Connect with us

TNI / Polri

Rapat Anggota Tahunan Premier Koperasi Angkatan Laut Lanal Bandung Tahun 2024

Published

on

TNI AL, Bandung,- Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr.Hanla., selaku Pembina Primkopal secara resmi membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Premier Koperasi Lanal Bandung Tahun Buku 2023, bertempat di Aula Mako Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8 Kota Bandung, Rabu (28/2/2024).

 

Tema kegiatan “Dengan Sinergitas Koperasi Angkatan Laut, Kita Bangun Pilar Usaha Yang Mandiri dan Handal Guna Mewujudkan Kesejahteraan Anggota KOPAL Beserta Keluarganya”, pelaksanaan RAT Tahun 2024 di Lanal Bandung dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh Prajurit serta PNS Lanal Bandung dengan menghadirkan Kepuskopal yang diwakili oleh Bendahara Kepuskopal Letkol Laut (S) Dedy Prabowo, Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Jabar Ir. Rachmat Taufik Garsadi, M.Si., Ketua Dekopinwil Jabar Dr. H. Mustopa Djamaludin, M.Si., Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (Disperindagkop, UMKM).

 

Komandan Lanal Bandung dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus Primkopal Lanal Bandung yang telah berupaya melaksanakan RAT sesuai dengan jadwal Puskopal Koarmada I. Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja Primkopal Lanal Bandung Tahun Buku 2023 yang telah diputuskan bersama dalam rapat anggota tanggal 27 Februari 2023 adalah landasan dan pegangan bagi pengurus dan pengawas Primkopal didalam melaksanakan tugasnya selama ini telah dilaksanakan dengan baik.

 

Dalam pelaksanaan RAT ini, saya harapkan agar peserta RAT dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan saran, kritik, dan pendapat yang bersifat membangun demi kemajuan Primkopal Lanal Bandung serta dapat saling introspeksi diri, apakah kita sebagai anggota dan pemilik serta pengguna jasa koperasi selama ini telah memenuhi kewajiban kita, dan sebagai pengurus apakah telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana kerja, apakah kesejahteraan anggota beserta keluarganya sebagai tujuan koperasi sudah tercapai sesuai tema RAT pada tahun ini.

 

Diharapkan Keprimkopal yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan prestasi. selain itu, karena kebutuhan organisasi dalam hal ini Lanal Bandung. Maka Pengurus Koperasi Lanal Bandung telah memproses pendirian sebuah perusahaan terbatas yang Alhamdulilah sudah disyahkan oleh notaris yang diberi nama PT. Sauyunan Citra Priangan.

 

Dibuatnya PT ini untuk mendukung  Lanal Bandung saya sebagai Komandan dan selaku Pembina Primkopal Lanal Bandung senantiasa berusaha untuk memantau perkembangan dan bertindak sebagai motivator, fasilitator agar primkopal dapat lebih berperan dalam peningkatan kesejahteraan anggota dan keluarganya.

 

Selanjutnya dalam kesempatan ini pula secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada Kepuskopal Koarmada I, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat dan Ketua Dekopinwil Jawa Barat yang telah bersama-sama turut serta membina Primkopal Lanal Bandung, saya berharap kerja sama yang baik selama ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan koordinasi yang lebih dinamis. Akhirnya saya ucapkan selamat melaksanakan RAT, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan tuntunan dan perlindungan kepada kita semua sehingga keputusan dan kesepakatan yang dihasilkan nanti dapat bermanfaat bagi kita semua.

 

Hadir dalam pelaksanaan RAT Tahun 2024, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat Ir. Rachmat Taufik Garsadi, M.Si., Ketua Dekopinwil Jawa Barat Dr. H. Mustopa Djamaludin, M.Si., Palaksa dan Perwira Lanal Bandung, Pengurus Cabang 9 Korcab III Daerah Jalasenastri Armada I, Pengurus dan Pengawas Primkopal Lanal Bandung, serta Undangan Peserta RAT.

 

(Pen Lanal Bandung)

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Luncurkan Buku Strategi Pemberantasan TPPO di Era Digital

Published

on

By

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” pada hari ini, pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9. Rabu (21/1/2026)

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi publik untuk memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini semakin kompleks dan lintas sektor.

Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, purnawirawan Polri Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, serta Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah. Isinya merangkum pengalaman, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional dalam mencegah dan memberantas TPPO.

Wakapolri menegaskan bahwa TPPO saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional, melainkan telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga jaringan lintas negara. Karena itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif, mulai dari penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital masyarakat.

“Buku ini penting agar masyarakat tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya oleh Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” tegas Wakapolri. Ia juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan untuk disalahkan.

Bedah buku dilakukan langsung oleh para penanggap ahli dan akademisi nasional, yaitu Poengky Indarty, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, Prof. Dr. Nurini Aprilianda, Prof. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, Prof. Dr. Ani Purwanti, dan Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa. Para penanggap menilai buku ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis kebijakan karena memotret langsung praktik penanganan TPPO di lapangan.

Wakapolri berharap buku ini dapat dibaca luas oleh masyarakat sebagai sarana edukasi dan kewaspadaan bersama. Dengan memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO yang dilakukan Polri bersama kementerian/lembaga, masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang, khususnya terhadap perempuan dan anak, di era digital yang terus berubah.

Continue Reading

TNI / Polri

Transformasi Digital Korlantas: ETLE Drone Kini Pantau dan Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Published

on

By

Jakarta, – Korlantas Polri terus mengembangkan transformasi digital di bidang penegakan hukum dengan pemanfaatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berbasis drone sebagai bagian dari revolusi udara dalam pemantauan dan penegakan hukum lalu lintas.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menjelaskan bahwa saat ini Korlantas Polri telah memiliki berbagai jenis ETLE, mulai dari ETLE statis, ETLE handheld, hingga ETLE drone.

“ETLE drone itu bagian daripada revolusi (penegakkan hukum lalu lintas melalui) udara. Ruang hampa yang kita transformasi menjadi ruang strategis nasional untuk bisa memantau kondisi lalu lintas, termasuk juga penegakan hukum,” ujar Kakorlantas pada (21/1/2026).

Menurutnya pengembangan ETLE drone menjadi bagian dari transformasi digital Korlantas Polri dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Dengan pemanfaatan teknologi digital, masyarakat diharapkan semakin patuh saat berekendara.

“Ini bagian daripada semangat kita untuk merubah bagaimana revolusi (penegakkan hukum lalu lintas melalui) udara melalui transformasi digital. Ini tentunya nanti akan membuat masyarakat patuh berlalu lintas, taat dengan dirinya sendiri karena dipantau dengan alat-alat digital,” jelas Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Dalam kesempatan tersebut, Korlantas Polri juga menerima kunjungan dari Kepolisian Hong Kong serta Komisi III DPR RI. Kunjungan ini menjadi momentum diskusi dan benchmarking terkait pengembangan sistem penegakan hukum berbasis teknologi informasi.

“Hari ini kami senang dan bangga karena Polisi Hong Kong hadir untuk berdiskusi dan benchmarking ke Indonesia. Kami juga mendapat kunjungan dari Komisi III,” terangnya.

Terakhir, ia menambahkan penerapan ETLE drone masih dalam tahap uji coba, sistem tersebut telah mampu menjalankan proses penegakan hukum secara terintegrasi. Mulai dari menangkap pelanggaran, melakukan konfirmasi, hingga mengirimkan notifikasi kepada pelanggar.

“Walaupun masih uji coba, proses penegakan hukum melalui drone sudah bisa mengeksekusi dari mengcapture, mengonfirmasi, dan bahkan mengirim ke pelanggar. Pelanggar mengakui kesalahannya dan sudah mau membayar menggunakan BRIVA BRI,” tutup Kakorlantas.

Continue Reading

TNI / Polri

Wisuda 380 Perwira Remaja, Kasad: Gelar Akademik Bukan Tujuan Akhir

Published

on

By

JAKARTA,  — Gelar akademis bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi awal untuk pengabdian yang lebih luas, dan berdampak bagi satuan, masyarakat, bangsa dan negara di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman yang diiringi kemajuan teknologi digital dan siber.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., saat memimpin Wisuda 380 Perwira Remaja Abituren Akademi Militer (Akmil) Tahun Akademik 2025 Program 3 Tahun di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Selasa (20/1/2026).

Di momen tersebut, sebanyak 380 Perwira Remaja secara resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han). Mereka berasal dari lima program studi, yakni Manajemen Pertahanan, Administrasi Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Teknik Elektronika Pertahanan, dan Teknik Sipil Pertahanan, dengan capaian akademik terbaik di masing-masing program studi.

Kasad mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas capaian yang diraih selama menempuh pendidikan di Akademi Militer. “Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, refleksi kedisiplinan, serta semangat belajar yang tinggi selama mengikuti pendidikan di Akademi Militer,” tuturnya.

Kasad menjelaskan bahwa pendidikan berorientasi terapan merupakan langkah strategis TNI Angkatan Darat dalam menyiapkan perwira yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga unggul secara intelektual serta adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saya meyakini, lulusan Sarjana Terapan Pertahanan Angkatan ke-16 ini akan menjadi motor penggerak perubahan di tubuh TNI Angkatan Darat. Teruslah berkarya, berinovasi, dan jadilah perwira yang mampu memberi warna dan dampak positif dalam setiap penugasan,” tegas Kasad.

Menutup sambutannya, Kasad berpesan agar para perwira muda terus memelihara semangat belajar melalui pendidikan formal maupun pengalaman empiris di lapangan, dengan tetap memegang teguh nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending