Connect with us

Metro

Deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Jakarta Timur Mendukung Prabowo-Gibran

Published

on

Jakarta, 20 Desember 2023 – Aliansi Advokat Indonesia Bersatu (AAIB) Jakarta Timur Menyelenggarakan Deklarasi Dukungan Prabowo-Gibran sebagai Capres & Cawapres 2024 di Golden Leaf Restaurant Jakarta pada hari Rabu, 21 Desember 2023.

Dalam Deklarasi AAIB Jakarta Timur dihadiri oleh Prof. Dr. Otto Hasibuan, S. H., M. M (Ketua Umum AAIB), Ebeneser Ginting S. H (Ketua AAIB Jakarta Timur),
Manganju Simanullang, S. H.,MH (Sekretaris AAIB Jakarta Timur), Rico Simanjuntak (Ketua Panitia Deklarasi AAIB Jakarta Timur), Bontor Tobing (Ketua AAIB Jakarta Selatan) maupun pengurus AAIB Jakarta Timur.

Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H.,M.M Ketua Umum AAIB menjelaskan bahwa Ratusan Advokat Jakarta Timur berkumpul disini untuk mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

Ini sudah kota yang kesekian, kita sudah lakukan di Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Barat, Cikarang dan Bekasi, Kalimantan Timur.

Kemarin di Jakarta Selatan kemudian sekarang Jakarta Timur. Banyak teman-teman yang betul-betul bergairah untuk bisa memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

Saya dapat telpon dari Magelang mereka telah deklarasi di Magelang. Ada juga di Lombok, Jawa Timur, juga Jawa Tengah. Saya kagum karena tiba-tiba mereka memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

Inisiatif ini tidak semata-mata dari saya, semua Advokat yang ada di berbagai daerah. Para Advokat mulai sadar berpolitik, berpolitik tapi kota tidak mau membawa organisasi.

Makanya namanya aliansi dari berbagai organisasi Advokat berkumpul bersama satu hati, pikiran dan cita-cita serta kemauan untuk mendukung Prabowo-Gibran.

Mayoritas Advokat memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran. Mereka menyadari betul bahwa perbaikan hukum ini diletakan di pundak Prabowo-Gibran.

Saya dan mereka yakin kalau dibawah kepemimpinan Prabowo-Gibran maka negara kita menjadi negara hukum yang baik dan eksistensi profesi advokat itu selama ini dianggap tidak ikut berpolitik itu mulai diperhitungkan.

Memang di negara manapun selalu advokat itu punya kemampuan dan pengaruh untuk ikut serta membangun hukum disuatu negara.

Di Amerika juga seperti itu. Kita berharap kepada Prabowo-Gibran untuk melakukan perbaikan hukum di negeri ini. Dengan adanya Prabowo-Gibran itu akan lebih optimal.

“Saya nanti di puncaknya bilamana nanti saya sebagai Wakil Ketua TKN berbicara dengan Pak Rosan Ketua TKN.

Mudah-mudahan nanti kita ambil waktu Prabowo yang khusus untuk deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu seluruh Indonesia.

Kita harapkan dari Papua, NTT, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh dan seluruh Indonesia akan berkumpul di Jakarta.

Kita harapkan itu terjadi di Bulan Januari sebelum masa tenang. Itu kita harapkan ribuan Advokat akan berkumpul,” tutupnya Otto Hasibuan.

Manganju Simanullang, S.H.,M.H Sekretaris AAIB Jakarta Timur menjelaskan bahwa Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Jakarta Timur adalah kumpulan dari Advokat lintas organisasi Advokat yang tergabung didalam aliansi AAIB.

Berikrar memberikan suara dan dukungan kepada Capres 02 untuk memenangkan Pilpres RI periode 2024-2029.

Tugas sementara kita adalah bagaimana seluruh Advokat secara khusus keluarga maupun link yang dimilikinya bahu membahu bisa memenangkan Paslon 02 Prabowo-Gibran untuk bisa menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.

AAIB Kepengurusan pusat yang diketuai Prof. Otto Hasibuan membuat acara gabungan yang lebih besar lagi dengan mengundang Prabowo-Gibran maupun tokoh-tokoh ataupun pihak-pihak yang berkaitan dengan hal tersebut.

“Anggota kita yang terdaftar di Jakarta Timur itu sudah puluhan ribu lintas organisasi Advokat. Kepengurusan AAIB sudah dimulai sejak tahun 2019 dan ini kelanjutan daripada AAIB yang didirikan tahun 2019 juga kebetulan mendukung Prabowo di Pilpres 2019.

Juga melanjutkan dukungan di Pilpres 2024 supaya bisa menjadi Presiden masa jabatan 2024-2029. Target kita Prabowo-Gibran menang satu putaran,” tutupnya Manganju Manullang.

PERNYATAAN IKRAR ALIANSI ADVOKAT INDONESIA BERSATU (AAIB) JAKARTA TIMUR

Kami para Advokat di Jakarta Timur yang tergabung dalam Aliansi Advokat Indonesia Bersatu (AAIB) Jakarta Timur , percaya dan yakin bahwa Prabowo-Gibran adalah calon Presiden dan wakil Presiden yang terbaik untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

Oleh Karena itu kami Aliansi Advokat Indonesia Bersatu (AAIB) Jakarta Timur, menyatakan dukungan, memberikan suara serta ikut memperjuangkan Prabowo-Gibran untuk dapat terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.

Kiranya Tuhan Merstui dan mengabulkan perjuangan kami.

Jakarta Timur, 20 Desember 2023. Atas nama

Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Jakarta Timur.

Continue Reading

Metro

DPC MKGR Jakarta Timur Siap Sukseskan Mubeslub DPP ORMAS MKGR*

Published

on

By

Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (DPC ORMAS MKGR) Kota Jakarta Timur menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Dewan Pimpinan Pusat ORMAS MKGR yang digelar Sabtu, 11 Juli 2026 di Jakarta.

Ketua DPC MKGR Jakarta Timur, Agus Harta, mengatakan Mubeslub merupakan forum tertinggi organisasi untuk memperkuat konsolidasi dan arah perjuangan MKGR ke depan. “Kami tegak lurus dengan keputusan DPP. Mubeslub ini jadi momentum MKGR untuk semakin relevan menjawab tantangan bonus demografi dan politik benefisial,” kata Agus Harta di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Turut hadir dalam persiapan Mubeslub jajaran pengurus DPC MKGR Jaktim, Sekretaris Gorbiyan Khurmaini dan Bendahara Meta. DPC MKGR Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pilar kaderisasi Partai Golkar berbasis kekaryaan dan gotong royong.

Continue Reading

Metro

Wakil Ketua DPRD Kulon Progo Apresiasi Sukses JIKF 2026 dan Sambut Kehadiran Biro Karya Post DIY

Published

on

By

KULON PROGO –10/7/2026, karyapost.com,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo yang akrab disapa Pak Yok, putra asli Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026.

Menurut Pak Yok, keberhasilan penyelenggaraan festival layang-layang bertaraf internasional tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi berbagai pihak. Ia menyampaikan penghargaan kepada Panitia JIKF 2026, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemerintah Daerah, serta seluruh dinas dan instansi terkait yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada RM Kukuh Hertriasning, Wayah Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono VIII sekaligus Pembina JIKF, atas perhatian dan komitmennya dalam menggali serta mengembangkan potensi kearifan lokal Kulon Progo. Salah satu misi penting yang terus didorong adalah mengangkat kembali keberadaan layangan Mondolan, warisan budaya turun-temurun yang memiliki nilai sejarah dan menjadi identitas masyarakat Kulon Progo agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga menanamkan rasa bangga kepada generasi muda agar terus mencintai dan melestarikan warisan leluhur,” ujar Pak Yok.

Sebagai tokoh yang telah dipercaya masyarakat dan mengemban amanah selama tiga periode sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo, Pak Yok menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas budaya, dan media massa dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Pak Yok juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas kehadiran Biro Karya Post di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia berharap media tersebut mampu menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan membangun.

“Semoga kehadiran Biro Karya Post dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pemberitaan yang positif mengenai berbagai program pembangunan di Kabupaten Kulon Progo. Kami berharap media dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengelola informasi yang mencerahkan, sehingga mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Kulon Progo yang semakin maju, berbudaya, dan sejahtera,” tutup Pak Yok.

Jurnalis Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

Rakernas LSB PP Muhammadiyah Bahas Pengembangan Ekosistem Seni Budaya untuk Dakwah Berkemajuan

Published

on

By

Jakarta – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan komitmennya menjadikan seni dan budaya sebagai pilar penting dalam dakwah berkemajuan, pembangunan karakter bangsa, serta penguatan peradaban Indonesia.

Kegiatan yang mengusung tema “Membumikan Dakwah Berkemajuan: Mengembangkan Ekosistem Seni dan Budaya yang Kreatif dan Inklusif” ini berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).

Rakernas dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, jajaran pimpinan Muhammadiyah, pengurus LSB dari seluruh Indonesia, serta sejumlah pegiat seni dan budaya.

Dalam sambutannya, Haedar Nashir menegaskan bahwa seni dan budaya bukan sekadar ekspresi estetika, tetapi memiliki peran strategis sebagai media dakwah yang mampu menyentuh dimensi kemanusiaan secara universal.

“Seni dan budaya merupakan bagian penting dari peradaban bangsa. Ketika kita mengembangkan seni budaya, sejatinya kita sedang membangun kebudayaan yang pada akhirnya melahirkan peradaban umat manusia,” ujar Haedar.

Ia menjelaskan, sejak Muhammadiyah memperkenalkan konsep dakwah kultural pada 2002, organisasi tersebut terus mendorong perubahan cara pandang terhadap seni budaya. Seni diposisikan sebagai media dakwah yang mencerahkan, memperhalus budi pekerti, membangun nilai kemanusiaan, sekaligus mendekatkan manusia kepada Allah SWT.

Haedar juga mencontohkan berbagai karya budaya yang telah menjadi identitas Muhammadiyah, seperti lagu Sang Surya, seni drum band, hingga bela diri Tapak Suci, yang tidak hanya memperkuat solidaritas warga persyarikatan, tetapi juga telah dikenal di tingkat internasional.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengajak Muhammadiyah memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional. Menurutnya, hadirnya Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri merupakan momentum penting untuk mempercepat pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia.

Fadli mengutip Pasal 32 Ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan bahwa negara berkewajiban memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.

Ia mengungkapkan, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar, dengan lebih dari 2.700 Warisan Budaya Takbenda, 743 Cagar Budaya Nasional, serta ratusan museum yang menjadi modal penting dalam memperkuat identitas bangsa.

Selain itu, berbagai temuan arkeologi terbaru, mulai dari lukisan gua tertua di dunia di Pulau Muna hingga artefak Islam awal di Bongal, Tapanuli Tengah, menunjukkan Indonesia memiliki sejarah peradaban yang sangat panjang dan menjadi salah satu pusat peradaban dunia.

“Temuan-temuan tersebut membuka ruang kajian baru mengenai sejarah Indonesia sekaligus memperkuat narasi bahwa bangsa ini memiliki warisan budaya yang sangat tua dan bernilai tinggi,” kata Fadli.

Ia juga menegaskan bahwa Islam dan kebudayaan tidaklah bertentangan. Sejarah membuktikan dakwah Islam di Nusantara berkembang melalui dialog budaya, akulturasi, serta pendekatan seni tanpa meninggalkan nilai-nilai tauhid.

“Film, musik, seni pertunjukan, kaligrafi, arsitektur masjid, hingga tradisi lokal dapat menjadi media dakwah yang efektif. Budaya adalah kekuatan lunak (soft power) yang harus terus dikembangkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli menawarkan berbagai peluang kerja sama antara Kementerian Kebudayaan dengan LSB PP Muhammadiyah, di antaranya melalui program Dana Indonesiana, pengembangan festival seni dan budaya, hingga Santri Film Festival sebagai ruang kreativitas generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Rakernas LSB PP Muhammadiyah diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah untuk membangun ekosistem seni budaya yang kreatif, inklusif, serta menjadikan seni sebagai instrumen dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan identitas serta peradaban bangsa Indonesia.

Continue Reading

Trending