Connect with us

Metro

Roy Nikolas Mandey sebagai Ketua Umum APRINDO Hadiri Business Forum Tema “Inovation Dan Bussines Opportunites In The Ritel Industry In Indonesia: Perspective From APRINDO & AUMI”

Published

on

Jakarta, 13 Maret 2024 – Memorient Bersama Homelife mengadakan Business Forum dengan tema “Inovation Dan Bussines Opportunites  In The Ritel Industry In Indonesia: Perspective From APRINDO & AUMI” di JIEXPO Kemayoran Jakarta.

 

Dalam Businees Forum HDII DKI Jakarta ini hadir sebagai narasumber yaitu Roy Nikolas Mandey (Ketum APRINDO), Satria Gunayoman (Deputy Chairman For Coorperation & Invesment Indonesia Medium Enterprises Association (AUMI).

 

Roy Nikolas Mandey sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) mengatakan kepada Wartawan Elektronik ; “Ini menjadi suatu ujian dan tantangan supaya naik kelas dan melebihi dari yang sebelumnya, berarti kita harus ada rival di depan kita seperti menghadapi ujian itu berarti suatu rival dan tantangan hingga kita bisa naik kelas dan rivalnya itu adalah seperti yang sekarang kita saksikan dipameran ini dimana pameran ini memang impor produk yang diperkenalkan yang diinformasikan kepada masyarakat Indonesia.

 

Penting bagi kita supaya kita naik kelas dimana domestik kita harus lebih dari yang ada sekarang ini yang caranya berpartnership dulu dengan mereka yang mungkin melihat produk-produk ini dengan  mengkaji mengobservasi dan ujung-ujungnya mengimplementasikan, dari situlah akan ada kenaikan kelas bagi para pelaku UMKM kita baik dari hasil produknya, hasil packaging, konten maupun dari kuantitas itu akan naik kelas.

 

Sedangkan impor dan Ekspor merupakan suatu rumusan di PDB kita karena produk yang kita ekspor ini ke negara-negara yang saat ini di pameran Chinahomelife yang saat ini ada beberapa produk yang dari Cina seperti mainland, dimana Cina juga itu juga adalah market ekspor kita contohnya untuk market batubara kita termasuk CPO dan produk-produk asli Indonesia natural resources tentu kita harapkan meningkat.

 

Bagaimana mungkin kalau mereka juga ingin memperkenalkan produk-produk mereka yang mungkin belum banyak di Indonesia atau yang belum banyak diproduksi juga di Indonesia baru sebagian mungkin yang emudian kita menutup dan kalau kita menutup berarti Bagaimana dengan ekspor CPO dan batubara kita ke negara mereka maka dari itulah Keseimbangan itu perlu.

 

Berpartnership atau belajar dari transfer knowledge yang ada di sini saat ini dari dua hari ini dan yang kedua adalah 1 langkah keseimbangan supaya Ekspor kita juga dapat lebih diterima dapat lebih masuk ketika mereka juga memperkenalkan produk-produk mereka di Indonesia.

 

Kita harus perbanyak rival kita untuk bisa mengetahui mengapa mereka bisa buat dan menyerap digital ; apa kiat dan caranya disitulah liiterasi menjadi kata kunci untuk bisa menyerap teknologi 5.0, AI, Robotic, Clouds untuk dipakai para produsen produk dan jasa dan Literasi juga bisa meningkatkan rivalisasi untuk terus dijalankan setiap UMKM dan didukung oleh Pemerintah Indonesia,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

Niat Tulus Melayani PAN Kulon Progo akan Sambung Silaturahmi Hingga Tingkat Padukuhan di Kulon Progo

Published

on

By

Kulon progo,26/4/2026 – Karyapost.com,Keluarga besar DPD PAN Kulon Progo baru saja melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) bersama jajaran pengurus se-DIY.

Bertempat di kantor DPRD acara ini berjalan dengan penuh rasa kekeluargaan dan kesederhanaan.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPD PAN Kulon Progo, Bapak Agus Sugiarta, S.T.,menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati. Beliau berharap keberadaan partai bukan hanya soal politik, tapi benar-benar bisa menjadi manfaat bagi sesama, Alhamdulillah kepengurusan di tingkat Kapanewon sudah berjalan baik.

Niat kami selanjutnya dalam satu bulan ke depan, kami ingin sowan dan menyambung silaturahmi lebih dekat lagi hingga ke tingkat Kalurahan dan kanca-kanca Korduk di setiap Padukuhan.

Agus menjelaskan bahwa tujuan hadir hingga ke pelosok dusun ini supaya para kader bisa lebih cepat mendengar apa yang sedang dibutuhkan oleh warga.

Selain itu.Agus juga memiliki rencana untuk menjadikan Kantor PAN sebagai “Rumah Aspirasi”, Beliau ingin kantor tersebut menjadi tempat yang terbuka bagi seluruh warga Kulon Progo yang ingin mampir, berdiskusi, atau sekadar menyampaikan aspirasi.

Kami ingin kantor partai ini benar-benar menjadi rumah bagi warga maka siapa saja boleh datang Kami ingin belajar menjadi pendengar yang baik dan sebisa mungkin membantu memberikan solusi untuk kesulitan yang dihadapi masyarakat tambahnya.

Bagi PAN Kulon Progo, politik adalah jalan untuk pengabdian melalui semangat persaudaraan dan gotong royong, PAN ingin terus berjalan beriringan bersama warga demi Kulon Progo yang lebih baik dan lebih Makmur ,ujarnya kepada awak media.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren di Kediaman Habib Nuha Assegaf ( Taman Syurga Ngramang ), Ikhtiar Nyata Membangun Generasi Qur’ani

Published

on

By

Kulon Progo, 26 April 2026 karyapost.com  – Suasana penuh khidmat dan keberkahan menyelimuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren yang dilaksanakan di kediaman Habib Nuha Assegaf, beralamat di Pedukuhan Ngramang RT 20, RW 10, Ngramang, Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Ahad, 26 April 2026.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal berdirinya lembaga pendidikan Islam yang diharapkan mampu mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam mengamalkan ajaran agama. Acara dihadiri oleh para tokoh agama, masyarakat, serta jamaah yang antusias menyambut hadirnya pondok pesantren sebagai pusat pembinaan umat.

Prosesi peletakan batu pertama secara langsung dilaksanakan oleh Gus Ahmad Kafabihi Mahrus ( Lirboyo Kediri ), yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan penting tentang keutamaan menuntut ilmu dan peran pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pondok pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa “Pesantren adalah benteng moral umat maka dari sinilah lahir para penjaga agama, yang tidak hanya alim dalam ilmu, tetapi juga luhur dalam akhlak,” demikian pesan yang disampaikan.

Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya perjuangan besar yang dilandasi keikhlasan dan semangat kebersamaan.

Diharapkan, pembangunan pondok pesantren ini berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar, serta menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani yang mampu menerangi umat dengan ilmu dan keteladanan.

Momentum ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung dan mendoakan, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, merupakan bagian dari amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam setiap proses pembangunan ini, dan menjadikannya sebagai ladang kebaikan yang terus hidup hingga generasi mendatang.

Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren di Kediaman Habib Nuha Assegaf ( Taman Syurga Ngramang ), Ikhtiar Nyata Membangun Generasi Qur’ani

Published

on

By

Kulon Progo, 26 April 2026 karyapost.com  – Suasana penuh khidmat dan keberkahan menyelimuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren yang dilaksanakan di kediaman Habib Nuha Assegaf, beralamat di Pedukuhan Ngramang RT 20, RW 10, Ngramang, Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Ahad, 26 April 2026.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal berdirinya lembaga pendidikan Islam yang diharapkan mampu mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam mengamalkan ajaran agama. Acara dihadiri oleh para tokoh agama, masyarakat, serta jamaah yang antusias menyambut hadirnya pondok pesantren sebagai pusat pembinaan umat.

Prosesi peletakan batu pertama secara langsung dilaksanakan oleh Gus Ahmad Kafabihi Mahrus ( Lirboyo Kediri ), yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan penting tentang keutamaan menuntut ilmu dan peran pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pondok pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa “Pesantren adalah benteng moral umat maka dari sinilah lahir para penjaga agama, yang tidak hanya alim dalam ilmu, tetapi juga luhur dalam akhlak,” demikian pesan yang disampaikan.

Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya perjuangan besar yang dilandasi keikhlasan dan semangat kebersamaan.

Diharapkan, pembangunan pondok pesantren ini berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar, serta menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani yang mampu menerangi umat dengan ilmu dan keteladanan.

Momentum ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung dan mendoakan, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, merupakan bagian dari amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam setiap proses pembangunan ini, dan menjadikannya sebagai ladang kebaikan yang terus hidup hingga generasi mendatang.

Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Trending