Connect with us

TNI / Polri

Komandan Lanal Bandung Pimpin Upacara Bendera 17-an

Published

on

TNI AL, Bandung,- Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr. Hanla., memimpin Upacara Bendera 17-an di Lapangan Apel Markas Komando (Mako)  Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8 Kota Bandung, Senin (18/03/2024).

 

Bertindak selaku Komandan Upacara (Danup) Pa Ur Yar (BP) Lanal Bandung Lettu Laut (S) Yadi Suryadi, S.A.P., Upacara bendera yang dilaksanakan tersebut diikuti oleh segenap Perwira dan Prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lanal Bandung yang tergabung dalam pasukan upacara terdiri dari 1 Pleton Gabungan Perwira, Bintara Tamtama dan Pleton PNS Lanal Bandung.

 

Upacara Bendera 17-an diawali Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, pengucapan Sapta Marga serta pembacaan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia, serta diakhiri dengan Andika Bhayangkari.

 

Komandan Lanal Bandung membacakan amanat Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denny Hendrata, S.E., M.M., CHRMP., bahwa Upacara Bendera setiap tanggal 17 yang kita laksanakan secara rutin setiap bulan ini, esensinya merupakan pengejawatahan tugas kita melanjutkan perjuangan, menghormati, dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertaruhkan bangsa dan negara kita. Tugas kita hanya mempertahankan kemerdekaan, namun harus ingat bahwa tugas ini tidaklah mudah. Sebagai generasi penerus maka sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus meneguhkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara seperti yang telah dicontohkan oleh para pendahulu kita.

 

Oleh karena itu, saya ingatkan agar kita semua harus tanggap dalam menghadapi berbagai macam spectrum ancaman maupun manjadi garda terdepan dalam menghadapi beragam ancaman yang mengancam kepentingan dan keselamatan bangsa. Menghadapi situasi pasca pemilu masih banyak dinamika yang timbul sebagai konsekwensinya kompetisi demokrasi diseluruh pelosok negeri. Karena itu, seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Koarmada RI, agar benar-benar mampu membaca situasi dan kondisi yang ada, berikut segala kecenderungan perkembangan, sehingga kita sedapat mungkin meningkatkan pemikiran prediktif dengan langkah antisipatif dalam rangka menetapkan serta memelihara kondusifitas dan yang terpenting adalah menjaga netralitas dan memelihara soliditas TNI/Polri serta sinergitas dengan seluruh komponan bangsa lainnya.

 

Akhirnya, selaku Panglima Koarmada RI, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil di jajaran Koarmada RI atas segala dedikasi dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan fungsi dan bidang masing-masing, baik yang berada di Staf dan Pangkalan TNI Angkatan Laut, maupun yang masih berjaga di pulau-pulau terdepan dan di ujung perairan Samudera. Tingkatkan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pelihara jati diri sebagai Prajurit Sapta Marga. Teruslah bekerja dengan ketulusan hati dan keikhlasan berlandaskan pengabdian kepada Tuhan, bangsa dan negara.

 

(Pen Lanal Bandung)

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Tinjau Pembangunan Jembatan Armco di Hutanabolon, Tapanuli Tengah*

Published

on

By

Tapanuli Tengah — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau langsung pembangunan Jembatan Armco di Kelurahan Hutanabolon, Kec Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (9/1/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana, mengingat jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses vital untuk memulihkan mobilitas warga, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung percepatan bantuan kemanusiaan dan aktivitas masyarakat.

Kasad menyampaikan hingga saat ini TNI Angkatan Darat telah membangun 17 jembatan Bailey dengan target 40 unit. Sementara itu, jembatan Armco yang telah siap berjumlah 13 unit dan akan terus bertambah hingga mencapai 50 titik. Seluruh pembangunan dilakukan dengan perencanaan matang dan konstruksi yang kokoh agar mampu menopang kendaraan berat serta mendukung pemulihan fasilitas publik, termasuk sekolah dan sarana umum.

Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga mengerahkan 35 unit alat berat, termasuk 10 dump truk, guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kasad menegaskan bahwa percepatan pemulihan membutuhkan kerja keras, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif masyarakat agar hasil pembangunan benar-benar tepat sasaran.

Kasad juga menyampaikan perhatian Presiden RI terhadap percepatan rehabilitasi pascabencana. Menurutnya, fokus pemulihan tidak hanya pada pembangunan jembatan, tetapi juga perumahan, sarana dasar, dan penyediaan air bersih di sekolah guna mendukung masyarakat kembali beraktivitas secara normal dan berkelanjutan. Seluruh program pemulihan tersebut diarahkan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan mampu memperkuat ketahanan wilayah pascabencana.

Dalam kegiatan tersebut, Kasad didampingi Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Asintel Kasad, Aslog Kasad, Aster Kasad, Koorsmin Kasad, Sespri Kasad, ADC Kasad, serta pejabat utama Kodam I/BB, antara lain Irdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Kazidam I/BB, LO AU, Dandim 0201/Medan, Padal Pusziad, Waaster Kasdam I/BB, dan Pabandyamin Sinteldam I/BB.

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Tinjau Sekolah Terdampak Bencana dan Posko Pengungsi di Tapanuli Tengah*

Published

on

By

Tapanuli Tengah — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (9/1/2026). Kasad berangkat dari Lanud Soewondo menggunakan pesawat TNI AU CN A-2908 dan tiba di Bandara Pinangsori.

Setibanya di bandara, Kasad bersama Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Danrem 023/Kawal Samudera, Dandim 0211/Tapanuli Tengah, serta Bupati Tapanuli Tengah langsung meninjau SD Negeri 1A dan 1B di Kelurahan Tukka.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak bencana, kesiapan fasilitas pendidikan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mendukung pemulihan proses belajar mengajar pascabencana secara aman dan terarah.

Di sekolah, Kasad menyerahkan bantuan pendidikan berupa satu unit mesin sumur bor dan perlengkapan sekolah. Bantuan ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bersih sekaligus mendukung kelancaran proses belajar mengajar pascabencana. Selain itu, bantuan tersebut juga diharapkan meningkatkan kenyamanan siswa dan guru, serta menjadi stimulan bagi masyarakat untuk segera memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Posko Pengungsi Simpang Sipange dan sekolah darurat. Kasad meninjau langsung kondisi pengungsi, fasilitas pelayanan, serta proses pembelajaran sementara bagi siswa terdampak bencana. Kehadiran TNI AD diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat.

Kasad menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pemulihan pascabencana, khususnya untuk sektor pendidikan, perumahan, sarana dasar, serta penyediaan air bersih di sekolah. Sebanyak 35 unit alat berat, termasuk 10 dump truk, dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah. Kasad juga menegaskan pentingnya kerja keras dan kolaborasi dengan masyarakat agar pemulihan berjalan cepat dan hasilnya tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, Kasad didampingi Pangdam I/BB, Asintel Kasad, Aslog Kasad, Aster Kasad, Koorsmin Kasad, Sespri Kasad, ADC Kasad, serta pejabat utama Kodam I/BB, di antaranya Irdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Kazidam I/BB, LO AU, Dandim 0201/Medan, Padal Pusziad, Waaster Kasdam I/BB, Dandim 0211/Tapanuli Tengah, dan Pabandyamin Sinteldam I/BB.

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen*

Published

on

By

REDELONG,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang telah selesai dibangun oleh Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menandai pulihnya kembali akses transportasi utama masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat secara langsung meresmikan jembatan tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya pada jalur strategis penghubung antarwilayah.

Kasad menjelaskan bahwa di Kabupaten Bener Meriah, selain pembangunan jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara bertahap dan secepat mungkin sesuai perintah langsung Presiden RI.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini. Ke depan akan disurvei apakah lebih memungkinkan jika dibangun jembatan beton sederhana atau jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pemenuhan akses jembatan, khususnya bagi jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah di seluruh wilayah Indonesia, ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini juga diharapkan mampu kembali menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlancar arus transportasi pada jalur lintas nasional Takengon–Bireuen yang memiliki peran strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas warga.

Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal, atas kerja keras dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan Bailey ini sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lebih optimal, serta sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending