Connect with us

Metro

Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden R I Dukung Ganjar Pranowo Presiden Ke-8 Periode tahun 2024-2029

Published

on

Jakarta, 23 September 2023 – Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia mengadakan Aksi Kemanusiaan (Donor Darah Dan Pemeriksaan Kesehatan) juga mengadakan Musyawarah Kebangsaan Dan Konsolidasi Nasional dengan tema “Mari Kita Satukan Hati, Pikiran dan Langkah Kongkrit Untuk Mendukung Secara Penuh Ganjar Pranowo Sebagai Presiden RI Ke-8 yang Memenuhi Kualifikasi Terkuat Dalam Kepemimpinan Pancasila Demi Mewujudkan TRISAKTI” yang diadakan di Gedung Joeang 45 Jakarta pada hari Sabtu, 23 September 2023.

Adapun acara ini juga diadakannya pengukuhan pengurus DPP Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia dengan dihadiri pengurus maupun Ketua 38 DPD Se-Indonesia dengan Ketua Umumnya Dr. Antonius D.R. Manurung (Ketua Umum GPP-GPP RI) M.Si. , Dr. Gunawan Djayapura, S.H.,S.S.,M.H.(Sekretaris Jenderal GPP-GPP RI), Dr. Euis Mulyani, S.H.,M.H. (Bendahara Umum GPP-GPP RI).

Antonius D.R. Manurung sebagai Ketua Umum GPP-GPP RI seusai mengukuhkan pengurus DPP Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden RI memberikan keterangan pers kepada awak media TV dan Online, bahwa; “Pada Sabtu ini kami telah menyelenggarakan sejumlah agenda acara antara lain aksi kemanusiaan dengan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis pada masyarakat sekitar,

Kami juga menyelenggarakan musyawarah kebangsaan dimana kami sepakat bahwa satu-satunya calon Presiden yang layak atau pantas untuk memimpin Indonesia hanyalah Ganjar Pranowo dan mengapa demikian karena beliau adalah satu-satunya yang terkualifikasi secara kuat memiliki kepemimpinan Pancasila berdasarkan hasil riset Dewan Pimpinan Pusat Gugus Pemimpin Pancasila yang berlangsung sejak bulan Juni-Oktober 2022.

Oleh karena itu, kami yakin dan percaya bahwa hasil riset ini merupakan bukti kongkrit hanya Ganjar Pranowo yang layak untuk memimpin Indonesia sebagai Presiden Republik Indonesia Ke-8 dan harapan kami kepada seluruh rakyat Indonesia jangan ada kekhawatiran, keabu-abuan, keraguan untuk memastikan bahwa calon Presiden RI Ke-8 hanyalah Ganjar Pranowo.

Kami saat ini telah mengukuhkan 38 DPD Se-Indonesia yang tentunya kami akan melalukan konsolidasi ini adalah melanjutkan agar Ganjar Pranowo bisa menjadi Presiden RI Ke-8; mari kita satupadukan seluruh kekuatan apapun agama kita, suku bangsa kita, profesi kita, termasuk apapun situasi kita pada hari ini kita memantapkan pilihan hanya dengan Ganjar Pranowo.

Kami akan menyelenggarakan program-program kongkrit, karena kebetulan banyak tim medis, dokter, perawat yang ikut bersama dengan kami dimana kami akan memberikan layanan, bakti sikomedis atau layanan kemanusiaan berupa pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan, konsultasi kesehatan dan berbagai hal yang tentunya dibutuhkan oleh masyarakat.

Karena sekarang adalah era digital, maka kami akan menggunakan media-media kreatif untuk mengembangkan konten-konten kreatif terutama kepada generasi X atau generasi Z maupun generasi Milenial yang lebih familiar dan cocok dengan konten-konten kreatif.

Kami akan mendengarkan dialog-dialog kepada masyarakat supaya masyarakat-masyarakat yang masih belum memahami atau “masih buta” atau masih belum terlalu yakin dengan calon presiden 2024 maka kami akan membantu masyarakat yang tentunya ini merupakan bagian dari pada edukasi politik kebangsaan.

Kami akan terus berjuang karena gerakan ini merupakan metamorphosis daripada gerakan pemurnian Pancasila dengan terus mengupayakan bahwa satu-satunya idelogi yang boleh tumbuh di Republik Indonesia ini hanyalah Pancasila,” tutupnya.

Deklarasi Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia

Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia, kami Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Republik Indonesia berkomitmen untuk ;

1. Mensukseskan Pemilu 2024 yang aman, damai, jujur dan adil.

2. Membangun rezim pembumiPancasila.

3. Berdedikasi meneruskan legacy, ajaran dan pemikiran Soekarno sebagai Bapak Bangsa.

4. Menginisiasi lahirnya TAP MPR RI atau Undang-undang tentang Soekarno sebagai Bapak Bangsa serta menginisiasi dan atau memperjuangkan lahirnya Undang-undang tentang Hari Lahir Pancasila untuk memperkuat keputusan Presiden Republik Indonesia No. 24 Tahun 2016.

5. Membangun bangsa dan negara Indonesia yang berdaulat dibidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan berkepribadian dibidang kebudayaan sebagai pedoman mewujudkan amanat pemberitaan rakyat.

Untuk itu Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia mendukung sepenuhnya Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia Ke-8 periode tahun 2024-2029. Semoga Tuhan Yang Maha Esa Merahmati perjuangan kita semua.

SALAM PANCASILA!

Continue Reading

Metro

Ungkap Rasa Syukur Hasil Panen, Kelompok Tani Sido Wayah Gelar Tradisi Wiwit Agung P3A Jati Makmur dan Pentas Ketoprak

Published

on

By

SENTOLO – Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang melimpah, Kelompok Tani (Poktan) Sido Wayah menggelar tradisi Wiwit Agung di Bulak Sidowayah, kawasan Jaringan Irigasi P3A Jati Makmur, Sentolo.

Rangkaian acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini menjadi simbol kebersamaan antara petani, pemerintah, dan masyarakat setempat dalam merawat kearifan lokal sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Kegiatan diawali pada siang hari dengan prosesi ritual adat Wiwit Agung di areal persawahan.

Para petani berkumpul membawakan ubarampe tradisional seperti tumpeng, nasi wiwit, dan ingkung ayam untuk didoakan bersama.

Ritual ini menjadi simbol permohonan keselamatan dan keberkahan mengawali musim panen.

Lurah setempat bapak Olan Suparlan S.Sos MIP bersama Bapak Kartono Ketua Komisi III DPRD Kulon Progo dari Partai PKB dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi Wiwit Agung bukan sekadar rutinitas adat melainkan wujud rasa syukur atas sinergi yang baik antara petani dan pengelolaan irigasi.

Wiwit Agung ini adalah tanda syukur kita bersama karena hasil pertanian di Bulak Sidowayah musim ini sangat baik, didukung oleh aliran irigasi yang lancar dari P3A Jati Makmur semoga keberkahan dan kesejahteraan terus menyertai para petani kita,ujar Kartono.

Suasana semakin hangat dan meriah ketika malam harinya dilanjutkan dengan pertunjukan Pentas Ketoprak yang menjadi hiburan sekaligus tontonan bernilai budaya bagi warga sekitar.

Pemerintah Daerah memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya rangkaian acara ini,Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko yang hadir langsung di lokasi, memuji semangat gotong royong dan kekompakan Poktan Sido Wayah dalam melestarikan budaya lokal di tengah aktivitas pertanian.

Selain Wakil Bupati,
Anggota DPRD,Lurah, Kapolsek,Danramil,
Babinkamtibmas,Babinsa, tokoh masyarakat serta ratusan petani maupun warga lokal yang antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai, acara tersebut juga dihadiri para Relawan dari POKDAR Sentolo serta Relawan Radio Celuk dari Sidowayah untuk membantu pengaturan jalan sekaligus tata kelola kendaraan untuk parkir tamu undangan serta masyarakat.

Ketua Panitia Bapak Ahmad Gunardi menjelaskan melalui suksesnya gelaran Wiwit Agung dan pentas seni ini,Poktan Sido Wayah bersama P3A Jati Makmur berharap sinergi antara petani, pengelola irigasi, dan pemerintah daerah terus terjalin erat demi mewujudkan pertanian yang maju dan sejahtera di wilayah Sentolo begitu disampaikan kepada awak media.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

IPHI Lantik Pengurus Pusat 2026–2031, Erman Suparno Tegaskan Komitmen Perkuat Akhlak, Ketahanan Pangan, dan Tata Kelola Haji

Published

on

By

JAKARTA – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) resmi mengukuhkan dan melantik jajaran Pengurus Pusat masa bakti 2026–2031 di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi awal kepengurusan baru hasil Muktamar IPHI sekaligus momentum memperkuat peran organisasi sebagai wadah para alumni haji dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga persatuan bangsa.

Ketua Umum IPHI H. Erman Suparno menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan menjadi titik awal untuk memperkuat kontribusi nyata IPHI dalam pembangunan karakter bangsa, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“IPHI adalah organisasi besar yang mewadahi para haji dan hajah di seluruh Indonesia. Kita harus memiliki komitmen terhadap pembangunan akhlak mulia dan kekuatan iman untuk berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat serta menjadi perekat persatuan bangsa,” ujar Erman Suparno usai acara.

Menurut Erman, tantangan global yang semakin kompleks, baik dari sisi geopolitik maupun geoekonomi, menuntut organisasi kemasyarakatan untuk tidak hanya fokus pada pembinaan internal, tetapi juga aktif memberikan gagasan dan solusi bagi pembangunan nasional.

Pada periode kepengurusan 2026–2031, IPHI menetapkan lima pokok pikiran strategis sebagai arah perjuangan organisasi. Pertama, memperkuat ketahanan pangan nasional melalui dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan upaya mengantisipasi ancaman krisis pangan.

Kedua, mendorong pembenahan sistem pendidikan nasional yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga membangun akhlak mulia, keimanan, dan martabat bangsa.

Ketiga, memperkuat kemandirian ekonomi nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap utang luar negeri. Dalam hal ini, IPHI mengusung semangat Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri) melalui optimalisasi potensi sumber daya manusia, khususnya para alumni haji.

Keempat, mendorong pemerintah mempersiapkan strategi menghadapi potensi krisis energi dengan mempercepat pengembangan teknologi energi masa depan sebelum cadangan energi fosil semakin menipis.

Kelima, mendukung penegakan hukum yang berkeadilan serta pemberantasan korupsi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Selain menyampaikan arah kebijakan organisasi, Erman juga menyoroti tata kelola penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, IPHI akan terus menjalankan fungsi sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah dengan memberikan masukan yang konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Ia menilai efisiensi anggaran, peningkatan mutu pelayanan, serta pemisahan yang jelas antara fungsi regulator dan pelaksana merupakan langkah penting untuk menciptakan tata kelola haji yang profesional dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Erman turut menyoroti peran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Ia menyebut IPHI memiliki hubungan historis dengan lahirnya lembaga tersebut sehingga berkepentingan mengawal pengelolaan dana haji agar tetap transparan dan bertanggung jawab.

“IPHI merupakan ibu kandung dari lahirnya gagasan BPKH. Karena itu, pengelolaan dana haji harus benar-benar akuntabel, transparan, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi jemaah, serta tidak membebani APBN,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Erman mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga persatuan nasional dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kepada seluruh alumni haji dan hajah, ia juga mengingatkan agar kemabruran haji diwujudkan melalui pengabdian dan aksi nyata di tengah masyarakat. Untuk mendukung misi tersebut, IPHI akan menjalankan berbagai program strategis, antara lain pengembangan IPHI Estate, gerakan kepedulian sosial, dakwah dan pendidikan umat, serta pengembangan layanan Klinik Haji sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepada para anggota dan masyarakat.

Continue Reading

Metro

IPHI Kukuhkan Pengurus Pusat 2026–2031, Siap Perkuat Peran Alumni Haji dan Sinergi dengan Pemerintah

Published

on

By

Jakarta – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) resmi mengukuhkan jajaran Pengurus Pusat masa bakti 2026–2031 dalam prosesi yang berlangsung di Batavia Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi tonggak awal kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi para alumni haji dalam pembangunan masyarakat dan bangsa.

Wakil Ketua Umum IPHI H. Indra Semi Kadiyono mengatakan kepengurusan yang dikukuhkan merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) IPHI yang diselenggarakan di Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026. Munas tersebut dihadiri para pengurus wilayah dari berbagai provinsi di Indonesia dan menghasilkan kepengurusan baru yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi momentum penting bagi IPHI untuk memulai pengabdian kepengurusan baru. Setelah Munas di Bali, kini kami resmi dikukuhkan untuk menjalankan amanah organisasi periode 2026–2031,” ujar Indra kepada wartawan usai acara.

Prosesi pengukuhan turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) beserta Sekretaris Jenderal MUI yang juga merupakan bagian dari jajaran Dewan Penasehat dan pengurus IPHI. Kehadiran para tokoh tersebut dinilai menjadi dukungan moral sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam menjalankan berbagai program ke depan.

Menurut Indra, sebanyak 52 peserta mengikuti prosesi pengukuhan yang terdiri atas jajaran Pengurus Pusat serta perwakilan pengurus wilayah, termasuk dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang hadir untuk menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru.

Ia menegaskan, IPHI memiliki tanggung jawab besar sebagai organisasi yang menghimpun jutaan alumni haji Indonesia. Dengan jumlah jamaah haji Indonesia yang termasuk terbesar di dunia, IPHI diharapkan mampu menjadi wadah bagi para alumni haji untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai ibadah melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Semangat kami bukan berhenti setelah seseorang selesai berhaji. Justru setelah kembali ke Tanah Air, para haji diharapkan terus menjadi teladan, memberikan manfaat bagi lingkungan, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui IPHI,” katanya.

Pada periode kepengurusan 2026–2031, IPHI juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah, khususnya bersama Kementerian Haji, guna mendukung peningkatan kualitas tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Menurut Indra, kehadiran kementerian tersebut merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan haji yang semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada kepentingan jamaah.

Ia berharap berbagai pembenahan yang dilakukan pemerintah dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan, mulai dari persiapan keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, IPHI menyatakan siap mendukung berbagai program pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Organisasi tersebut juga berkomitmen memperkuat pembangunan ekonomi, menjaga stabilitas kehidupan berbangsa, serta mendukung upaya pemerintah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Kami ingin IPHI menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam pembinaan alumni haji, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih maju, berintegritas, dan sejahtera,” pungkas Indra.

Continue Reading

Trending