Connect with us

Metro

Janiarti Wulan Sari SH Pengacara/Advokat Hadiri Acara Launching Buku “Menjemput Mandat Presiden”

Published

on

Jakarta, Sabtu, 25 November 2023 – Relawan Anies Baswedan-Muhaimin (AMIN) sukses mengelar Launching buku “Menjemput Mandat Presiden” di Posko Pejuang AMIN pada Sabtu, 25 November 2023 (pukul 15:30 – 17:30 WIB). Adapun buku yang ditulis oleh Yusuf Bleguer juga hadir sebagai Panelis adalah ; Marsekal TNI (HOR)(Purn.) H. Muhammad Syaugi Alaydrus, Prof. Dr. Refly Harun, SH, MH, LL.M, Dr. Jumhur Hidayat, H. Yusuf Martak, Dr. Marwan Batubara, Prof. Dr. Anthony Budiawan, Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH, MSi, Dr. Ahmad Yani, Dr. Anton Permana, Hersubeno Arief, Edy Mulyadi
Janiarti Wulan Sari SH selaku Pengacara/Advokat sekaligus Anggota Partai Nasdem, seusai mengikuti Launching Buku mengatakan kepada awak Media Online ; “Saya hadir disini karena saya mewakili Tim Teman Anies Muhaimin (TEAM) yang baru deklarasi 19 November 2023 kemarin di Panglima Polim Jakarta, saya mengingat untuk Launching Buku ini yang judulnya “Menjemput Mandat Presiden” memang mewakili pikiran dan juga keinginan rakyat saat ini karena kami sebagai rakyat Indonesia sudah jenuh dengan keadaan Pemerintah yang sekarang yang bisa dibilang sangat bobrok. Bobrok dari segala macam bidang sektor ekonomi dan segala macam pokoknya hampir seluruhnya merata sedang drop dan sedang tidak baik-baik saja termasuk angsa ini sedang tidak baik-baik saja.
Belum lagi dari masalah tanah dan segala macam perekonomian dimana ada yang mengatakan bahwa ada data 80% tanah di Indonesia ini dikuasai oleh asing atau aseng alias China. Kita tahu itu sudah jadi rahasia umum jadi tidak heran jika di Malaysia kita dibilang bukan Indonesia tapi Indochina karena itu sudah sampai beritanya mendunia. Jadi itu yang memang sedang terjadi tetapi Pemerintah saat ini menutupi dan jika ada yang protes rakyat yang misalnya menunjukkan bukti-bukti yang valid dikatakan bahwa itu adalah hoax (mereka menutupinya) baik pejabat termasuk Oknum Aparat Keamanan seperti kita tahu mereka dijadikan alat penguasa.
Bahkan seperti beberapa oknum Aparat Keamanan jadi seperti kacung asing dan aseng atau bisa dikatakan mereka seperti dibayar untuk membela kepentingan asing termasuk juga para konglomerat di Indonesia yang kita ketahui ada Pengusaha 9 Naga yang bisa menguasai banyak sektor di Indonesia. Begitu juga PHK dan pengangguran banyak terjadi tetapi justru tenaga kerja asing khususnya China itu banyak ribuan bahkan jutaan yang masuk ke Indonesia hingga mereka bisa mempunyai penghasilan yang besar. Sedangkan warga negara Indonesia/rakyat Indonesia sendiri ini hidup dalam keterpurukan, semakin miskin bahkan jauh dibawah garis kemiskinan. Banyak yang kelaparan bahkan bunuh diri karena tidak ada pekerjaan maupun tidak ada makanan dan lain sebagainya (itu fakta bukan Hoax). Kami sebagian besar rakyat Indonesia ini mengharapkan adanya perubahan dari Bang Anies dan Bang Muhaimin Iskandar semoga dengan beliau menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia bisa merubah situasi di negara kita ini menjadi lebih baik.
Kalau Bang Anies kita tahu sepak terjangnya sudah tidak diragukan lagi karena saat beliau menjadi Gubernur DKI Jakarta itu sudah terlihat kerja nyatanya dan rakyat bisa menilai banyak prestasi yang dibuatnya,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

Imlek Jembatan Persaudaraan : Harmoni Budaya dan Iman Satukan Generasi Muda Menyambut Ramadan

Published

on

By

Jakarta – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Merayakan Harmony Suci dan Festival Bakso yang di selenggarakan oleh ANSOR PTSMI, GOBI, dan PAGAR NUSA      tempat di Gedung Gerakan Pemuda Ansor, Jakarta, Senin (17/02/2026).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah Addin Jauharudin dalam sambutannya mengatakan Perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung penuh makna dalam balutan kebersamaan lintas budaya dan lintas iman, menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya harmoni di tengah keberagaman bangsa.

Kegiatan yang diinisiasi oleh kader muda Gerakan Pemuda Ansor bersama elemen masyarakat ini tidak sekadar menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan menjelang bulan suci Ramadan.
Dalam suasana meriah dengan lampion yang menghiasi lokasi acara, pesan kebangsaan disampaikan bahwa Indonesia dibangun bukan oleh keseragaman, melainkan oleh keberanian untuk hidup berdampingan.

Perayaan Imlek dipandang sebagai milik bersama kemanusiaan, bukan hanya satu komunitas tertentu, sehingga menjadi simbol bahwa cahaya tradisi dan cahaya iman dapat berjalan beriringan tanpa saling meredupkan.

Berbagai pertunjukan seni turut memeriahkan kegiatan, mulai dari barongsai hingga hadroh yang tampil dalam satu panggung. Kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk menciptakan harmoni.

Penampilan seni bela diri juga menghadirkan pendekar taichi bersama pesilat dari Pagar Nusa yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, menunjukkan bahwa keseimbangan dan persatuan menjadi nilai utama dalam menjaga bangsa.

Selain pertunjukan budaya, acara turut menghadirkan kegiatan stand-up comedy bertema kebangsaan yang mengajak masyarakat untuk tertawa bersama.

Pesan sederhana namun kuat disampaikan bahwa bangsa yang mampu tertawa bersama adalah bangsa yang masih memiliki hati yang sehat dan persaudaraan yang utuh.

Festival kuliner yang menghadirkan beragam olahan bakso juga menjadi simbol akulturasi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Beragam rasa yang menyatu dalam satu hidangan mencerminkan filosofi Indonesia: berbeda bentuk namun tetap satu kehangatan.

Diskusi ringan bertajuk “Imlek Jembatan Persaudaraan” menjadi ruang dialog untuk membangun pemahaman dan mengikis prasangka di tengah masyarakat.

Generasi muda diajak menentukan arah masa depan bangsa: apakah menjadi tembok yang memisahkan atau taman yang mempertemukan. Ansor menegaskan pilihan untuk menjadi taman, tempat tradisi tumbuh berdampingan dan kemanusiaan menjadi bahasa utama sebelum identitas disebutkan.

Dalam pesan penutup, disampaikan harapan agar perayaan ini menjadi saksi bahwa generasi muda Indonesia memilih jalan harmoni, menjaga kemanusiaan, serta merawat persaudaraan dengan keberanian yang lembut.

Momentum Imlek juga diharapkan menjadi penguat semangat menyambut Ramadan dengan hati yang lapang.

“Selamat Tahun Baru Imlek, Gong Xi Fa Cai. Semoga semangat keberanian, optimisme, dan persaudaraan terus menguat dalam perjalanan bangsa,” tutup nya

Continue Reading

Metro

Plantas Restaurant Hadirkan “Plantas Selera Ramadan”, Iftar Buffet Nusantara All You Can Eat di Moritz Hotel RSAB Harapan Kita

Published

on

By

Jakarta – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Plantas Restaurant menghadirkan promo spesial bertajuk “Plantas Selera Ramadan”, sebuah pengalaman berbuka puasa dengan konsep Iftar Buffet All You Can Eat yang mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia.

Berlokasi di Moritz Hotel RSAB Harapan Kita, promo ini mengusung tema masakan khas Nusantara dengan sajian autentik dari berbagai penjuru Tanah Air. Tamu dapat menikmati ragam hidangan khas Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi, mulai dari aneka takjil tradisional, hidangan pembuka, menu utama bercita rasa daerah, hingga pilihan dessert Nusantara yang menggugah selera

Konsep ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang lengkap, hangat, dan berkesan. Suasana Ramadan semakin terasa melalui dekorasi khas yang menghiasi area hotel dan restoran. Ornamen bernuansa Islami, pencahayaan hangat, serta atmosfer yang nyaman menciptakan momen kebersamaan yang istimewa bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Promo “Plantas Selera Ramadan” ditawarkan dengan harga spesial Rp140.000 nett per pax. Bagi tamu yang melakukan reservasi grup, tersedia harga khusus Rp135.000 nett per pax dengan minimum pemesanan 10 orang. Penawaran ini menjadikan Plantas Restaurant pilihan ideal untuk acara buka puasa bersama perusahaan, komunitas, maupun keluarga besar.

Tak hanya itu, Moritz Hotel RSAB Harapan Kita juga menghadirkan paket kamar spesial bertajuk “Harmony Ramadan” dengan harga Rp675.000 nett per malam, termasuk paket Iftar untuk 2 pax. Paket ini dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman sekaligus menikmati sajian berbuka puasa khas Nusantara dalam satu paket lengkap selama bulan Ramadan.

Sebagai bagian dari kemeriahan Ramadan, Moritz Hotel RSAB Harapan Kita juga menghadirkan voucher giveaway Iftar bagi para tamu dan pengikut setia. Informasi lebih lanjut mengenai program giveaway akan diumumkan melalui akun Instagram resmi @moritzhotelrsabhk pada periode 19 Februari 2026 hingga 19 Maret 2026.

Untuk informasi dan reservasi, tamu dapat menghubungi Moritz Hotel RSAB Harapan Kita melalui Instagram resmi @moritzhotelrsabhk, WhatsApp di +62 811 9745 679, atau mengunjungi website resmi www.moritzhotels.com.

Dengan konsep kuliner Nusantara yang autentik dan suasana Ramadan yang hangat, “Plantas Selera Ramadan” siap menjadi destinasi berbuka puasa pilihan di Jakarta tahun ini.

Continue Reading

Metro

Raden Dewi Setiani Bupati Pandeglang : Berhasil Tunjukkan Kinerja Terbaik Dorong Inovasi Transparansi Perkuat Sinergi Antara Pemerintah Desa dan Masyaraka

Published

on

By

Jakarta – Pandeglang Raih Penghargaan APDESI, Tegaskan Desa sebagai Fondasi Pembangunan Nasional Pandeglang Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang menegaskan komitmennya menjadikan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam sebuah agenda nasional yang dihadiri jajaran kementerian dan para pemangku kepentingan desa, sekaligus menjadi momentum penganugerahan penghargaan kepada Kabupaten Pandeglang atas kontribusinya dalam penguatan tata kelola pemerintahan desa dan percepatan pembangunan desa.

Penghargaan yang diberikan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) itu menjadi sorotan utama dalam agenda tersebut.

Kabupaten Pandeglang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam mendorong inovasi, transparansi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Koordinator Pangan, Bapak Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Bapak Menteri Dalam Negeri yang pada kesempatan ini diwakili oleh Bapak Sekretaris Jenderal Bapak Tomsi, serta seluruh jajaran Kementerian Desa,” ujar Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.

Menurut Bupati Dewi, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pengakuan atas kerja keras dan dedikasi para kepala desa beserta perangkatnya dalam membangun desa secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Jika desa kuat, insya Allah Indonesia akan kuat. Jika desa mandiri, kesejahteraan masyarakat desa dapat benar-benar terwujud,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, hingga percepatan transformasi digital desa. Karena itu, kolaborasi erat antara pemerintah desa, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat menjadi kunci utama.

Pemkab Pandeglang berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh desa untuk terus bergerak maju,

Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Para kepala desa diharapkan tetap menjadi pemimpin yang inovatif, berintegritas, dan terbuka terhadap kolaborasi demi terwujudnya desa yang mandiri, kuat, dan sejahtera.

Continue Reading

Trending