Connect with us

Metro

HUT PT Taspen Ke 59 Makin Berbakti Untuk Negeri

Published

on

Jakarta – Dalam rangka menyambut HUT ke-59, PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN) (Persero) berkomitmen meningkatkan kontribusi untuk negeri.

“Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan YME atas segala petunjuk dan berkahnya sehingga PT TASPEN dapat terus berkontribusi kepada negeri dan memberikan layanan terbaik bagi para ASN di seluruh Indonesia selama 59 tahun,” ujar Direktur Utama PT TASPEN (Persero) A.N.S Kosasih dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Kosasih berharap momen HUT TASPEN ke-59 ini dapat menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan beragam inovasi untuk memudahkan peserta.

“Selain itu, momen ini juga dapat menjadi sebuah refleksi agar TASPEN terus dapat mendekatkan diri dengan masyarakat, melalui beragam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Ke depan, kami berharap kontribusi TASPEN terhadap Indonesia dapat turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” katanya.

Tahun ini, di usianya yang ke-59, TASPEN berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan beragam produk serta layanan terbaik bagi seluruh peserta dan para pemangku kepentingan. TASPEN juga akan terus meningkatkan kontribusi untuk negeri melalui beragam kegiatan sosial, antara lain kegiatan Taspen Berbagi Sembako, Taspen Untuk Kartini Indonesia, Taspen Untuk Pensiunan Indonesia, Taspen Untuk Pelosok Negeri, Taspen Berbagi Kasih, Taspen Silaturahmi dan Taspen Peduli.

Adapun perayaan ulang tahun TASPEN kali ini dilaksanakan secara hybrid di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta Pusat , dengan tema TASPEN berAKHLAK dan dihadiri oleh jajaran dewan komisaris, direksi PT TASPEN, direksi anak cucu perusahaan, direksi mitra bayar TASPEN, dan karyawan TASPEN. Senin (18/4/2022)

Selama ini, TASPEN selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjamin keamanan dana investasi yang dikelola. Dengan prinsip AKHLAK, PAHALA (Pastikan Aman, Hasil, Andal, Likuid dan Antisipatif), dan Good Corporate Governance (GCG), TASPEN selalu memastikan investasi dana peserta aman, selalu memberikan imbal hasil tinggi, pengelolaan yang andal, likuiditas yang memadai, dan selalu antisipatif terhadap volatilitas pasar.

Kinerja imbal hasil investasi TASPEN pun tidak kalah cemerlang jika dibandingkan entitas usaha serupa di enam negara, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Korea, Jepang, bahkan Amerika Serikat.

“Dengan prinsip ini, TASPEN optimistis kinerja investasi dapat menjadi motor penggerak kinerja perseroan secara keseluruhan dan dapat mempertahankan kinerja prima perseroan. Kami sangat bersyukur di tengah pandemi seperti sekarang ini, TASPEN tetap mampu membuahkan kinerja yang positif, baik dari kinerja operasional, keuangan maupun investasi. Semua ini dapat dicapai berkat prinsip AKHLAK, PAHALA dan Good Corporate Governance (GCG) di seluruh kegiatan investasi dan operasional kami,” kata Kosasih.

TASPEN juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat untuk menghadirkan layanan tatap muka di dalam Mal Pelayanan Publik di beberapa wilayah di Indonesia. Selain layanan fisik, TASPEN juga memiliki layanan berbasis digital, melalui program TASPEN PESONA (TASPEN Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona) melalui layanan e-klim TASPEN, TASPEN Care, TASPEN Otentikasi, layanan kunjungan nasabah, hingga layanan klaim satu jam yang telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015.

“TASPEN berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik baik peserta, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat. Melalui beragam inovasi layanan, TASPEN berharap dapat terus mendapat tempat di hati para pesertanya. Momen HUT TASPEN ke-59 ini menjadi momen yang tepat untuk membangkitkan kembali semangat para Insan Taspen untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Negeri. Dirgahayu Taspen ke-59. Selalu Andal Melayani,” ujar Kosasih.

Continue Reading

Metro

Inovasi CTST Permudah Skrining TB Massal, Kolaborasi FKUI dan Industri Jangkau Ratusan Warga Cilincing

Published

on

By

Jakarta, 24 April 2026 — Upaya percepatan penanggulangan tuberkulosis di Indonesia terus dilakukan melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif. Dalam rangka Hari TB Sedunia 2026, FKUI bersama mitra industri biofarmasi menggelar kegiatan skrining TB massal di Cilincing, Jakarta Utara.

Kegiatan ini menghadirkan CTST sebagai metode skrining terbaru yang dinilai mampu mengatasi berbagai keterbatasan metode konvensional. Dengan pendekatan uji kulit berbasis antigen spesifik, CTST mampu mendeteksi infeksi TB secara lebih akurat, termasuk kasus TB laten.

dr. Viryandi menjelaskan bahwa metode ini menjadi solusi strategis dalam memperluas cakupan skrining TB di Indonesia. “Kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya akurat, tetapi juga mudah diakses oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Keunggulan CTST terletak pada kemampuannya memberikan hasil yang tidak dipengaruhi oleh vaksin BCG, serta tidak memerlukan fasilitas laboratorium maupun pengambilan darah. Hal ini menjadikannya sangat efektif untuk skrining massal di lapangan.

Teknologi ini telah diakui secara global oleh World Health Organization dan telah memperoleh persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan setelah melalui uji klinis di Indonesia.

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini cukup tinggi, dengan sekitar 300 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dan skrining TB. Selain itu, edukasi kesehatan juga diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TB dan pentingnya deteksi dini.

Melalui sinergi antara akademisi, industri, dan masyarakat, diharapkan inovasi seperti CTST dapat menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan angka kasus TB dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara menyeluruh

Continue Reading

Metro

OPTIMALKAN POTENSI LOKAL LEWAT BRANDING MEDIA

Published

on

By

Kulon progo, 23 /4/2026 -Karyapost.com,LKAP Bersama PWMOI DIY dan Tuwanggana Gelar sarasehan Pembangunan di Galur,Kulon Progo dalam upaya mempercepat kemajuan wilayah melalui kekuatan informasi, Lembaga Kajian Advokasi dan Pembangunan (LKAP) Kulon Progo bekerja sama dengan Pirukunan Tuwanggana Galur dan PWMOI DIY akan menggelar sarasehan pembangunan bertajuk “Media dan Potensi Lokal dalam Rangka Penguatan Akses dan Kemajuan Wilayah”.

Acara strategis ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, bertempat di Pendopo Kapanewon Galur.

Kegiatan ini bertujuan untuk membedah peran krusial media dalam mengangkat potensi lokal agar memiliki nilai tawar yang kuat di tingkat regional maupun nasional.

Pimpinan LKAP Kulon Progo sekaligus penggiat media sosial Priyo Santoso SH menjelaskan bahwa akses informasi yang kuat adalah kunci bagi percepatan pembangunan di Kulon Progo, Kita memiliki potensi lokal yang luar biasa namun tanpa branding media yang tepat potensi tersebut sulit untuk berkembang maksimal.

Melalui sarasehan ini kita ingin membangun sinergi agar media menjadi katalisator bagi kemajuan ekonomi dan infrastruktur wilayah ujar Priyo Santoso SH kemudian sarasehan ini akan menghadirkan narasumber  berkompeten yakni dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulon Progo yang akan memaparkan kebijakan akses informasi publik serta praktisi dari Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) DIY yang akan berbagi strategi teknis mengenai pengemasan konten dan publikasi digital.

Acara ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara lembaga kajian, institusi pemberdayaan masyarakat tingkat kalurahan (Tuwanggana) serta organisasi profesi jurnalis.

Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi konkret bagi pembangunan wilayah yang lebih inklusif dan berbasis data.

Undangan Terbuka bagi Masyarakat khususnya para pelaku media maupun jurnalis membuka kesempatan untuk hadir dalam acara tersebut terutama bagi tokoh masyarakat yang ada di wilayah kabupaten kulon Progo kemudian penggerak ekonomi lokal maupun warga yang peduli terhadap kemajuan wilayah sebagai peserta acara sarasehan tersebut.

Mengingat pentingnya materi yang akan disampaikan dan terbatasnya tempat masyarakat diharapkan segera melakukan pendaftaran dan bagi masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan ini untuk pendaftaran dapat dilakukan melalui LKAP Kulon Progo di nomor WhatsApp: 0858-7814-5556.

Priyo Santoso SH menyampaikan dengan semangat gotong royong dan literasi digital  mari kita wujudkan wilayah yang lebih maju, berdaya saing, dan melek informasi begitu di sampaikan kepada awak media Karyapost saat wawancara liputan di kecamatan Galur kabupaten kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jurnalis Budi Legowo Santoso (lebih…)

Continue Reading

Metro

10 Kota Raih Penghargaan IKT 2025, Setara Institute Dorong Kepemimpinan Pro-Toleransi

Published

on

By

Jakarta, – Setara Institute menyelenggarakan kegiatan Launching & Penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 di Mangkuluhur Artotel.Rabu (22/04/2026)

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada 10 kota dengan skor toleransi tertinggi di Indonesia.
Peluncuran IKT 2025 tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga bentuk penguatan komitmen terhadap pembangunan kota yang toleran, inklusif, setara, dan berkeadilan, serta menghargai keberagaman.

Ketua Badan Pengurus Harian Setara Institute, Ismail Hasani, menegaskan bahwa indeks ini merupakan hasil kerja berkelanjutan yang telah memasuki tahun ke-9. Ia menekankan bahwa IKT bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan instrumen penting untuk mengukur perkembangan, baik kemajuan maupun kemunduran, dalam praktik toleransi di berbagai daerah.

“Indeks Kota Toleran ini adalah bentuk konsistensi kami dalam memastikan pengukuran berkelanjutan untuk mencatat progres dan regresi kerja bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, serta tokoh-tokoh lokal dalam menjaga toleransi,” ujarnya.

Menurut Ismail, capaian toleransi di sebuah kota bukan semata prestasi kepala daerah atau lembaga tertentu, melainkan hasil kerja kolektif seluruh elemen, termasuk pemerintah, birokrasi, dan masyarakat sipil.

Ia memaparkan, terdapat tiga kunci utama dalam memajukan toleransi di tingkat kota.

Pertama, kepemimpinan politik yang memiliki komitmen kuat dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi. Peran wali kota dan wakil wali kota dinilai sangat menentukan dalam menciptakan arah kebijakan yang inklusif.

Kedua, kepemimpinan birokrasi yang berkelanjutan. Ismail menyoroti bahwa birokrasi memiliki peran strategis karena keberadaannya yang lebih permanen dibandingkan kepemimpinan politik yang bersifat periodik.

“Tidak cukup hanya mengandalkan kepala daerah. Birokrasi yang kuat dan berkomitmen menjadi kunci dalam memastikan praktik toleransi berjalan konsisten,” jelasnya.

Ketiga, kepemimpinan sosial dari masyarakat.
Menurutnya, tanpa dukungan masyarakat sipil, upaya membangun toleransi tidak akan berjalan optimal meskipun didukung oleh kepemimpinan politik dan birokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Setara Institute juga memberikan penghargaan kepada perwakilan masyarakat sipil yang dinilai berkontribusi dalam mempromosikan toleransi.

Langkah ini menjadi bentuk pengakuan terhadap peran penting masyarakat sebagai pilar utama dalam menjaga harmoni sosial.
Ismail juga mengingatkan bahwa dinamika sosial di daerah, termasuk peristiwa-peristiwa yang berpotensi memicu intoleransi, akan terus menjadi perhatian dalam penilaian indeks ke depan.

Meski di tengah tantangan efisiensi anggaran, ia mengapresiasi kehadiran para kepala daerah dalam acara tersebut sebagai bukti bahwa isu toleransi bukan sekadar agenda pinggiran, melainkan bagian dari arus utama pembangunan.

“Promosi toleransi harus menjadi mainstream dalam pemerintahan. Kehadiran para kepala daerah hari ini menunjukkan komitmen tersebut,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending