Connect with us

TNI / Polri

Letkol Laut (P) Ari Sukmana Pimpin Upacara Dharma Samudera dan Tabur Bunga

Published

on

TNI AL, Kepulauan Anambas,- Diatas Geladak KAL Pulau Siantan I.4-52 di Perairan Tarempa, Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr.Opsla., pimpin pelaksanaan Upacara memperingati Hari Dharma Samudera dan Tabur Bunga , dengan tema ”Kobarkan Semangat Pertempuran Prajurit Jalasena Yang Tangguh, Profesional dan Modern”. Peringatan Hari Dharma Samudera di Lanal Tarempa diikuti oleh seluruh Prajurit Jalasena Lanal Tarempa baik Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS, Ketua Cabang 3 Korcab IV DJA I Ny. Tresna Ari Sukmana beserta Pengurus, Senin (15/1/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Lanal Tarempa membacakan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali pada peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2024 menyampaikan “Sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia diproklamasikan, kesadaran akan kedaulatan wilayah laut sudah terpatri dalam sanubari para pendiri bangsa.

Laut merupakan media pemersatu wilayah kepulauan yang didalamnya terkandung sumber kekayaan alam dan tempat penghidupan untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa. Oleh karena itu, kedaulatan wilayah laut harus ditegakkan meski harus dibayar dengan pengorbanan jiwa dan raga”.

“Pada masa perang kemerdekaan, keterbatasan Alutsista bukan menjadi halangan bagi para Prajurit Jalasena untuk mempertahankan integritas wilayah laut dari ancaman Angkatan Laut musuh. Pada puncaknya, Pertempuran Laut Arafuru 15 Januari 1962, menjadi coretan tinta emas dalam lembar sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Pekik “Kobarkan Semangat Pertempuran!!!”, yang digaungkan Komodor Yos Sudarso, menggambarkan heroisme para pahlawan sebagai pelopor semangat mewujudkan kemerdekaan bangsa.

Peristiwa heroik tersebut bukan hanya sekedar peringatan sejarah, melainkan perwujudan semangat rela berkorban. Perjuangan mereka dalam memperjuangkan kepentingan bangsa diatas segalanya, tidak hanya menyingkap sejarah kejayaan bangsa maritim, namun menyiratkan betapa nilai-nilai luhur kepahlawanan merupakan jati diri sejati prajurit matra laut,” kata Danlanal Tarempa dalam amanat Kasal.

Diakhir amanatnya, Kasal menekankan kepada seluruh Prajurit Jalasena untuk dapat mengaktualisasikan nilai-nilai patriotisme, kejuangan, kepahlawanan dan kepemimpinan yang telah diwariskan oleh para pahlawan, sebagai landasan utama dalam menjawab setiap tantangan yang semakin kompleks di era digitalisasi sekarang ini.

Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit Jalasena dimanapun berada dan bertugas, yang telah mempersembahkan dedikasi terbaik demi tegaknya kedaulatan dan keutuhan negara, serta keselamatan segenap bangsa.

Sementara itu, Komandan Lanal Tarempa menyampaikan kepada segenap Prajurit Jalasena Lanal Tarempa “Pedomani apa yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dalam amanat yang saya bacakan. Sebagai generasi penerus, mari kita bersama-sama menjaga dan meneruskan perjuangan para Pahlawan Samudera, kita isi waktu-waktu dalam penugasan ini dengan hal-hal yang positif.

Tingkatkan dedikasi dan profesionalisme serta terus gali ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang. Pahami tugas pokok Pangkalan TNI AL, perkuat soliditas antar prajurit dan jaga sinergitas antara TNI/Polri serta pemerintah daerah”.

(Pen Lanal Tarempa)

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI

Published

on

By

Jakarta- Polda Metro Jaya mencatatkan capaian membanggakan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 dengan menerima penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026). Penganugerahan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37/TK/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, yang dibacakan oleh Sesmilpres Mayjen Wahyu Yudhayana.

Merespons penghargaan prestisius tersebut, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menyampaikan rasa syukur mendalam. Menurutnya, penghargaan tertinggi dari kepala negara ini merupakan buah dari konsistensi seluruh jajaran dalam menjalankan program unggulan ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ serta buah dari sinergi kokoh bersama masyarakat.

“Penghargaan Nugraha Sakanti dari Bapak Presiden Prabowo ini adalah kehormatan luar biasa sekaligus kado Hari Bhayangkara ke-80 untuk seluruh warga Jakarta. Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel Polda Metro Jaya dan komitmen kolektif elemen masyarakat yang terus bergerak bersama kami menjaga stabilitas Ibu Kota,” ujar Komjen Asep, Rabu (1/7/2026).

Komjen Asep menegaskan bahwa penghargaan dari Presiden Prabowo ini akan menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran Polres hingga Polsek untuk meningkatkan pelayanan, memperketat koordinasi lintas sektoral, serta memperluas bakti sosial di masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi amanah besar. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta, Kodam Jaya dan seluruh masyarakat dalam menjaga wajah bangsa, dan memastikan Jakarta selalu stabil, aman, serta tertib untuk Indonesia,” ujarnya.

Komjen Asep menegaskan seluruh jajaran Polda Metro Jaya senantiasa mendukung seluruh program pemerintah. Seluruh pesan Presiden Prabowo dalam upacara Hari Bhayangkara ke-80 akan dijadikan sebagai kompas moral dalam bertugas.

“Kami juga menggarisbawahi dan siap melaksanakan poin demi poin arahan Bapak Presiden. Tidak ada kemakmuran tanpa stabilitas, dan tidak ada pertumbuhan investasi tanpa kepastian hukum. Polda Metro Jaya berkomitmen penuh menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas di Ibu Kota,” ujarnya.

Komjen Asep menjamin komitmen tersebut akan diwujudkan secara nyata di lapangan, termasuk di antaranya melalui program ‘Jaga Jakarta’ yang sudah berjalan. Program ini akan terus diintensifkan demi memastikan aparat senantiasa hadir dan dekat dengan masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi dari Pelapor Kehilangan STNK

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Kali ini, apresiasi disampaikan oleh Muhammad Nurfaqih usai mengurus laporan kehilangan STNK di SPKT Polda Metro Jaya, Rabu (1/7/2026).

Muhammad Nurfaqih mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas. Menurutnya, proses pembuatan laporan kehilangan berjalan dengan baik serta didukung sikap petugas yang ramah.

“Nama saya Muhammad Nurfaqih. Terima kasih kepada SPKT Polda Metro Jaya yang telah menerima laporan kehilangan kami. Pelayanannya baik dan ramah,” ujarnya.

Sementara itu, Ka Siaga SPKT Polda Metro Jaya, AKP Eko Sowandono, mengatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat dengan mengedepankan sikap ramah, responsif, dan profesional. Setiap laporan yang disampaikan masyarakat akan kami layani sesuai prosedur sehingga masyarakat merasa aman, nyaman, dan terbantu,” kata AKP Eko Sowandono.

Continue Reading

TNI / Polri

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Transformasi Berkelanjutan untuk Hadir dan Mengabdi kepada Masyarakat

Published

on

By

Bogor – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif dengan tetap menjadikan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di sela-sela Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).

Brigjen Pol. Trunoyudo mengatakan, usia ke-80 Polri memiliki makna historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan perjalanan panjang Polri tumbuh bersama rakyat.

“Hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat. Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Menurutnya, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Polri memiliki tugas sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum. Karena itu, keamanan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional.

“Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan merupakan modal utama pembangunan, baik dalam konteks sosial, ekonomi, maupun program pembangunan pemerintah. Oleh karena itu, Polri akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat, melindungi ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, melayani, membantu, serta melakukan penegakan hukum dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat “Polri untuk Masyarakat” tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang telah digelar sejak rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara.

“Makna Bulan Bakti Bhayangkara adalah Polri hadir di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan seperti bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, bazar UMKM, hingga program-program sosial lainnya menunjukkan bahwa Polri hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo juga menegaskan bahwa transformasi Polri terus berjalan secara berkelanjutan melalui empat bidang utama yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yakni transformasi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan. Transformasi tersebut diperkuat melalui digitalisasi layanan seperti Super Apps Polri, layanan darurat Polisi 110, hingga penguatan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan publik, Polri juga terus mendukung berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pemenuhan gizi bagi anak-anak, peningkatan kualitas pendidikan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, serta penguatan kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan transnasional.

Menurut Trunoyudo, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Kapolri selalu menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri untuk masyarakat. Walaupun Polri dituntut semakin modern dan adaptif, hakikatnya Polri harus tetap berada di tengah-tengah masyarakat. Integritas dan prestasi Polri diukur dari kepercayaan publik. Oleh karena itu, Polri akan terus meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral setiap insan Bhayangkara,” tutupnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Continue Reading

Trending