Connect with us

Metro

Pembukaan Sekretariat Nasional Ganjaran Kita

Published

on

Jakarta, 27 Oktober 2023 Ganjaran Kita, adalah wadah para Relawan Militan yang terdiri dari masyarakat dari berbagai latar belakang yang memiliki visi yang sama untuk memenangkan Ganjar-Mahfud sebagai Pemimpin Bangsa, hari ini meresmikan sekretariat nasionalnya di Gedung Mayasari Lantai 3, Lebak Bulus, Jakarta. Peresmian ini dilakukan sebagai simbol komitmen Ganjaran Kita untuk memperjuangkan kemenangan Ganjar-Mahfud dalam Pilpres 2024.

“Kami adalah relawan yang tergabung dalam wadah Ganjaran Kita, yang militant untuk memperjuangkan kemenangan Ganjar-Mahfud,” kata Diddy Budiono, S.S., Ketua Umum Ganjaran Kita.

“Relawan kami tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, dan untuk mewadahi besarnya antusiasme dan aspirasi, kami resmikan sekretariat nasional ini.” Pembukaan Sekretariat Nasional ini adalah tonggak penting dalam perjalanan perjuangan kami.

Semangat membaja memandu kami untuk menyatukan langkah dan semakin erat mengakomodasi aspirasi dan kepentingan bersama.

Ganjaran Kita memilih dan memperjuangkan Ganjar-Mahfud karena melihat karakter, kemampuan, dan rekam jejak mereka.

Ganjar-Mahfud adalah sosok yang tegas dan memiliki komitmen kuat untuk mempercepat pembangunan bangsa Indonesia. Mereka juga memiliki pemahaman mendalam terhadap detail permasalahan nasional serta urgensinya, terutama dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Ganjaran Kita yakin bahwa hanya GanjarMahfud yang paling tepat memimpin negara ini.

Keduanya telah memancarkan ketegasan yang mencerminkan komitmen mereka dalam mempercepat pembangunan bangsa Indonesia serta pemahaman mendalam terhadap detail permasalahan nasional, terutama dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045.

Tujuan besar Ganjaran Kita adalah adalah berpartisipasi dan mengawal perjalanan bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, seperti yang dinyatakan dalam visi misi luar biasa Ganjar-Mahfud.

Gerak cepat dalam visi Gerak Cepat Mahfud-Ganjar adalah penegasan bahwa proses untuk menjadi unggul dilakukan dalam waktu yang lebih singkat, mengambil dasar pada bonus demografi yang segera berakhir. Visi ini menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi untuk mempercepat pembangunan bangsa Indonesia menjadi negara maju.

Ganjaran Kita mengundang seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki semangat dan tekad yang sama untuk bergabung dengan kami dalam meraih kejayaan Indonesia Emas 2045.

Anda dapat mendaftar sebagai relawan Ganjaran Kita di Gedung Mayasari Lantai 3, Lebak Bulus, Jakarta. Untuk para jurnalis yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, kami menyediakan kontak pers yang dapat dihubungi.
Terima kasih atas perhatian dan dukungan Anda.
Ketua Umum Ganjaran Kita, Diddy Budiono, S.S

Continue Reading

Metro

Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

Published

on

By

Jakarta, 4 April 2026 – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta menggelar kegiatan Silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (4/4/2026) dengan penuh khidmat dan kehangatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus, anggota, serta masyarakat luas setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen umat Islam di wilayah DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan Muhammadiyah DKI Jakarta menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, kegiatan silaturahmi ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berkemajuan.

“Melalui momentum Idul Fitri ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan rangkaian kegiatan seperti tausiyah, ramah tamah, serta doa bersama. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam ajaran Islam.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Muhammadiyah DKI Jakarta berharap silaturahmi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Continue Reading

Metro

Korban Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Orang Tua Tuntut Keadilan

Published

on

By

Jakarta — Kasus dugaan peluru nyasar yang melukai dua anak saat kegiatan sekolah di Gresik pada Desember 2025 terus menuai sorotan. Orang tua salah satu korban, Dewi Murniati, mendesak adanya kejelasan tanggung jawab dan penegakan hukum atas insiden yang diduga melibatkan latihan tembak satuan Marinir TNI AL di Karangpilang, Surabaya.

Dewi Murniati, ibu dari Darrell Fausta Hamdani (14), menyampaikan kronologi kejadian kepada awak media di Sukabumi Utara, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa insiden terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, saat dua siswa tengah mengikuti kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah di Gresik. Tiba-tiba, keduanya diduga terkena peluru nyasar.

“Anak kami menjadi korban saat berada di lingkungan sekolah. Ini sangat kami sesalkan dan kami menuntut kejelasan serta keadilan,” ujar Dewi.

Menurutnya, setelah kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban. Dalam proses itu, pihak yang mengaku sebagai perwakilan satuan sempat menemui keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf.
Namun,

Dewi mengungkapkan adanya kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Ia menyebut, keluarga sempat diminta menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan serta tidak melaporkan insiden tersebut ke publik.

“Kami diminta untuk tidak melaporkan dan tidak memviralkan kejadian ini. Tapi bagi kami, ini menyangkut keselamatan anak dan harus ada pertanggungjawaban jelas,” tegasnya.
Operasi Sempat Tertunda

Dewi juga menyoroti proses medis yang dialami anaknya. Ia menyebut, operasi pengangkatan peluru sempat mengalami penundaan selama beberapa jam akibat adanya perdebatan terkait fasilitas kamar perawatan.

“Operasi yang seharusnya segera dilakukan justru tertunda. Bahkan setelah operasi, ada pihak yang meminta peluru yang diambil untuk diserahkan, padahal itu adalah barang bukti,” ungkapnya.

Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya mengganggu proses penyembuhan korban, tetapi juga berpotensi menghambat proses hukum.

Upaya Mediasi Mandek

Pihak keluarga mengaku telah menempuh jalur mediasi dengan perwakilan satuan pada Januari 2026. Namun, upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil karena sejumlah pertanyaan penting tidak mendapatkan jawaban.

Di antaranya terkait evaluasi latihan tembak, tanggung jawab atas korban, serta jaminan masa depan anak yang mengalami trauma dan luka fisik.

“Tidak ada kejelasan. Bahkan kami justru mendapat kesan seolah-olah kesedihan kami ditukar dengan kompensasi,” ungkapnya

Continue Reading

Metro

Public Expose Tahun Buku 2025: Perseroan Fokus pada Efisiensi dan Penguatan Kinerja di Tengah Tantangan Bisnis

Published

on

By

Jakarta – Harus diakui, tahun 2025 merupakan periode sarat dengan berbagai kesulitan bagi Perseroan. Kami dihadapkan pada kondisi yang lebih berat dibandmgkan tahun-tahun sebelumnya, terutama karena kesulitan dalam memenangkan proyek-proyek berskala besar melalui proses tender. Meskipun demikian, kami teguh dalam mempertahankan kelangsungan operasional dan berupaya keras untuk meningkatkan performa Perseroan di waktu yang akan datang.

Menghadapi situasi ini, Perseroan mengalami kesulitan dalam memperoleh proyek-proyek baru. Meskipun kami terus berupaya meningkatkan kualitas proposal dan memperluas jaringan untuk mencari peluang, persaingan yang semakin ketat dan kriteria tender yang lebih selektif menjadi tantangan yang sulit dihadapi.

Perseroan tidak mendapatkan proyek baru pada tahun 2025. Tentu saja ini mempengaruhi kinerja Perseroan, baik dari sisi pendapatan maupun operasional Meskipun demikian, kami terus berupaya menjaga stabilitas finansial dengan langkah-angkah efisiensi biaya dan pengelolaan sumber daya yang lebih bijak.

Meskipun pada periode ini Perseroan belum mencatatkan pendapatan bersih maupun laba bruto, langkah strategis manajemen dalam melakukan efisiensi operasional telah membuahkan hasil yang positif Perseroan berhasil menekan rugi tahun berjalan secara signifikan, dari Rp4,97 miliar menjadi Rp2,59 miliar. Sejalan dengan itu, rugi komprehensif juga mengalami penurunan dari Rp4,97 miliar menjadi Rp2,60 miliar.

Per 31 Desember 2025, Perseroan tetap mempertahankan posisi keuangan dengan total aset sebesar Rp72,21 miliar. Kepercayaan diri terhadap prospek masa depan terus dijaga dengan memaksimalkan potensi internal dan menciptakan inovasi jasa yang relevan dengan kebutuhan pasar. Inovasi ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan masyarakat terhadap Perseroan.

Continue Reading

Trending