Connect with us

TNI / Polri

Pangdam IM Bersama Forkopimda Aceh Hadiri Serbuan Vaksinasi Covid-19 dan Baksos Alumni Akabri ’89

Published

on

JAKARTA, – Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Achmad Marzuki bersama Forkopimda Aceh menghadiri serbuan vaksinasi Covid-19 dan bakti sosial (Baksos) Alumni Akabri tahun 1989 pada Rabu, 13 Oktober 2021 secara virtual di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh.

Kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 dan bakti sosial (Baksos) berupa pembagian paket Sembako secara serentak di seluruh Indonesia ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 TNI.

Kegiatan yang dipusatkan di Mabes TNI Jakarta ini, diikuti lebih dari 15 Provinsi secara langsung, termasuk di Provinsi Aceh. Tiap-tiap Provinsi, kegiatan itu dihadiri oleh Pangdam, Kapolda, dan unsur Pemerintah.

Sementara di Provinsi Aceh, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan pembagian paket Sembako tersebut, dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh dan dihadiri Pangdam IM bersama Forkopimda Aceh dan sejumlah unsur lainnya.

Pengamatan di lokasi, ribuan masyarakat terlihat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 diantaranya, ojek online, tukang becak, warga disabilitas serta warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar pada umumnya.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM bersama Forkopimda Aceh meninjau sekaligus menyapa warga yang ikut vaksin.

Selain meninjau vaksinasi, dalam kesempatan itu, Pangdam IM bersama Forkopimda juga turut menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat yang hadir.

Pangdam IM berharap masyarakat terus antusias untuk mengikuti vaksin, karena vaksinasi merupakan salah satu upaya yang paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Pangdam meminta awak media juga turut membantu untuk melawan berita-berita hoaks tentang vaksin yang beredar di masyarakat selama ini.

Pangdam meminta masyarakat tidak mudah terpedaya dengan berita-berita hoaks tersebut. Bahkan, Pangdam mengingatkan masyarakat bahwa angka kematian di Aceh tersebab Covid-19 sudah mencapai dua ribuan.

“Untuk korban meninggal dunia ada 2.017 orang, itu nyata dan tidak hoaks, itu bukan angka sedikit. Mohon bantu teman-teman media untuk melawan berita-berita hoaks,” katanya.

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal, Pangdam IM mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada Covid-19 dan patuhi protokol kesehatan dengan cara memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak serta vaksinasi terutama.

“Patuhi protokol kesehatan, yakinkan orang-orang yang berada di sekitar kita sudah dan berkeinginan untuk vaksin,” ujar Pangdam IM.

Sementara itu, Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar mengatakan, kegiatan vaksinasi akan terus dilakukan setiap hari. Ditargetkan, hingga Desember tahun ini persentase capaian vaksinasi di Aceh mencapai 50 persen.

“Vaksinasi kita gelar per hari, setiap hari, ada target. Yang sekarang ini Alhamdulillah secara keseluruhan 27 persen lebih untuk dosis pertama dan antusias masyarakat meningkat untuk setiap kabupaten. Kita gelar terus menerus, akhir Desember semoga sudah bisa 50 persen,” kata Kapolda Aceh.

Vaksin itu kata Kapolda, agar masyarakat Aceh sehat, hidup normal, dan ekonomi membaik. “Kita terus melakukan vaksin, kita berharap masyarakat sehat dan ekonomi pulih,” pungkasnya.

Selain Pangdam IM dan Kapolda Aceh, kegiatan serbuan vaksinasi dan Baksos pengabdian 33 tahun TNI-Polri Akabri ’89 juga dihadiri oleh Ketua DPRA, Bupati Aceh Besar, pejabat Utama Kodam IM dan Polda Aceh serta sejumlah unsur lainnya. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen*

Published

on

By

REDELONG,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang telah selesai dibangun oleh Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menandai pulihnya kembali akses transportasi utama masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat secara langsung meresmikan jembatan tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis penghubung antarwilayah.

Kasad menjelaskan bahwa di Kabupaten Bener Meriah, selain pembangunan jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara bertahap dan secepat mungkin sesuai perintah langsung Presiden RI.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini juga diharapkan mampu kembali menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlancar arus transportasi pada jalur lintas nasional Takengon–Bireuen yang memiliki peran strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas warga.

Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal, atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan Bailey ini sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lebih optimal, serta sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen*

Published

on

By

REDELONG,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang telah selesai dibangun oleh Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menandai pulihnya kembali akses transportasi utama masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat secara langsung meresmikan jembatan tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis penghubung antarwilayah.

Kasad menjelaskan bahwa di Kabupaten Bener Meriah, selain pembangunan jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara bertahap dan secepat mungkin sesuai perintah langsung Presiden RI.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini juga diharapkan mampu kembali menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlancar arus transportasi pada jalur lintas nasional Takengon–Bireuen yang memiliki peran strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas warga.

Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal, atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan Bailey ini sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lebih optimal, serta sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

HUT Ke 20 BAKAMLA 2026

Published

on

By

Jakarta, – Bakamla RI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 dengan menggelar upacara resmi. Momentum dua dekade pengabdian ini menjadi penegasan Bakamla RI sebagai garda terdepan keamanan laut Republik Indonesia. Kegiatan di laksanakan di lapangan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

Dalam amanatnya, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.,Opsla menyampaikan bahwa 20 tahun perjalanan Bakamla RI bukan sekadar penanda usia, melainkan tonggak kedewasaan institusi dalam menjaga kedaulatan, eselamatan, dan kehormatan bangsa di laut. Sejak berdiri, Bakamla RI telah LIVE enghadapi berbagai tantangan, mulai dari pelanggaran hukum di laut, aktivitas egal lintas batas negara, hingga kompleksitas koordinasi antarinstansi maritim.

Lebih lanjut ditegaskan, di tengah dinamika tersebut, soliditas, loyalitas, dan profesionalisme seluruh personel Bakamla RI menjadi kekuatan utama yang menjaga eksistensi dan kepercayaan publik. Bakamla RI tidak hanya hadir sebagai unsur patroli, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dalam membangun rasa aman di laut Indonesia.

Memasuki usia ke-20, Bakamla RI kini berada pada babak baru sejarah pengabdian. Dengan dukungan regulasi dan mandat yang semakin kuat, Bakamla RI melangkah menuju transformasi sebagai Indonesia Coast Guard yang tangguh, profesional, dan berkelas dunia

Transformasi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap teknologi, cermat dalam pengambilan keputusan, serta teguh menjaga integritas dan etika profesi.

Kepala Bakamla RI juga mengingatkan bahwa laut bukan sekadar ruang tugas, melainkan ruang pengabdian yang mencerminkan wajah Indonesia sebagai bangsa maritim yang kuat, bersatu, dan berdaulat. Oleh karena itu, seluruh personel Bakamla RI diharapkan terus membangun sinergi, baik antarinstansi maupun dengan masyarakat maritim, sebagai fondasi utama menjaga keamanan laut nasional.

Menutup amanatnya, Kepala Bakamla RI menyampaikan apresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh jajaran Bakamla RI, dari pusat hingga unsur kapal patroli di garis terdepan, yang tanpa lelah menjaga laut Indonesia siang dan malam.

Dengan semangat “Bakamla RI Garda Terdepan Keamanan Laut Republik Indonesia,” Bakamla RI berkomitmen untuk terus melangkah lebih tangguh, lebih solid, dan semakin dipercaya bangsa dalam mewujudkan laut aman untuk Indonesia maju.

Continue Reading

Trending