Connect with us

TNI / Polri

Danrem 061/SK Datangi Universitas Pakuan Bogor, Tinjau Vaksinasi Mahasiswa

Published

on

JAKARTA, – Pelaksanaan serbuan vaksinasi di Universitas Pakuan adalah vaksinasi kolaborasi yang menggabungkan unsur bersama dalam hal ini Korem 061/Suryakencana melalui Rumah Sakit Salak beserta dengan Civitas Akademika dari Universitas Pakuan.

Hal tersebut disampaikan Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kampus Universitas Pakuan, Kota Bogor.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 061/SK, Jumat (17/9/2021), kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 tersebut diberikan untuk mahasiswa Universitas Pakuan dan masyarakat sekitar, yang mana pelaksanaannya digelar selama dua hari dengan jumlah kuota sebanyak 1200 dosis vaksin.

Pelaksanaan serbuan vaksinasi yang digelar di beberapa lokasi jajaran Korem 061/Suryakencana sudah mencapai angka 465.720 orang yang tervaksin. Dan 65 persen dari jumlah tersebut yaitu wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Dan saat ini Korem 061/SK gencar melaksanakan serbuan vaksinasi di kawasan wisata salah satunya di wilayah Puncak dan sekitarnya, dikarenakan di kawasan tersebut banyak terdapat destinasi wisata yang dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara dan kawasan Cisarua Megamendung dan sekitarnya termasuk kawasan yang padat penduduk.

“Pada beberapa kawasan tersebut telah 35.000 orang warga yang telah divaksinasi oleh Korem 061/SK, ” tambah Danrem.

Danrem menerangkan bahwa serbuan vaksinasi Korem 061/SK saat ini juga gencar dilakukan untuk para pelajar dan santri pondok pesantren. Hal tersebut dikarenakan untuk mendukung pemerintah dalam hal ini rencana Kemendikbud untuk melaksanakan program Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Itu artinya semua level, semua golongan, semua lokasi akan kita maksimalkan untuk dilaksanakan vaksinasi Covid-19 dan diharapkan semua dapat terlaksana dengan lancar, ” tutur Danrem.

” Dan khusus para pelajar, kemarin kami sudah memberikan pelayanan vaksinasi pelajar SMP dan SMA sejumlah 17.000 orang. Yang jelas kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat oleh karena itu maka kami melaksanakan serbuan vaksinasi setiap hari tanpa hari libur. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap warga masyarakat dan juga dunia pendidikan. Saat ini vaksinasi adalah sarana utama dan tentunya sangat penting pada masa pandemi Covid yaitu untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, ” pungkasnya.

Kunjungan Danrem 061/Suryakencana ke Universitas Pakuan disambut langsung oleh Rektor Universitas Pakuan Prof Dr. Bibin Rubin, serta pejabat terkait dari TNI dan Polri (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Bencana di Lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2026). Apel dipimpin Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono sebagai upaya memastikan kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Apel diikuti 233 personel, terdiri dari 80 personel Satuan Brimob Daerah (Satbrimobda) Polda Metro Jaya, 100 personel Direktorat Samapta (75 personel satu kompi Dalmas dan 25 personel Tim SAR), 50 personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud), serta 3 personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes). Sejumlah sarana dan prasarana penanggulangan bencana juga diperiksa, di antaranya kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), mobil SAR, perahu karet, alat pemadam api ringan (APAR), ambulans, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya guna memastikan seluruhnya dalam kondisi siap operasional.

Dalam arahannya, Wakapolda Metro Jaya mengajak seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya banjir, kebakaran, dan kekeringan. Menurutnya, kesiapsiagaan harus diawali dengan pemetaan wilayah rawan bersama seluruh pemangku kepentingan, meliputi daerah rawan banjir, kekeringan, krisis air bersih, titik rawan kebakaran, tempat pembuangan akhir (TPA), hingga sumber-sumber air cadangan yang dapat dimanfaatkan saat keadaan darurat.

Brigjen Pol. Dekananto juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas, serta instansi terkait lainnya agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu. Seluruh personel diminta selalu menjaga kesiapan, memastikan peralatan dalam kondisi baik, serta mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain kesiapsiagaan personel dan peralatan, Brigjen Pol. Dekananto menekankan pentingnya meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai penghematan air dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Di sisi lain, jajaran kepolisian diminta melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap setiap bentuk kelalaian maupun tindakan yang mengakibatkan terjadinya kebakaran.

“Keberhasilan penanganan bencana tidak hanya diukur dari kemampuan saat merespons kejadian, tetapi juga dari upaya mencegah terjadinya bencana dan kecepatan memberikan pertolongan kepada masyarakat. Karena itu, soliditas, kesiapsiagaan, dan pengabdian seluruh personel harus terus diperkuat,” ujar Brigjen Pol. Dekananto.

Melalui apel ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan serta bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam melindungi masyarakat dari berbagai potensi bencana.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakapolri: Bergabungnya Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo ke UBISA Perkuat Jejaring Nasional Pusat Studi Kepolisian

Published

on

By

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., yang juga menjabat sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri, resmi bergabung sebagai bagian dari sivitas akademika Universitas Bima Sakapenta (UBISA), Senin (3/8/2026).

Bergabungnya salah satu penggerak pengembangan Pusat Studi Kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. Menurutnya, kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo di UBISA bukan hanya bentuk kepedulian terhadap pendidikan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi Polri dengan perguruan tinggi.

“Saya mengucapkan selamat kepada Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo atas bergabungnya di Universitas Bima Sakapenta. Kehadiran beliau akan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan dunia pendidikan tinggi serta memperluas jejaring Pusat Studi Kepolisian yang terus kita bangun bersama perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia,” ujar Wakapolri.

Wakapolri mengatakan, Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo melalui perannya sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian telah menjadi salah satu motor penggerak dalam membangun jejaring akademik Polri. Hingga saat ini, pembentukan Pusat Studi Kepolisian telah didorong di 79 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di berbagai daerah di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, 40 Pusat Studi Kepolisian telah beroperasi, 5 dalam tahap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 34 lainnya dalam proses menuju pembentukan dan kerja sama.

“Ini bukan sekadar soal jumlah. Yang lebih penting adalah bagaimana Pusat Studi Kepolisian menjadi ruang bertemunya pengalaman praktis kepolisian dengan kekuatan akademik kampus. Dari sana kita ingin lahir riset, inovasi dan rekomendasi berbasis ilmu pengetahuan yang dapat menjawab persoalan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Wakapolri.

Menurut Wakapolri, jejaring tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem Police Science yang semakin terbuka dan kolaboratif. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi mitra pendidikan, tetapi juga menjadi mitra strategis Polri dalam mengembangkan evidence-based policing dan menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.

Sementara itu, Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo mengatakan keputusannya bergabung dengan UBISA dilandasi semangat untuk ikut mendukung perguruan tinggi yang sedang tumbuh dan berkembang.

“Mendukung perguruan tinggi yang sedang bertumbuh bukan sekadar membantu sebuah institusi, melainkan ikut menanam benih masa depan bangsa. Perguruan tinggi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun peradaban. Di dalamnya lahir sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, inovasi, dan berbagai solusi bagi persoalan bangsa,” ujar Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo.

Menurutnya, perguruan tinggi besar tidak lahir dalam waktu singkat. Dibutuhkan gotong royong, kepercayaan masyarakat, dedikasi para pendidik, dukungan pemerintah, serta kontribusi alumni dan mitra strategis agar sebuah kampus dapat tumbuh menjadi pusat keunggulan.

Kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo di UBISA diterima langsung oleh Ketua Yayasan Khafdilah, S.Kom., S.H., M.H., Sekretaris Yayasan Maylane Boni Abdillah, Rektor UBISA Drs. Agus Supriyadi, M.T., Wakil Rektor II Dra. Surtiati, M.Pd., jajaran Program Studi Hukum, serta sivitas akademika UBISA.

Rektor UBISA Drs. Agus Supriyadi, M.T. menyambut kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo dan berharap pengalaman serta jejaring akademiknya dapat memberikan energi baru bagi perkembangan universitas.

“Selamat bergabung di Universitas Bima Sakapenta. Semoga kehadiran beliau menginspirasi sekaligus memperkuat langkah UBISA dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berbudi luhur, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Rektor UBISA.

Dengan semangat “Mlesat Mabur Duwur, Nggayuh Adab Luhur”, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem akademik UBISA, tetapi juga membuka ruang yang semakin luas bagi sinergi perguruan tinggi dengan Polri.

Bagi Polri, berkembangnya jejaring Pusat Studi Kepolisian di berbagai kampus menjadi investasi jangka panjang untuk membangun kepolisian yang semakin berbasis ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

“Polri masa depan harus semakin dekat dengan ilmu pengetahuan. Kampus adalah mitra strategis kita. Semakin kuat kolaborasi Polri dan perguruan tinggi, semakin kuat pula fondasi transformasi Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Continue Reading

TNI / Polri

Pimpin Sertijab dan Alih Kodal Tiga Yonif, Kasad Tekankan Penguatan Organisasi TNI AD

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan pentingnya penguatan organisasi TNI Angkatan Darat agar semakin adaptif, profesional, dan siap menghadapi perkembangan lingkungan strategis serta tuntutan tugas yang terus berkembang. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapaad), sekaligus Alih Komando Pengendalian (Kodal) tiga batalyon infanteri ke jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Jabatan Danpuspomad diserahterimakan dari Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, S.H., kepada Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar, MAFSC., M.H., CFrA., sedangkan jabatan Dansecapaad diserahterimakan dari Mayjen TNI Abdul Rahman Said kepada Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., M.M. Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan guna meningkatkan efektivitas organisasi.

Pada kesempatan yang sama, Kasad juga memimpin Alih Kodal Yonif 753/Arga Vira Tama dan Yonif 756/Wimane Sili dari Kodam XVII/Cenderawasih, serta Yonif 310/Kidang Kencana dari Kodam III/Siliwangi menjadi bagian dari jajaran Kostrad sebagai langkah memperkuat kesiapan operasional satuan.

Dalam arahannya, Kasad menekankan bahwa seluruh jajaran TNI AD harus terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kualitas organisasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman serta menjawab tantangan pertahanan yang semakin kompleks.

“Bagaimana sekarang meng-_upgrade_ yang sudah dibuat. Kita Angkatan Darat harus terus mengikuti perkembangan yang ada. Kita tahu bersama, Presiden sangat antusias mengembangkan Angkatan Darat. Karena itu, kita di internal juga harus terus melakukan berbagai perbaikan,” tegas Kasad.

Kasad juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama mengemban amanah jabatan. Kepada para pejabat baru, Kasad berpesan agar segera beradaptasi, memperkuat kepemimpinan, meningkatkan pembinaan satuan maupun kualitas penyelenggaraan pendidikan, sehingga mampu melaksanakan tugas secara optimal.

Bergabungnya Yonif 753/Arga Vira Tama, Yonif 756/Wimane Sili, dan Yonif 310/Kidang Kencana ke dalam jajaran Kostrad diharapkan semakin memperkuat kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan operasional satuan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas ke depan.

Melalui pembinaan organisasi yang berkelanjutan, TNI Angkatan Darat terus memperkuat kualitas kepemimpinan, struktur organisasi, dan kesiapan satuan guna mewujudkan matra darat yang modern, adaptif, profesional, serta senantiasa siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending