijaya melaksanakan vaksinasi di Puskesmas Hom-Hom, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya dan di Kampung Ilekma Distrik Napua Kab Jayawijaya. Demikian pula Korem 173/PVB melaksanakan di wilayah Kodim 1703/Deiyai, Kodim 1705/Nabire, Kodim 1708/BN dilaksanakan di Denkesyah dan di Polkes Polres Biak, Kodim 1709/Yawa, Kodim 1714/PJ dan di fasilitas layanan kesehatan TNI Polkes Biak, Nabire, Serui, Yawa dan Deiyai,” jelas Asops.

“Untuk Korem 174/ATW pelaksanaan vaksinasi di jajaran Kodim di antaranya, Kodim 1710/Mmk di Rumkitban Mimika dan Kodim 1711/BVD di Koramil Tanah Merah bekerja sama dengan RSUD Kabupaten,” tambahnya.
Asisten Operasi menegaskan bahwa serbuan vaksinasi yang dilaksanakan hari ini, tetap menggandeng seluruh instansi baik TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Kab/Kota Se-Provinsi Papua sebagai langkah untuk mendukung Program Nasional Pemerintah dalam mempercepat vaksinasi bagi seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Papua.

“Menurut data yang diperoleh dari masing-masing petugas vaksinasi di lapangan bahwa warga masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi. Kita berharap jumlah ini akan terus bertambah sehingga ke depan bisa menekan penyebaran kasus Covid-19 serta memutuskan mata rantai virus Covid-19 di wilayah Papua,” jelasnya
Kolonel Surya juga menegaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi dilakukan selama 2 hari yaitu pada tanggal 21 dan 22 Agustus 2021, namun karena hari Minggu bertepatan dengan kegiatan Ibadah umat Kristiani, sehingga pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan setelah kegiatan ibadah selesai.

“Masyarakat diharapkan serta dipersilahkan datang dan mendaftar untuk vaksinasi, kami akan siap melayani sampai selesai,” tutup Kolonel Surya. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

LONJAKAN 177 PERSEN PENGUNJUNG ANCOL, KAPOLDA METRO JAYA PASTIKAN PENGAMANAN BERJALAN MAKSIMAL

Published

on

By

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/3/2026). Langkah ini diambil guna merespons lonjakan signifikan jumlah wisatawan pada hari kedua Idul Fitri (Minggu), di mana kawasan pantai ini menjadi magnet utama warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Berdasarkan data hasil pengecekan, kunjungan ke Ancol pada hari Minggu menembus angka 53.824 orang, atau mengalami lonjakan drastis sebesar 177 persen. Menanggapi fenomena ini, Kapolda menginstruksikan penebalan pengamanan di titik-titik rawan kerumunan, seperti area bibir pantai dan pintu masuk utama, guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun potensi kecelakaan air.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kesiapan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Dalam operasi besar ini, Polda Metro Jaya menyiagakan 6.812 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, dan Potensi Masyarakat. Selain personel, disiapkan pula 95 pos yang terdiri dari 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan Kapolda merupakan bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan pelayanan kepolisian hadir secara nyata. “Bapak Kapolda meninjau Ancol karena prediksinya kawasan ini akan terus ramai. Peninjauan ini untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan prima, pola pengamanan, dan pelayanan telah disiapkan dengan baik agar masyarakat merasa aman,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Selain pengamanan fisik, petugas juga menyiapkan langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas dan patroli Tim Urai di akses menuju Jakarta Utara. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang masuk maupun keluar area Ancol.

Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan bahwa optimalisasi layanan Polri 110 tetap menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat. Dengan pengamanan yang terintegrasi, diharapkan liburan di kawasan pesisir ini dapat berlangsung aman dan tertib bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

DEDIKASI HINGGA AKHIR, ANGGOTA DITLANTAS POLDA METRO JAYA GUGUR USAI TUGAS PENGAMANAN MUDIK

Published

on

By

JAKARTA – Kabar duka mendalam kembali menyelimuti jajaran Polda Metro Jaya. Salah satu personel terbaiknya, Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), meninggal dunia usai menjalankan tugas mulia mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion) serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Menurutnya, dedikasi Brigadir Fajar Permana selama Operasi Ketupat 2026 merupakan cerminan nyata dari semangat pengabdian insan Polri yang rela mengesampingkan kepentingan pribadi demi memastikan jutaan pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

“Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam keterangan resminya, Senin (23/3).

Pihak Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan penghormatan terakhir dan memenuhi seluruh hak-hak almarhum serta memberikan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kejadian ini menjadi atensi serius bagi pimpinan untuk terus mengevaluasi dan memantau kondisi kesehatan personel yang masih berjaga di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sebagai langkah preventif, Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk lebih proaktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota tetap dalam kondisi prima di tengah tingginya tensi tugas operasional selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum Brigadir Fajar Permana mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Meninggalnya Brigadir Fajar Permana menjadi catatan haru sekaligus pengingat akan beratnya tugas kepolisian di lapangan. Semangat pengabdian almarhum akan terus menjadi inspirasi bagi seluruh rekan sejawat di jajaran Polda Metro Jaya untuk tetap tulus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski nyawa menjadi taruhannya.

Continue Reading

TNI / Polri

TEMUKAN WARGA KECELAKAAN SAAT PATROLI OPS KETUPAT: KAPOLRES METRO BEKASI EVAKUASI KORBAN LAKA LANTAS KE RSUD

Published

on

By

BEKASI – Sisi humanis dan respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Metro Bekasi di tengah padatnya aktivitas pengamanan arus mudik dan libur Lebaran. Saat sedang memimpin patroli kewilayahan dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026, Kapolres Metro Bekasi secara spontan menghentikan iring-iringan kendaraan dinasnya demi menyelamatkan seorang warga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, Senin (23/3/2026) sore.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Cibirung, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.42 WIB. Kapolres yang saat itu tengah menyisir jalur protokol melihat adanya warga yang tergeletak di aspal pasca kecelakaan. Tanpa ragu, sosok pimpinan perempuan di Polres Metro Bekasi ini langsung turun dari kendaraannya untuk memastikan kondisi korban dan memberikan instruksi evakuasi segera.

Kasidokkes Polres Metro Bekasi, Pembina dr. Fanny Sari, melaporkan bahwa tim medis kepolisian (Sidokkes) yang ikut dalam rombongan patroli langsung melakukan tindakan darurat di lokasi di bawah pengawasan langsung Kapolres. Tim yang terdiri dari dr. Resmi Suci, Brigadir Imam Abridin, dan TKK Windita Prastika sigap memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya mengevakuasi korban menuju RSUD Kabupaten Bekasi.

“Ibu Kapolres saat memimpin patroli menemukan adanya masyarakat yang jatuh akibat kecelakaan. Beliau langsung berhenti dan memeriksa kondisi korban secara personal, kemudian memerintahkan tim Dokkes untuk segera melakukan evakuasi medis ke RSUD guna mendapatkan perawatan intensif,” ujar dr. Fanny Sari dalam keterangannya.

Berdasarkan pemeriksaan medis di RSUD Kabupaten Bekasi, korban diketahui mengalami beberapa luka, di antaranya luka robek (Vulnus Laceratum) di bagian dahi sepanjang 5×2 cm serta adanya nyeri tekan dan krepitasi pada bagian bahu kiri. Tim medis telah memberikan tindakan berupa penjahitan pada luka dahi serta pemberian terapi injeksi dan infus.

Korban saat ini telah menjalani rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi untuk observasi lebih lanjut. Rencana tindak lanjut medis meliputi CT Scan kepala serta rontgen pada bagian shoulder dan thorax guna memastikan tidak ada cedera internal yang membahayakan jiwa. Kondisi umum korban saat ini dilaporkan stabil dengan kesadaran penuh.

Aksi sigap Kapolres Metro Bekasi ini mendapat apresiasi dari warga yang berada di lokasi kejadian. Hal ini membuktikan bahwa di balik ketegasan memimpin pengamanan wilayah, Polri tetap mengedepankan sisi empati dan kemanusiaan, memastikan setiap warga negara mendapatkan perlindungan dan pertolongan tercepat saat berada dalam kondisi darurat di jalan raya.

Continue Reading

Trending