Connect with us

Metro

Raih Akreditasi Paripurna, Klinik Pratama Rutan Cipinang Jadi Daya Tarik Studi Tiru Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang

Published

on

Jakarta – Usai mendapatkan Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kini Poliklinik Rutan Kelas I Cipinang menjadi salah satu tempat untuk dilakukannya studi tiru bagi Klinik UPT Pemasyarakatan.

Pada kesempatan ini, Rutan Kelas I Cipinang menerima kunjungan dari Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dalam rangka studi tiru pencapain akreditasi paripurna serta dalam rangka penyelenggaraan layanan kesehatan bagi Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (31/1).

Kunjungan yang dipimpin oleh Kalapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Prihartati beserta rombongan disambut baik oleh Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali beserta jajaran yang kemudian diarahkan ke ruangan untuk berdiskusi dan sharing informasi tentang inovasi dan perubahan apa yang sudah di lakukan Poliklinik Rutan Kelas I Cipinang sehingga mendapatkan Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan.

Kemudian rombongan Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang di ajak untuk melihat langsung ke area Poliklinik untuk meninjau fasilitas dan inovasi yang sudah dijalankan oleh Rutan Kelas I Cipinang.

Setibanya di area Poliklinik, Rombongan Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang melakukan komunikasi tanya jawab dengan petugas atau dokter mengenai pelayanan kesahatan yang diberikan kepada warga binaan dimulai dari ruangan pendaftaran, poli umum, poli gigi, ruang inap, ruang obat, sampai diruangan laboratorium poliklinik.

Bukan hanya poliklinik saja yang mengalami perubahan, Rombongan Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang pun diajak berkeliling untuk melihat berbagai macam pelayanan yang berada di Rutan Kelas I Cipinang, seperti ruang layanan kunjungan dengan implementasi Aplikasi Senyaman, Ruang Belajar Santri, hingga melihat perubahan Dapur Sehati Rutan Cipinang.

Dalam kesempatan itu, Kalapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Prihartati mengucapkan terima kasih atas penerimaan dari Rutan Cipinang dan kami memberikan apresiasi yang luar biasa terkait pelayanan dan inovasi yang ada Rutan Cipinang termasuk Poliklinik.

“Saya sangat merekomendasi seluruh Kepala SatKer untuk mencontoh Dapur dan Poliklinik yang ada disini. Rutan Kelas I Cipinang dengan kapasitas 3000 lebih dapat melayani seluruh warga binaannya dengan baik, itu luar biasa, salut untuk Karutan beserta jajarannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, “Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Lapas Perempuan Tangerang dapat mendapatkan pembelajaran dan mengadopsi serta meniru beberapa hal yang sudah dilakukan oleh Rutan Kelas I Cipinang yang nantinya dapat di contoh untuk perbaikan di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dan juga menjadi contoh bagi seluruh UPT lainnya,” ujar Prihartati.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Rutan Kelas I Cipinang Sukarno Ali juga mengucapkan terimakasih atas kedatangannya dan jadikan moment kunjungan ini sebagai motivasi dan ajang belajar bersama untuk memberikan pelayanan terbaik baik bagi masyarakat dan Warga Binaan,” tandasnya

Continue Reading

Metro

Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

Published

on

By

Jakarta, 4 April 2026 – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta menggelar kegiatan Silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (4/4/2026) dengan penuh khidmat dan kehangatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus, anggota, serta masyarakat luas setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen umat Islam di wilayah DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan Muhammadiyah DKI Jakarta menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, kegiatan silaturahmi ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berkemajuan.

“Melalui momentum Idul Fitri ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan rangkaian kegiatan seperti tausiyah, ramah tamah, serta doa bersama. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam ajaran Islam.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Muhammadiyah DKI Jakarta berharap silaturahmi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Continue Reading

Metro

MENGENANG 1 TAHUN WAFATNYA FOUNDER MANGGALA FURNITURE BAPAK H. WIYADI WONGSO MEGGOLO

Published

on

By

Klaten  — Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti acara peringatan satu tahun wafatnya Bapak H. Wiyadi Wongso Meggolo, Founder Manggala Furniture, yang digelar pada Jumat malam Sabtu, 4 April 2026 di Klaten Jawa tengah.

Kegiatan ini menjadi momentum doa bersama sekaligus refleksi atas perjalanan hidup almarhum yang dikenal sebagai sosok pekerja keras dan inspiratif.

Acara yang dihadiri oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., tersebut juga diikuti oleh seluruh karyawan Manggala Furniture serta tamu undangan khusus dari berbagai kalangan. Kehadiran para undangan menambah kekhidmatan suasana, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum selama hidupnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa dan tahlil bersama, dilanjutkan dengan Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh Gus Muwafiq.

Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para hadirin untuk merenungi hakikat kehidupan manusia, mulai dari asal mula penciptaan hingga perjalanan hidup menuju kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat.

Gus Muwafiq juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara usaha lahiriah dan kekuatan spiritual. Menurutnya, kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi juga dari keberkahan hidup serta kedekatan kepada Allah SWT.

Manusia itu dilahirkan dengan fitrah, kemudian diuji dalam perjalanan hidupnya , yang mampu menjaga niat, usaha, dan doa, insyaAllah akan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat,” ungkapnya di hadapan para jamaah.

Selain sebagai ajang mengenang, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar keluarga besar Manggala Furniture.

Semangat kebersamaan yang diwariskan oleh almarhum diharapkan terus hidup dan menjadi pondasi dalam melanjutkan perjuangan serta mengembangkan usaha yang telah dirintisnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohonkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT bagi almarhum Bapak H. Wiyadi Wongso Meggolo.

Harapan besar turut disematkan agar nilai-nilai kebaikan yang telah beliau tinggalkan dapat terus menginspirasi generasi penerus.

Jurnalis: Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

Korban Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Orang Tua Tuntut Keadilan

Published

on

By

Jakarta — Kasus dugaan peluru nyasar yang melukai dua anak saat kegiatan sekolah di Gresik pada Desember 2025 terus menuai sorotan. Orang tua salah satu korban, Dewi Murniati, mendesak adanya kejelasan tanggung jawab dan penegakan hukum atas insiden yang diduga melibatkan latihan tembak satuan Marinir TNI AL di Karangpilang, Surabaya.

Dewi Murniati, ibu dari Darrell Fausta Hamdani (14), menyampaikan kronologi kejadian kepada awak media di Sukabumi Utara, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa insiden terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, saat dua siswa tengah mengikuti kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah di Gresik. Tiba-tiba, keduanya diduga terkena peluru nyasar.

“Anak kami menjadi korban saat berada di lingkungan sekolah. Ini sangat kami sesalkan dan kami menuntut kejelasan serta keadilan,” ujar Dewi.

Menurutnya, setelah kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban. Dalam proses itu, pihak yang mengaku sebagai perwakilan satuan sempat menemui keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf.
Namun,

Dewi mengungkapkan adanya kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Ia menyebut, keluarga sempat diminta menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan serta tidak melaporkan insiden tersebut ke publik.

“Kami diminta untuk tidak melaporkan dan tidak memviralkan kejadian ini. Tapi bagi kami, ini menyangkut keselamatan anak dan harus ada pertanggungjawaban jelas,” tegasnya.
Operasi Sempat Tertunda

Dewi juga menyoroti proses medis yang dialami anaknya. Ia menyebut, operasi pengangkatan peluru sempat mengalami penundaan selama beberapa jam akibat adanya perdebatan terkait fasilitas kamar perawatan.

“Operasi yang seharusnya segera dilakukan justru tertunda. Bahkan setelah operasi, ada pihak yang meminta peluru yang diambil untuk diserahkan, padahal itu adalah barang bukti,” ungkapnya.

Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya mengganggu proses penyembuhan korban, tetapi juga berpotensi menghambat proses hukum.

Upaya Mediasi Mandek

Pihak keluarga mengaku telah menempuh jalur mediasi dengan perwakilan satuan pada Januari 2026. Namun, upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil karena sejumlah pertanyaan penting tidak mendapatkan jawaban.

Di antaranya terkait evaluasi latihan tembak, tanggung jawab atas korban, serta jaminan masa depan anak yang mengalami trauma dan luka fisik.

“Tidak ada kejelasan. Bahkan kami justru mendapat kesan seolah-olah kesedihan kami ditukar dengan kompensasi,” ungkapnya

Continue Reading

Trending