Connect with us

TNI / Polri

Saka Bahari Binaan Lanal Lhokseumawe Laksanakan Pelatihan Bawah Air

Published

on

TNI AL, Lhokseumawe,- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe menggelar kegiatan Snorkling sebagai Syarat Kecakapan Khusus Pramuka Saka Bahari Binaan Lanal Lhokseumawe yang dilaksanakan di Kolam Renang PIM Komplek Perumahan PT. PIM Dewantara Aceh Utara, Minggu (11/02/2024).

Pada kesempatan tersebut, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Lhokseumawe Kolonel Laut (P) Andi Susanto melalui Pembina Saka Bahari Lanal Lhokseumawe Letda Laut Nongky membuka secara langsung Penyelenggaraan Latihan SKK Saka Bahari yang diikuti oleh Pamong Saka 1 orang, Dewan Saka 12 orang, Peserta Didik 15 orang, dan ⁠Instruktur Saka 2 orang.

Sejumlah materi latihan diberikan kepada para peserta meliputi latihan pengajaran teori juga praktek Kecakapan Kolam (LKK) dan Latihan Perairan Terbuka (LPT), cara pemakaian masker, snorkel dan pin, penyesuaian penggunaan masker, snorkel dan pin di air, serta cara melaju dengan kayuhan menggunakan pin tanpa kayuhan tangan.

Letda Laut Nongky menyampaikan bahwa hal ini merupakan rangkaian pelatihan dalam penyelenggaraan Pembinaan Saka Bahari Binaan Lanal Lhokseumawe yaitu kegiatan pengembangan kepada para Pinsaka Bahari di Kwartir Daerah, Cabang, Ranting dalam membina Saka Bahari.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat turut serta mendukung para generasi muda dalam meningkatkan kompetensi dan kecakapannya terutama dalam hal menyelam. Para adik-dik Pramuka Saka Bahari yang sudah mengikuti pelatihan ini dengan hasil yang baik nantinya akan dapat menanamkan kepada dirinya sendiri dan generasi muda lainnya untuk menambah kecintaannya dan kesadarannya kepada laut,” tambah Nongky.

Pada tempat terpisah, Danlanal Lhokseumawe menyampaikan bahwa ini merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Mengenalkan potensi maritim kepada generasi muda, serta menumbuhkan pemahaman dan kesadaran cara pandang khususnya Pramuka Saka Bahari dalam melihat ruang hidup bangsanya sebagai bangsa bahari, sekaligus menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda,” tutup Danlanal Lhokseumawe.

(Pen Lanal Lhokseumawe)

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Banjir di Muara Gembong

Published

on

By

Bekasi — Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri membagikan bantuan sembako kepada warga Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/2/2026). Kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian, empati, dan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir yang terdampak banjir.

Pembagian sembako dilakukan secara langsung dan humanis. Saat menuju lokasi, Kapolda menyusuri permukiman warga dan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan.

Kapolda mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir yang terdampak banjir. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasakan kehadiran negara, khususnya saat menghadapi kondisi sulit akibat banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga,” ujarnya.

Selain membagikan sembako, Kapolda Metro Jaya juga meninjau kawasan tambak udang di Muara Gembong yang merupakan bagian dari ekosistem rantai pasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga meski wilayah tersebut sempat terdampak banjir.

Menurut Kapolda, meski kondisi banjir sempat memengaruhi aktivitas masyarakat dan sektor perikanan, pengelola tambak bersama para pekerja telah melakukan langkah antisipasi, termasuk pemasangan jaring pembatas, agar ikan dan udang tidak lepas.

Hasil panen dari tambak tersebut nantinya akan didistribusikan untuk mendukung pasokan pangan SPPG Polda Metro Jaya sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad: Jadilah Komandan yang Bisa Dipercaya dan Mengayomi Anggota

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa setiap komandan di lingkungan TNI Angkatan Darat harus menjadi figur yang bisa dipercaya dan mampu mengayomi anggotanya dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memberikan pengarahan kepada peserta Uji Kemampuan Komandan Satuan (Dansat) TNI AD, mulai dari pejabat setingkat Perwira Tinggi hingga Komandan Kompi, di GOR Nanggala Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (4/2/2026), di akhir rangkaian pelaksanaan uji kemampuan komandan satuan.

Kasad juga menekankan bahwa komandan satuan memegang peran sentral dalam membentuk kualitas prajurit dan satuannya. Menurutnya, komandan yang dipercaya dan mampu mengayomi akan melahirkan prajurit yang solid, loyal, dan berprestasi, sekaligus mampu memanfaatkan berbagai peluang pengabdian untuk kemajuan satuan dan anggotanya.

“Komandan satuan adalah mereka yang bisa dipercaya, mereka adalah orang yang bisa mengayomi (anggotanya). Semuanya ada di tangan anda-anda semua. Banyak hal yang bisa kita lakukan, dan terlebih lagi, itu akan menjadi bekal kita semua ke depannya,” tegas Kasad.

Lebih lanjut, Kasad mengingatkan bahwa peran komandan bukan hanya sebagai atasan, tetapi juga sebagai orang tua dan rekan bagi prajuritnya. Sikap tersebut harus melekat dalam kepemimpinan sehari-hari agar tercipta suasana satuan yang harmonis, profesional, dan siap mendukung kebijakan negara dalam memajukan bangsa melalui optimalisasi potensi sumber daya nasional.

Pada kesempatan itu, Jenderal Maruli Simanjuntak juga meminta para komandan satuan untuk peka terhadap perkembangan situasi, menjaga loyalitas tegak lurus, serta menunjukkan prestasi yang membanggakan. Ia menegaskan pentingnya kekompakan, menjadikan keamanan negara dan pembangunan untuk masyarakat sebagai prioritas utama, serta menghindari segala bentuk kegiatan ilegal yang dapat merugikan negara dan rakyat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kesiapsiagaan Medis di Lapangan, Wakasad Lantik 1.673 Tamtama Kesehatan

Published

on

By

JAKARTA, — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memperkuat kesiapsiagaan medis di lapangan melalui pelantikan 1.673 prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang III Tahun Anggaran 2025 kecabangan Kesehatan. Pelantikan dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdikajen), Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026).

1.673 Tamtama kesehatan tersebut merupakan bagian dari total 21.885 Tamtama remaja yang dilantik secara serentak dari berbagai kecabangan pada Dikmata Gelombang III T.A. 2025. Seluruh prajurit telah menempuh pendidikan dasar keprajuritan selama dua bulan di berbagai lembaga pendidikan TNI AD sebagai bekal awal pembentukan sikap, mental, dan fisik prajurit.

Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan Wakasad, disampaikan bahwa pendidikan intensif tersebut bertujuan membentuk prajurit TNI AD yang tangguh, profesional, dan berkarakter, berlandaskan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI melalui pembinaan fisik dan mental yang terintegrasi.

“Pendidikan yang kalian jalani merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan kekuatan TNI AD yang telah dirancang secara sistematis oleh Presiden Republik Indonesia. Strategi ini ditindaklanjuti oleh lembaga pendidikan secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan pengembangan satuan-satuan baru di seluruh wilayah Indonesia,” kutip Wakasad.

Lebih lanjut disampaikan bahwa di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan tugas, kehadiran prajurit kesehatan diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penugasan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pelayanan kesehatan di daerah.

Para prajurit yang baru dilantik selanjutnya akan mengikuti pendidikan kejuruan kesehatan selama satu bulan sebelum ditempatkan pada satuan-satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran satuan ini dinilai strategis dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan dampak bencana, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending