Connect with us

TNI / Polri

Perkuat Kerja Sama, Pangdam IM Silaturahmi Dengan Civitas Akademika UIN Ar-Raniry

Published

on

JAKARTA, – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Ahmad Marzuki bersilaturahmi dengan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Prof. Dr. H. Warul Walidin, AK. MA, para wakil Rektor dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh di Gedung Auditorium Prof. Ali Hasjmi, UIN Ar-Raniry, Kota Banda Aceh, Sabtu, (2/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM memberikan motivasi kepada mahasiswa di masa pandemi ini agar terus berusaha dan bekerja keras untuk mencapai keberhasilan yang diinginkan dan mengingatkan mahasiswa tetap menerapkan protokol kesehatan serta melaksanakan vaksinasi.

“Karena melalui vaksinasi inilah adanya upaya dari kita agar dapat terjaga dari penularan dan penyebaran Covid-19,” kata Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan, bahwa saat ini era teknologi semakin berkembang pesat, di era digital juga telah mempengaruhi beberapa kebiasaan dan kebudayaan yang ada di Indonesia, yang mana beberapa budaya dan kebiasaan di Indonesia sudah mulai menghilang dengan berkembangnya teknologi di era digital.

“Saat ini Indonesia sedang menghadapi Proxy War melalui Cyber dan Narkoba tanpa batas, hal tersebut bertujuan untuk menghancurkan negara kita melalui para pemudanya. Oleh karena itu cara menghadapinya kita sangat membutuhkan pemuda dan mahasiswa untuk dijadikan kader dalam memimpin yang dapat memajukan bangsa kita ini,” ingat Pangdam IM kepada Mahasiswa.

Indonesia itu sangatlah besar di dunia. Bangsa Indonesia adalah kumpulan dari berbagai macam suku bangsa, keberagaman, tidak sama asal usulnya serta tidak serupa sifat-sifatnya. Dengan disatukan oleh ideologi Pancasila, Indonesia sepakat untuk satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air.

“Untuk itu, Indonesia membutuhkan orang-orang pintar yang berwawasan kebangsaan dan berjiwa nasionalisme untuk memajukan negara ini. Ada hal yang tidak bisa terulang kembali, yaitu waktu dan kesempatan. Lakukan yang terbaik mulai dari sekarang dan jangan pernah menunda sesuatu untuk mencapai keberhasilan,” pesan Pangdam IM.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pangdam IM MayjenTNI Achmad Marzuki beserta rombongan dalam rangka bersilaturahmi dengan civitas akademika di Kampus Jantong Hate Rakyat Aceh ini.

Rektor juga menyampaikan permohonan untuk terus melakukan kerja sama dalam rangka memupuk nasionalisme generasi milenial di tengah era globalisasi, di era 4.0. mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, sebagai intelektual muda memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, harus mempu mengimplementasikan nilai-nilai pancasila membentuk karakter bangsa yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi yang dilandasi Hubbul Wathan Minal Iman.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pangdam yang telah melaksanakan upaya yang sangat penting dalam memutuskan mata rantai virus Covid-19, dengan melakukan vaksinasi massal di kampus UIN Ar-Raniry yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Acara silaturahmi tersebut, diakhiri dengan penyerahan Piagam Penghargaan dan photo bersama Pangdam IM dengan Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Untuk diketahui, kegiatan silaturahmi ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kepemimpinan Satuan, Kasad Bekali Calon Komandan TNI AD

Published

on

By

BANDUNG, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memberikan pembekalan kepada peserta pendidikan calon komandan satuan di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD, Bandung, Rabu (25/2/2026). Pembekalan ini bertujuan memperkuat kepemimpinan satuan serta menyiapkan perwira yang berintegritas dan profesional dalam membangun institusi dan negara.

Peserta pembekalan terdiri dari siswa Pendidikan Komandan Korem (Dikdanrem), Komandan Rindam (Dikdanrindam), Komandan Brigade (Dikdanbrig), Komandan Kodim (Dikdandim), Komandan Batalyon (Dikdanyon), Wakil Komandan Batalyon (Dikwadanyon), serta Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Infanteri.

Dalam pembekalannya, Kasad menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai kejuangan. Setiap perwira TNI AD dituntut memiliki integritas moral, loyalitas, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat di tengah dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks.

Kasad juga menyampaikan bahwa para perwira yang saat ini menjalani pendidikan calon komandan satuan ini, kelak akan menjadi juru bicara pemerintah dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

“Saya sangat antusias dengan kebijakan Presiden sekarang, supaya jangan ada lagi ilegal-ilegal. Jadi ini harus kita mengerti semua. Anda akan menyebar di seluruh Indonesia, orang-orang di daerah berharap, anda dapat menjadi sumber informasi, sehingga seluruh masyarakat memiliki kesamaan pemahaman untuk mempertahan kan NKRI,“ ujar Kasad.

Ditegaskan pula bahwa para siswa merupakan calon-calon pemimpin satuan di masa depan yang akan menentukan keberhasilan pembinaan personel dan kesiapan operasional satuan. Oleh karena itu, proses pembinaan dan kemampuan para calon komandan satuan yang sedang dijalani harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, kemampuan dasar keprajuritan.

Menurut Kasad, profesionalisme prajurit TNI AD harus senantiasa dibangun sejalan dengan kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan strategis. Para perwira diharapkan mampu memahami mekanisme latihan dan perlengkapan latihan serta menguasai taktik dan strategi sesuai perkembangan dinamika global. Ia juga mengingatkan pentingnya peran perwira sebagai teladan bagi anggotanya. Keteladanan dalam disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarga menjadi faktor kunci dalam menciptakan soliditas dan moril satuan yang kuat dengan landasan loyalitas tegak lurus. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Gelar Bukber Bareng Media, Tegaskan: Suara Pers adalah Jeritan Publik yang Wajib Direspons

Published

on

By

Jakarta – Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya sinergi Polri dan media sebagai representasi suara publik.
Jakarta Selatan | sorottoday.id – Momentum Ramadan dimanfaatkan Listyo Sigit Prabowo untuk mempererat soliditas dengan insan pers. Dalam suasana hangat buka puasa bersama di Rupatama Mabes Kepolisian Negara Republik Indonesia, Rabu (25/2/2026), Kapolri menegaskan satu pesan kuat, media adalah representasi suara rakyat yang tidak boleh diabaikan.

Acara yang dihadiri berbagai perwakilan media nasional itu menjadi panggung penegasan komitmen Polri terhadap keterbukaan informasi dan respons cepat atas setiap aspirasi publik.

“Kami menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar. Kewajiban kami sebagai institusi Polri adalah melaksanakan amanah sebagaimana yang diserukan oleh suara publik yang diwakili oleh rekan-rekan media,” tegas Kapolri.

Dalam arahannya, Kapolri secara lugas menginstruksikan seluruh jajaran untuk tidak menganggap remeh setiap pemberitaan media. Menurutnya, laporan sekecil apa pun bisa menjadi indikator adanya persoalan riil di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa pemberitaan bukan sekadar narasi, melainkan refleksi keresahan, keluhan, bahkan jeritan warga yang menuntut penyelesaian konkret.

“Tolong seluruh jajaran, sekecil apa pun suara dari teman-teman media, itu adalah jeritan dari masyarakat. Mau tidak mau kita harus melakukan langkah cepat, respons cepat untuk menanggapi,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Listyo Sigit berharap hubungan sinergis antara Polri dan media terus diperkuat. Baginya, sinergi ini bukan hanya soal komunikasi, tetapi tentang membangun kebijakan dan tindakan yang benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa respons kepolisian di lapangan harus lahir dari hasil mendengar dan memahami suara publik, bukan sekadar inisiatif sepihak institusi.

“Sehingga ke depan, respons kita bukan respons karena keinginan sendiri, tapi betul-betul respons di lapangan yang bergerak karena kita mendengarkan suara publik yang disuarakan oleh rekan-rekan media,” jelasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Ditreskrimsus Polda Metro Cek Harga dan Stok Sembako di Rawamangun Jelang Lebaran

Published

on

By

Jakarta – Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya turun langsung mengecek stok dan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan aman dan harga terkendali menjelang Idul Fitri.

Monitoring yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dipimpin Kanit 3 Subdit I Indag AKP Rheditya Alfa Hendy bersama perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Petugas menyisir lapak pedagang beras, minyak goreng, cabai hingga daging untuk memantau ketersediaan serta mengantisipasi lonjakan harga dan potensi penimbunan.

Hasil pengecekan menunjukkan stok bahan pokok relatif aman. Beras premium dijual Rp15.000/kg dengan stok sekitar 0,5 ton, sementara beras SPHP Rp12.500/kg dengan stok 75 kilogram. Minyak goreng Minyakita dijual Rp15.700 per liter sesuai HET, dengan ketersediaan 4.800 liter kemasan 1 liter dan 1.200 liter kemasan 2 liter.

Untuk komoditas lain, cabai rawit merah Rp110.000/kg, cabai merah keriting dan merah besar Rp50.000/kg, bawang putih Rp50.000/kg, bawang merah Rp65.000/kg. Daging ayam ras Rp40.000/kg, daging sapi paha depan Rp130.000/kg dan paha belakang Rp140.000/kg, telur ayam ras Rp32.000/kg, serta gula konsumsi Rp18.000/kg. Sejumlah komoditas seperti ayam, telur, cabai dan bawang masih tercatat di atas Harga Acuan Pembelian (HAP).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga distribusi tetap lancar dan harga tetap sesuai ketentuan, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan tenang menjelang Lebaran,” ujarnya.

Continue Reading

Trending