Connect with us

TNI / Polri

Ditlantas PMJ Menilang 639 Kendaraan Dengan Knalpot Bising

Published

on

Jakarta – Kendaraan dengan knalpot bising yang membuat lingkungan sekitar menjadi tidak nyaman ditertibkan oleh Polda Metro Jaya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bersama Satuan Lalu Lintas jajaran Polres di wilayah hukumnya pada Sabtu dan Minggu 11-12 September menilang sebanyak 639 kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot bising.

“Kami melaksanakan penindakan terhadap knalpot bising yang memang akhir-akhir ini muncul kembali dan semakin meresahkan masyarakat sehingga kemudian kami melakukan penindakan dengan tilang dan malam ini saja kurang lebih ada 639 kendaraan yang kami tilang,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Minggu, 12/09/2021.

Sambodo mengatakan Ditlantas Polda Metro Jaya melaksanakan razia terhadap pengguna knalpot bising tersebut bersamaan dengan operasi protokol kesehatan di kawasan “Crowd Free Night” (CFN) di Jakarta.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan masih ada beberapa kafe di kawasan Jakarta Timur yang masih buka melewati jam yang ditentukan.

“Ada beberapa kafe di daerah Jakarta Timur yang masih buka dan saat ini sedang dilakukan penindakan oleh Satpol PP dengan didampingi oleh teman-teman yang melakukan patroli skala besar dari jajaran TNI, Polri, kemudian Satpol PP dan Dishub,” ujarnya.

Sambodo mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi ketentuan PPKM Level 3 di Ibu Kota agar Jakarta bisa segera pulih dari pandemi COVID-19 dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya anak-anak muda yang masih suka nongkrong-nongkrong silakan stay at home. Jangan keluar rumah kalau tidak perlu, supaya Jakarta bisa segera terbebas dari pandemi COVID-19,” pungkasnya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan penerapan malam bebas kerumunan atau “crowd free night” akan diberlakukan setiap Jumat-Minggu malam di Jakarta yang dibagi dalam dua tahap yakni mulai pukul 22.00-24.00 WIB dan pukul 24.00-04.00 WIB.

Kebijakan “crowd free night” tersebut akan mulai diterapkan pada akhir pekan ini pada empat kawasan, yakni Kemang, Sudirman-Thamrin, Asia-Afrika, dan Kawasan SCBD.

Sambodo menjelaskan pada pukul 22.00-24.00 WIB kendaraan masih diperbolehkan melintas, namun apabila ditemukan komunitas atau rombongan yang berpotensi menimbulkan kerumunan maka rombongan tersebut akan dicegat dan diputar balik.

Pada pukul 24.00-04.00 WIB Polda Metro Jaya akan menerapkan filter penuh di empat kawasan, kendaraan yang boleh melintas hanya masyarakat yang berdomisili di wilayah CFN atau kendaraan darurat.

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Serentak di Lima Wilayah, Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

By

Jakarta, 28 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM secara serentak di lima wilayah, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Koordinator Pasar Rakyat Wilayah Jakarta Selatan, Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang bermanfaat sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat secara langsung melalui pasar rakyat, bazar UMKM, dan berbagai hiburan yang dapat dinikmati seluruh keluarga,” ujar Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Polri menghadirkan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di setiap lokasi disiapkan sebanyak 5.000 paket beras premium ukuran 5 kilogram, 5.000 paket gula kemasan 1 kilogram, dan 5.000 paket minyak goreng kemasan 1 liter. Dengan lima lokasi penyelenggaraan, secara keseluruhan tersedia 75.000 paket sembako bagi masyarakat.

Harga kebutuhan pokok yang ditawarkan pun jauh di bawah harga pasaran. Beras premium kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp50.000 per paket, gula kemasan 1 kilogram seharga Rp10.000 per paket, dan minyak goreng kemasan 1 liter juga seharga Rp10.000 per paket. Melalui program pasar murah tersebut, Polri berharap dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan sehari-hari.

Selain pasar murah, masyarakat juga dapat menikmati Bazar UMKM yang menghadirkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai pelaku usaha. Kegiatan semakin semarak dengan adanya pembagian makanan dan minuman gratis, aneka suvenir dari Polri, area permainan anak-anak, hingga kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang menjadi hiburan bagi seluruh keluarga.

Menurut Kombes Tri Wahyu Budiyanto, penyelenggaraan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi ruang untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi semata, melainkan juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan yang telah terjalin selama ini.

Dengan semangat “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta hadir sebagai institusi yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakapolri Buka Pekan Olahraga Polri Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat

Published

on

By

Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo secara resmi membuka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Polri dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat soliditas, dan mencetak atlet-atlet berprestasi.

Sebelum pembukaan, Kapolri bersama tamu undangan kementerian/lembaga, serta masyarakat mengikuti olahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya.

Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Wakapolri menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Polri merupakan pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Pada momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita perlu meneguhkan kembali komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat,” ujar Wakapolri.

Wakapolri juga menegaskan, olahraga menjadi salah satu media untuk membangun karakter, memperkuat disiplin, sportivitas, solidaritas, serta semangat kompetisi yang sehat.

Bhayangkara Sports Day juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Sebanyak 6.698 atlet dari unsur Polri, TNI, dan masyarakat umum ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

“Kapolri Cup Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi atlet Polri, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan TNI dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet profesional, serta sarana mempererat persaudaraan,” kata Wakapolri.

Tentunya Polri berharap kompetisi tersebut dapat menjadi tahapan pembinaan menuju level yang lebih tinggi, mulai dari Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade.

“Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Polri juga memberikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 yang terdiri dari 23 emas, 11 perak, dan 16 perunggu, serta 30 medali pada SEA Games 2025 yang terdiri dari lima emas, 15 perak, dan 10 perunggu.

Selain itu, atlet Polri juga menorehkan prestasi pada berbagai cabang olahraga lainnya, termasuk bola voli, taekwondo, karate, judo, bulu tangkis, dan menembak.

“Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, KOI, dan induk cabang olahraga untuk mendorong lahirnya atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, para pelatih dan ofisial memberikan pendampingan terbaik, serta wasit dan juri menjaga integritas pertandingan agar Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses serta menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi bagi Indonesia.

Continue Reading

TNI / Polri

Dapur Jaga Jakarta Meriah, Bobon Santoso Sajikan Tongseng untuk Warga CFD

Published

on

By

Jakarta – Kegiatan Dapur Jaga Jakarta memeriahkan suasana car free day di kawasan Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Acara yang berlangsung di area depan Polda Metro Jaya itu menghadirkan kegiatan masak besar bersama Bobon Santoso. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 yang dikemas secara meriah, humanis, dan dekat dengan masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “Dapur Jaga Jakarta: Menghangatkan Makanan, Mempererat Persaudaraan.” Tema tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, pelayanan humanis, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bobon Santoso memasak dan menyajikan 3.000 porsi tongseng daging sapi serta 3.000 gelas es buah. Makanan dan minuman itu kemudian dibagikan secara gratis kepada warga yang hadir dan beraktivitas di kawasan car free day.

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan. Warga yang datang bersama keluarga maupun komunitas olahraga terlihat menikmati suasana car free day, menyaksikan rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026, sekaligus menerima sajian yang telah disiapkan panitia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan Dapur Jaga Jakarta menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 dan Hari Bhayangkara ke-80 yang dikemas secara humanis.

“Melalui kegiatan Dapur Jaga Jakarta ini, Polda Metro Jaya ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat dengan masyarakat. Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 dan Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Polri dengan warga,” ujarnya.

Kombes Budi menambahkan, pembagian makanan gratis ini merupakan bentuk pelayanan sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga membangun ruang kebersamaan di tengah warga.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari mereka. Melalui makanan, kebersamaan, olahraga, dan interaksi langsung, kami berharap hubungan Polri dan masyarakat semakin erat,” katanya.

Sementara itu, Bobon Santoso mengaku senang dapat ikut memeriahkan pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 bersama Polda Metro Jaya. Ia menyebut kegiatan masak besar ini bukan hanya soal memasak dalam jumlah banyak, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan.

“Alhamdulillah hari ini kita masak 3.000 porsi tongseng daging sapi dan 3.000 gelas es buah di Polda Metro Jaya. Ini bagian dari semangat memasak dan melayani Jakarta bersama Polda Metro Jaya,” ujar Bobon Santoso.

Bobon menilai makanan dapat menjadi sarana sederhana untuk menyatukan banyak orang. Ia berharap kegiatan tersebut membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang hadir di kawasan car free day.

“Buat saya, makanan itu bisa menyatukan banyak orang. Hari ini kita masak bukan hanya untuk acara, tetapi juga untuk berbagi. Semoga masyarakat senang dan bisa menikmati sajian yang sudah disiapkan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya berlangsung meriah melalui kegiatan olahraga, tetapi juga diwarnai aksi humanis yang langsung dirasakan masyarakat. Polda Metro Jaya menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat antara Polri, komunitas, dan warga Jakarta.

Continue Reading

Trending