Connect with us

TNI / Polri

Danrem 052/WKR Tutup Program Pemberdayaan Masyarakat/Pengabdian Pada Masyarakat

Published

on

Jakarta – Danrem 052/WKR Brigjen TNI Rano Tilaar menutup Program Pemberdayaan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Community Development Training) yang diikuti oleh sebanyak 40 orang tamatan SMA atau sederajat di wilayah Korem 052/WKR yang bertempat di Kampus Ungu IBM ASMI, Jalan Pacuan Kuda no 1 Pulau Gadung Jakarta Timur pada Rabu (12/07/2022).

Dalam Sambutannya,Danrem 052/WKR Brigjen TNI Rano Tilaar menyampaikan bahwa kegiatan Pelatihan Singkat yang diselenggarakan bekerja-sama dengan pihak IBM ASMI ini adalah sebagai wujud kepedulian sosial terhadap mewabahnya Virus Covid-19 yang juga menyerang sektor perekonomian kita.

Sehingga banyak perusahaan dan industri di sebagian Kota Administratif DKI Jakarta dan sebagian besar lagi di wilayah Tangerang Raya harus menanggung dampaknya dengan melakukan pemutusan hubungan kerja atau merumahkan sebagian karyawannya.

“Kita tidak dapat membantu menyalurkan lapangan pekerjaan untuk mereka, namun kita dapat membantu menangani anak-anak mereka yang masih tergolong sebagai Generasi-Z, sehingga nantinya anak-anak ini bisa menjadi pembantu penopang ekonomi bagi keluarga mereka,” kata Danrem.

Melalui kesempatan tersebut, Danrem 052/WKR Rano Tilaar juga mengucapkan terima-kasih kepada pihak Civitas Academica IBM ASMI yang telah banyak membantu sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dan terwujud.

Di hadapan awak media yang meliput Acara Penutupan Pelatihan Singkat tersebut Danrem juga menyampaikan bahwa setelah selesai mengikuti pelatihan singkat ini maka para pesertanya akan mengikuti kegiatan wawancara dan tes psikologi.

“Para peserta dapat mengikuti kegiatan wawancara dan tes psikologi di perusahaan-perusahaan yang telah berkomitmen untuk bekerja-sama dengan kami Korem 052/WKR dalam melakukan rekruitmen. Dimana mereka yang memang bisa diterima akan menjadi Tenaga Magang di perusahaan-perusahaan tersebut.

Kemudian apabila selama menjadi Tenaga Magang itu mereka dinilai produktif dan berkinerja baik maka pasti pihak perusahaan akan mengangkat mereka menjadi Karyawan Tetapnya,” ujar Jenderal Bintang Satu tersebut.

Kepada ke-40 peserta Pelatihan Singkat ini Danrem 052/WKR juga berpesan agar mereka mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dan tantangan yang semakin lebih berat di masa depan, untuk itulah mereka harus senantiasa belajar dan berusaha mengimplementasikan hal-hal yang telah dipelajarinya tersebut kedalam pekerjaan yang mereka geluti nantinya.

Hadir pula dalam acara penutupan tersebut para Dandim dijajaran Korem 052/Wijayakrama, Rektor IBM ASMI Dr Freddy Rumambi, Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon Ibu Angelica Tengker beserta beberapa orang staf dosen dari Kampus Ungu IBM ASMI, perwakilan Forkopimda di wilayah Korem 052/Wijayakrama serta para Manager HRD dari perusahaan-perusahaan yang berkomitmen akan merekrut para peserta pelatihan singkat tersebut.

(Penrem 052/WKR)

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Published

on

By

Jakarta,  – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain area Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel, jajaran Polres sebanyak 372 personel, serta BKO sebanyak 1.400 personel. Unsur BKO tersebut meliputi TNI sebanyak 200 personel, Korbrimob sebanyak 900 personel, dan Korsabhara sebanyak 300 personel.

Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan menyampaikan aspirasi di beberapa lokasi. Di area Monas diperkirakan terdapat massa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Sementara itu, massa lainnya direncanakan berada di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan dilakukan secara preemtif, preventif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Petugas juga disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” katanya.

Kombes Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian terdekat atau Call Center 110.

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Trending