Jakarta — Exco Partai Buruh Kabupaten Nias Selatan, Anugerah Loi, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang diselenggarakan di Hotel Golden Boutique Jakarta, Kamis (22/01/2026).
Kongres ini secara resmi kembali menetapkan Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Presiden Partai Buruh dan H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh untuk masa jabatan 2026–2031.
Kongres Partai Buruh V mengusung tema “We Are Working Class Welfare State (Kami Kelas Pekerja Wujudkan Negara Sejahtera)”, sebagai penegasan arah perjuangan Partai Buruh dalam memperkuat peran politik kelas pekerja dan rakyat kecil di Indonesia.
Dalam keterangannya usai penutupan kongres, Anugerah Loi menyampaikan harapan besar dari buruh dan pekerja di Kabupaten Nias Selatan atas terpilihnya kembali Said Iqbal sebagai Presiden Partai Buruh. Menurutnya, masih banyak persoalan ketenagakerjaan di daerah yang membutuhkan perhatian serius, terutama menyangkut buruh nonformal.
“Di Kabupaten Nias Selatan, mayoritas pekerja adalah buruh nonformal, seperti pekerja rumah makan dan toko-toko. Hak-hak mereka, terutama soal upah, masih jauh dari ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK),” ujar Anugerah.
Ia menegaskan bahwa persoalan pengupahan menjadi isu utama yang akan terus diperjuangkan oleh Exco Partai Buruh Nias Selatan. Selain itu, Anugerah juga menyoroti kondisi pekerja dalam program MBG yang dinilai belum mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan secara layak.
“Banyak pekerja di sektor MBG yang upahnya tidak sesuai harapan dan belum mendapatkan perlindungan sebagaimana diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan, termasuk soal jaminan sosial dan hak-hak normatif lainnya,” jelasnya.
Anugerah menambahkan, tantangan lain yang dihadapi di daerah adalah masih minimnya pemahaman pekerja mengenai hak-hak perburuhan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi dan pendidikan perburuhan sebagai bagian dari tanggung jawab Partai Buruh dan serikat buruh di daerah.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pemahaman kepada para pekerja bahwa mereka adalah bagian dari buruh, dan Partai Buruh adalah rumah perjuangan mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Presiden Partai Buruh terpilih Said Iqbal menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan militansi kader, serta menjadikan Partai Buruh sebagai kekuatan politik rakyat pekerja yang diperhitungkan secara nasional.
Sedangkan Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli menegaskan pentingnya disiplin organisasi, penguatan administrasi partai, dan kerja kolektif dalam menghadapi agenda politik nasional, khususnya menuju Pemilu 2029.
Terpilihnya kembali Said Iqbal dan Ferri Nuzarli diharapkan mampu menjaga soliditas partai serta memperkuat peran Partai Buruh sebagai wadah perjuangan kaum buruh dan rakyat kecil di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah seperti Kabupaten Nias Selatan.