Connect with us

nasional

Konferensi Pers PP Ikatan Notaris Indonesia : Notaris Jangan Sampai Terlibat Kasus Mafia Tanah

Published

on

Jakarta.- Minggu, (21/11/2021), pukul 16.00 wib, bertempat di Kantor Sekretariat PP INI ( Ikatan Notaris Indonesia ), Jalan Minangkabau Timur no 1 atau jl. Padang Panjang No. 1, Pasar Manggis, Jakarta Selatan, Gelar Konferensi Pers dengan materi yang sehubungan dengan kasus yang berkembang saat ini tentang mafia tanah.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PP INI Yualita Widyadhari, SH, M.Kn., Sekum PP INI Tri Firdaus Akbarsyah, SH., MH. dan jajaran pengurus PP INI. Dalam Konferensi Pers, dihadiri oleh beberapa media.

Yualita Widyadhari, SH.M.Kn selaku Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia Pusat menjelaskanbahwa semua Notaris di Indonesia itu tergabung di dalam sebuah wadah yang dinamakan Ikatan Notaris Indonesia. Di dalam menjalankan tugasnya sebagai Notaris, harus berlandaskan Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) dan sumpah jabatan Notaris.

Yualita menegaskan, sebagai sebuah organisasi besar Notaris, PP INI mencatat ada sekitar 20.000 anggota yang terdaftar sehingga jika ada anggota Notaris yang melakukan kesalahan tidak seharusnya disamakan.

“Untuk itu kami menghargai semua proses hukum yang berlaku bagi anggota Notaris yang melakukan kesalahan, tetapi kita juga harus mengedepankan azas praduga tidak bersalah bagi Notaris yang melakukan tugas jabatannya sehingga terjerat masalah hukum,” ujarnya saat menggelar konferensi pers terkait dugaan mafia tanah.

Sekretaris Umum INI, Tri Firdaus Akbarsyah mengatakan bahwa, kalau ada notaris dalam kasus mafia tanah, itu merupakan perbuatan pribadi. Untuk itu, tidak dapat dikaitkan dengan INI sebagai organisasi.

“Kalau ada notaris terlibat kasus mafia tanah enggak bisa dijustifikasi kalau lembaga yang menaungi notaris merupakan komplotan mafia tanah,” ujar Tri.

Lebih lanjut dikatakan Tri, “mafia tanah merupakan tindak kejahatan yang terorganisir melakukan perbuatannya menyimpang dari peraturan. Hal tersebut tentu berbeda dengan notaris yang melakukan tugas dan jabatannya sesuai norma atau UU Jabatan Notaris dan KUHAP”.

“Jika terjadi dan itu ada maka itu oknum, enggak bisa kita ngomong lembaganya. Oknum ini akan mendapatkan sanksi dan kita menghormati proses hukum,” ujarnya.

Dijelaskannya, setiap notaris yang melakukan tindak pidana tidak hanya mendapatkan sanksi pidana saja, akan tetapi diberikan juga sanksi pemberhentian sebagai anggota INI.

“Kami sering memberhentikan notaris karena pelanggaran jabatannya. Jadi bahwa kita organisasi ini melakukan bentuk pembinaan termasuk pemberian sanksi jika ada pelanggaran,” jelasnya.

Agung Iriantoro selaku Kabid Perlindungan Anggota PP INI menyerukan kepada khalayak masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam memilih Notaris.

“Agar tak ada lagi masyarakat yang menjadi korban, sebaiknya saat berurusan dengan Notaris lebih teliti apakah benar yang berhadapan dengannya itu betul-betul Notaris atau hanya sebatas staff Notaris bahkan tidak menutup kemungkinan hanya perantara,” katanya.

Dalam pemberian sanksi terhadap Notaris jika melakukan kesalahan, Agung Irianto menjelaskan semua itu ada mekanismenya dimana yang bersangkutan harus disidangkan oleh Majelis Pengawas Notaris Wilayah. Kalau yang sedang terjadi saat ini ada diwilayah misal Jakarta, berarti yang bersangkutan harus dilaporkan kepada Majelis Pengawas Notaris Wilayah DKI Jakarta, lalu nanti akan disidangkan sampai apakah dia terbukti bersalah atau tidak.

“Jika Notaris itu dinyatakan bersalah di dalam sidang Majelis Pengawas Notaris, makanya Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia akan memberikan sanksi sesuai dengan kesalahannya. Sanksi berikutnya juga bisa melalui keputusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht), jika di dalam putusan Notaris tersebut memang bersalah maka bisa dikenai sanksi berupaya pemberhentian dari organisasi Notaris,” jelasnya.

Continue Reading

nasional

Terus Bebenah Meningkatkan Pelayanan Publik Berbasis HAM, Rutan Cipinang Siapkan Jalur Akses Bagi Kaum Disabilitas

Published

on

By

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang terus berbenah dan mempersiapkan diri guna mendukung Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) dengan menyiapkan Jalur Khusus Disabilitas, Rabu (19/6).

 

Sebagai penyedia layanan, Rutan Cipinang terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai dan siap melayani. Berlaku adil dalam memberikan pelayanan dan mengedepankan Hak Asasi Manusia adalah hal prioritas yang terus dilakukan.

 

Dengan ditambahnya jalur disabilitas ini, Kepala Rutan Kelas I Cipinang mengatakan bahwa bentuk wujud kepedulian dan pelaksanaan dari keadilan sosial yang harus dirasakan semua orang. Masyarakat sebagai pengguna layanan dengan berbagai macam latar belakang kebutuhan, salah satunya kaum difabel berhak mendapatkan keadilan sosial terutama dalam pelayanan yang baik.

 

“Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tentulah kita tidak boleh melupakan terhadap para penerima layanan yang mungkin saja memiliki kekurangan fisik atau difabel. Untuk itu, kita Rutan Cipinang membuat penambahan jalur khusus bagi mereka yang mungkin nantinya berkunjung ke Rutan Cipinang,” ucapnya

 

Lebih lanjut, Sukarno Ali menambahkan bahwa pembuatan jalur khusus difabel seperti ini sangat penting untuk diadakan pada tempat-tempat yang menjadi wadah pelayanan masyarakat karena Rutan Cipinang yang juga sebagai pelayan masyarakat khususnya para keluarga Warga Binaan harus memperhatikan setiap unsur baik dari bagaimana sikap dalam memberikan pelayanan maupun kelayakan tempat.

 

“Melalui pembuatan jalur khusus difabel ini kita berusaha untuk mewujudkan pelayanan Rutan Cipinang yang berbasis HAM agar setiap penerima layanan yang datang puas, nyaman dan semuanya terlayani dengan baik,” tutupnya.

Continue Reading

nasional

Rayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H, Rutan Cipinang Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Published

on

By

Jakarta – Moment Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H Tahun 2024, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang menggelar sholat Idul Adha berjamaah dan pemotongan hewan kurban. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terpancar di lapangan terbuka Rutan Cipinang, menciptakan momen spiritual yang mendalam bagi semua warga binaan dan Petugas yang hadir, Senin (17/6).

 

Acara dimulai dengan takbir bersama yang menggema di seluruh area Rutan, diikuti dengan pelaksanaan sholat Iduladha yang diimami KH Ahmad Farhrudin Morodih. Dalam khutbahnya, khotib mengingatkan pentingnya nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Pesan-pesan moral dan spiritual ini disampaikan dengan penuh makna, mengajak warga binaan untuk merenung dan memperbaiki diri.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipiang, Sukarno Ali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga binaan yang telah menjalankan ibadah dengan tertib dan khusyuk. Beliau juga menekankan bahwa momen Iduladha ini merupakan kesempatan bagi setiap warga binaan untuk merenungkan kesalahan masa lalu dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

 

Usai shalat Id, acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Pada tahun ini, Rutan Cipinang menerima sumbangan sebanyak 10 ekor sapi dan 21 ekor kambing dari berbagai pihak. Penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan nantinya daging kurban dibagikan kepada seluruh penghuni Warga Binaan, Masyarakat dan Yayasan Yatim Piatu Al Mawardiah.

 

“Iya nanti setelah penyembelihan hewan kurban, kita akan bagikan keseluruh warga binaan dalam bentuk olahan hidangan santap siang dan malam baik berupa gulai, sate, rendang dan olahan daging lainnya untuk dinikmati para warga binaan serta panitia. Momen ini menjadi waktu yang sangat dinanti-nantikan, di mana mereka bisa merasakan kebersamaan dan kehangatan layaknya di luar penjara,” kata Sukarno Ali kepada Tim Humas Rutan Cipinang

 

Lanjut Ka.Rutan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia yang telah bekerja maksimal sehingga dapat menggugah para mukhsinin untuk ikut berkurban dan tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada jamaah yang telah berkurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 1445. “Semoga apa yang telah dikurbankan ini akan membawa keberkahan dan dilimpahkan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” Tutur Ka.Rutan.

 

Salah satu penghuni rutan, Yosa, mengungkapkan rasa syukurnya bisa merayakan Idul Adha meskipun berada dalam rutan. “Alhamdulillah, saya merasa sangat terharu dan bersyukur bisa ikut merayakan Idul Adha. Semoga kita semua selalu diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani kehidupan,” kata salah satu warga binaan yang tidak disebut namanya

 

Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan, mencerminkan semangat Idul Adha yang sesungguhnya dan saya berharap dengan Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H ini dapat kita jadikan momentum untuk menjalin tali silaturahim diantara kita dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT sehingga pada akhirnya akan terciptanya keamanan dan kenyamanan di lingkutan Rutan Kelas I Cipinang.

Continue Reading

nasional

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Rutan Cipinang Inspeksi Sarana Prasarana Keamanan Statis

Published

on

By

Jakarta – Salah satu faktor penting pendukung terjaganya kondusifitas dan keamanan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara yakni sistem keamanan statis. Sistem keamanan statis merupakan sarana dan prasarana serta peralatan lain yang digunakan untuk memastikan warga binaan pemasyarakatan dapat dikontrol secara fisik dengan baik.

 

Sebagai bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang, Kepala Rutan Kelas I Cipinang Sukarno Ali menginstruksikan Kepala Seksi Pengelolaan, Kiki Aji Hidayat dan Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perlengkapan, Muhamad Kahfi bersama Tim BMN untuk melakukan pengecekan kelayakan fungsi sarana dan prasarana yang menunjang berjalannya sistem keamanan statis dengan baik, Sabtu (15/6).

 

Tampak Kepala Seksi Pengelolaan, Kiki Aji dan Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perlengkapan, Muhamad Kahfi bersama jajarannya melakukan pengecekan kelayakan sarana dan prasarana yang ada di blok hunian seperti instalasi listrik, teralis kamar hunian, penerangan serta pengairan.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali melalui Kepala Seksi Pengelolaan, Kiki Aji mengungkapkan pentingnya untuk melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana penunjang berjalannya sistem keamanan statis secara periodik sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya gangguan kamtib.

 

“Sistem keamanan statis juga merupakan hal yang sangat esensial serta tidak boleh dilupakan karena akan berakibat menggangu keamanan dan ketertiban didalam blok hunian.

 

Oleh karena itu, Pengecekan kelayakan dan fungsi terhadap sarana dan prasarana pengamanan secara periodik menjadi salah satu kunci terjaganya keamanan dan kondusifitas pada Rutan Cipinang,” Ucapnya.

 

Selain mengecek sarana dan prasarana, Tim juga melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dengan menertibkan jaringan instalasi listrik liar, sekaligus melakukan razia kamar warga binaan yang memiliki instalasi listrik liar.

 

Meskipun jumlahnya tidak banyak, ditemukan beberapa kabel-kabel yang terpasang dengan cara tidak sesuai dan tersambung ke instalasi jaringan listrik utama. Tentu hal ini akan sangat membahayakan apabila dilakukan pembiaran tanpa dilakukannya tindakan.

 

“Kita meminta kepada seluruh warga binaan untuk tidak membuat lagi instalasi listrik liar, sanksi tegas akan diberikan jika masih terdapat instalasi listrik secara ilegal di kamar hunian,” pungkas Kiki Aji

 

kegiatan ini sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terkait penyalahgunaan arus listrik yang dapat berakibat konsleting listrik atau arus pendek yang memungkinkan terjadinya kebakaran.

 

Sidak rutin ini tidak hanya menjadi alat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan seluruh penghuni rutan terhadap aturan yang berlaku. Melalui upaya bersama ini, Rutan Cipinang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan.

Continue Reading

Trending