Connect with us

TNI / Polri

Tim Gabungan Tanpa Kenal Lelah Terus Gelar Pelayanan Vaksinasi Di Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat

Published

on

JAKARTA, – Tim Gabungan tanpa kenal lelah terus menggelar pelayanan vaksinasi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat walaupun kasus Covid-19 cenderung menurun di beberapa tempat di wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Sumbawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Kasdim 1628/SB Mayor Info Dahlan dalam keterangan tertulisnya, Kamis ( 4/11/2021).

Diungkap Kasdim bahwa tim gabungan wilayah Kabupaten Sumbawa Barat terus berupaya dalam percepatan penanganan Covid -19 di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Kita tidak boleh lengah dengan keadaan walau kencenderungan kasus menurun bukan berarti covid -19 sudah tidak ada, ” ungkap Kasdim.

Selain itu Kasdim juga menjelaskan bahwa personel Kodim 1628/SB baik tim medis maupun Koramil jajarannya tidak kenal hari libur dan rela meninggalkan keluarga demi mencapai hasil maksimal untuk mengejar target vaksinasi.

“Ucapan terima kasih kepada rekan – rekan media yang terus mempublikasikan kegiatan kami di lapangan dan masyarakat Sumbawa Barat atas kesadaran dalam menerapkan prokes covid -19 dan mengikuti serta menyukseskan program serbuan vaksinasi covid -19, hendaknya dapat disampaikan kepada masyarakat yang belum melaksakan vaksinasi dan untuk mendapatkan info pelaksanaan vaksin dapat menghubungi petugas baik yang ada di Puskesmas, Koramil dan Polsek setempat para Babinsa, Bhabinkamtimas, para nakes yang ada di wilayah masing masing sehingga mendapat informasi yang benar,” ungkap Kasdim.

Adapun tempat vaksin dan capaian vaksin hari Kamis (4/11/2021) di antaranya Kecamatan Brang Ene capaian vaksin : 3969 dosis, Kecamatan Sekongkang capaian vaksin : 5283 dosis, Kecamatan Jarewe capaian vaksin : 5409 dosis, Kecamatan Seteluk capaian vaksin : 8865 dosis, Kecamatan Poto Tano capaian vaksin : 4945 Dosis, Kecamatan Brang Rea
capaian vaksin : 6675 dosis, Kecamatan Taliwang capaian vaksin : 22323 dosis, Kecamatan Maluk capaian vaksin :5081 dosis. Total capaian vaksin : 60591 dosis. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad Tinjau Inovasi Litbanghan TNI AD, Fokus Penguatan Latihan dan Operasi

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meninjau _display_ inovasi hasil Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) TNI Angkatan Darat yang ditampilkan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) di Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad, Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026). Peninjauan ini dititikberatkan pada pemanfaatan hasil Litbanghan untuk memperkuat sistem latihan dan mendukung kesiapan operasi prajurit TNI AD.

Beragam produk dan sistem pendukung operasi hasil riset dalam negeri ditampilkan sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendorong kemandirian alutsista serta penguatan kemampuan tempur berbasis teknologi. Inovasi Litbanghan tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas latihan dan pelaksanaan tugas pokok satuan di tengah dinamika lingkungan strategis, termasuk tantangan perang elektronika.

Kasad memberikan perhatian khusus terhadap potensi pengembangan dan penerapan hasil Litbanghan agar dapat diimplementasikan secara nyata di satuan. Menurutnya, penguatan fasilitas dan metode latihan harus sejalan dengan kebutuhan prajurit di lapangan.

“Banyak hal yang bisa kita kerjakan, mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan. Fasilitas latihan, metode latihan di _upgrade_ bagaimana sistem latihannya, kemampuan dan kesejahteraan anggota,” ujar Kasad.

Hasil Litbanghan TNI AD tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan, sistem operasi, serta kemampuan prajurit dalam mengoperasionalkan berbagai sarana dan perlengkapan pendukung tugas. Penguatan fungsi Litbanghan dinilai sebagai elemen strategis dalam mewujudkan TNI AD yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pertahanan.

Kasad menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari Litbanghan harus menjawab kebutuhan riil di lapangan serta berkontribusi langsung terhadap kesiapan operasional satuan. Oleh karena itu, sinergi antara perencana, pelaksana riset, dan satuan pengguna menjadi kunci keberhasilan implementasi hasil Litbanghan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kasad dan para pejabat utama Mabesad juga meninjau secara singkat pembangunan dan renovasi fasilitas Menlatpur Kostrad yang diproyeksikan sebagai sarana pendukung latihan terpadu bagi satuan-satuan TNI AD. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Luncurkan Buku Strategi Pemberantasan TPPO di Era Digital

Published

on

By

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” pada hari ini, pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9. Rabu (21/1/2026)

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi publik untuk memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini semakin kompleks dan lintas sektor.

Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, purnawirawan Polri Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, serta Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah. Isinya merangkum pengalaman, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional dalam mencegah dan memberantas TPPO.

Wakapolri menegaskan bahwa TPPO saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional, melainkan telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga jaringan lintas negara. Karena itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif, mulai dari penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital masyarakat.

“Buku ini penting agar masyarakat tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya oleh Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” tegas Wakapolri. Ia juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan untuk disalahkan.

Bedah buku dilakukan langsung oleh para penanggap ahli dan akademisi nasional, yaitu Poengky Indarty, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, Prof. Dr. Nurini Aprilianda, Prof. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, Prof. Dr. Ani Purwanti, dan Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa. Para penanggap menilai buku ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis kebijakan karena memotret langsung praktik penanganan TPPO di lapangan.

Wakapolri berharap buku ini dapat dibaca luas oleh masyarakat sebagai sarana edukasi dan kewaspadaan bersama. Dengan memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO yang dilakukan Polri bersama kementerian/lembaga, masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang, khususnya terhadap perempuan dan anak, di era digital yang terus berubah.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakasad: Kesiapan Tugas Tidak Dibangun Secara Instan

Published

on

By

BANTEN, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa kesiapan tugas prajurit tidak dibangun secara instan, melainkan melalui disiplin yang konsisten serta latihan yang berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 840/Golok Sakti di Kampung Cilawang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Rabu (21/1/2026).

Dalam pengarahannya, Wakasad menekankan pentingnya membangun pola pikir prajurit yang disiplin, bertanggung jawab, dan terus berkembang seiring dengan tuntutan tugas. “Kesiapan tugas dibangun melalui kebiasaan menjaga kesehatan, kebersihan, serta latihan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Menurut Wakasad, disiplin dalam kehidupan sehari-hari merupakan fondasi utama bagi profesionalisme prajurit. Tanpa disiplin dan latihan yang terjaga secara konsisten, kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tugas tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga semangat, motivasi, serta komitmen pengabdian dalam setiap jenjang kepangkatan.

Kunjungan kerja Wakasad ini dilaksanakan dalam rangka peninjauan kondisi satuan sekaligus pembinaan kepada prajurit. Rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 500 prajurit ini, diawali dengan penyambutan di markas batalyon, dilanjutkan makan siang bersama prajurit, pengarahan pimpinan, serta peninjauan lingkungan dan fasilitas satuan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan TNI Angkatan Darat guna memastikan kesiapan prajurit dan satuan dalam melaksanakan tugas pokok secara profesional dan berkelanjutan. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending