Connect with us

TNI / Polri

Danlanal Simeulue Terima Kunjungan Kerja Panglima Koarmada I di Mako Lanal Simeulue

Published

on

TNI AL, Simeulue,- Komandan Pangkalan TNI AL Simeulue Letkol Laut (P) Dwi Herdian Saputra, M.Tr.Opsla., terima kunjungan kerja Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Achmad Wibisono, S.E., CHRMP., bertempat di Markas Komando Lanal Simeulue, Senin (29/01/2024).

Kegiatan ini dimulai dengan penjemputan Pangkoarmada I beserta rombongan yang telah Landing menggunakan Pesawat Udara milik TNI AL dengan jenis CN235-220 MPA P-8306 bertempat di Bandara Lasikin yang disambut oleh seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Simeulue dan dilanjutkan dengan tradisi Peusijuek yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Kabupaten Simeulue.

Peusijuek merupakan sebuah prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh yang dalam rangkaian acara berupa mendoakan keselamatan dan kesejahteraan bersama sesuai dengan agama Islam yang dianut secara umum oleh masyarakat Aceh.

Setelah kegiatan tersebut, dilanjutkan dengan penyambutan oleh Keluarga Besar Lanal Simeulue bertempat di Mako Lanal Simeulue yang diawali dengan valripe, tarian adat Aceh (Ranup Lampuan) serta Yel-yel Prajurit Lanal Simeulue dan diakhiri dengan foto bersama.

Meriahnya sambutan tersebut merupakan bentuk rasa bangga atas kedatangan Pangkoarmada I ditengah-tengah Keluarga Besar Lanal Simeulue yang mampu menciptakan semangat baru.

Tidak hanya itu, adapun lanjutan kegiatan berupa laporan komando, jamuan ramah tamah dan acara Tatap Muka Pangkoarmada I dan Ketua DJA I beserta Keluarga Besar Lanal Simeulue, serta peninjauan Ketahanan Pangan Lanal Simeulue berupa budidaya ikan air tawar dan air laut serta penanaman Golden Mama yang baru dikembangkan.

Diakhir acara kunjungan kerja Pangkoarmada I, juga dilaksanakan jamuan makan malam dan ramah tamah bersama seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Simeulue bertempat di Pendopo Bupati Kabupaten Simeulue.

Turut hadir dalam kegiatan, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Achmad Wibisono, S.E., CHRMP., dan Ketua DJA I Ny. Ita Achmad Wibisono, Asops Pangkoarmada I Kolonel Laut (P) Elmondo Samuel Sianipar dan Ny. Rosita Elmondo, Askomlek Pangkoarmada I Kolonel Laut (P) Yarli Kemal Mirza dan Ny. Naila Yarli Dipura, Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Tony Herdijanto, SE., M.Sc., Pj. Bupati Simeulue, Ahmadlyah, S.H., Ketua DPRK Simeulue Irwan Suharmi, S.E., M.Si., Dandim 0115/SML Letkol Kav Mahdan Almahirsyah, S.Sos., M.Si., Danlanal Simeulue Letkol Laut (P) Dwi Herdian Saputra, M.Tr.Opsla., Kapolres Simeulue AKBP Sujoko, S.I.K., Kajari Simeulue Yuriswandi, S.H., Perwira Staf dan Anggota Lanal Simeulue, Ketua Jalasenastri Cabang 8 Korcab I DJA I Ny. Mirna Herdian Saputra, para kepala SKPK Kabupaten Simeulue, dan para tamu undangan lainnya.

(Pen Lanal Simeulue)

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Published

on

By

Jakarta,  – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain area Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel, jajaran Polres sebanyak 372 personel, serta BKO sebanyak 1.400 personel. Unsur BKO tersebut meliputi TNI sebanyak 200 personel, Korbrimob sebanyak 900 personel, dan Korsabhara sebanyak 300 personel.

Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan menyampaikan aspirasi di beberapa lokasi. Di area Monas diperkirakan terdapat massa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Sementara itu, massa lainnya direncanakan berada di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan dilakukan secara preemtif, preventif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Petugas juga disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” katanya.

Kombes Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian terdekat atau Call Center 110.

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Trending