Connect with us

TNI / Polri

Dihari Pertama Kerja, Danlanal Tarempa Gelar Halal Bihalal Bersama Prajurit

Published

on

TNI AL, Kepulauan Anambas,- Hari pertama kerja usai Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi, Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr. Opsla., gelar Halal Bihalal bersama seluruh Prajurit Lanal Tarempa, bertempat di Lapangan Apel Mako Lanal Tarempa, Jalan Hangtuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (16/4/2024).

 

Segenap Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS, serta PHL yang berada di Mako Lanal Tarempa. Turut hadir dalam kegiatan Personel Posal jajaran Lanal Tarempa dalam penyelenggaraan Halal Bihalal yang sekaligus digunakan oleh Danlanal Tarempa untuk Jam Komandan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Lanal Tarempa menyampaikan arahan dan pesan kepada segenap prajurit Lanal Tarempa terkait pelaksanaan Libur, bahwa Cuti Lebaran telah usai berjalan dengan aman lancar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan dan menyampaikan perihal perkembangan isu serta berita yang saat ini berkembang agar menjadi perhatian seluruh Prajurit Lanal Tarempa.

 

“Terima kasih dan selamat datang saya ucapkan kepada seluruh Prajurit Lanal Tarempa yang telah usai melaksanakan Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M. Atas nama pimpinan dan pribadi serta keluarga, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin, mari kita jadikan momentum Lebaran ini sebagai pelebur dosa, kesalahan dan kekhilafan kita dimasa lalu dan mari kita songsong hari depan dengan penuh keikhlasan, semangat dan terus Solid,” ucap Danlanal Tarempa.

 

“Menyikapi perkembangan dan situasi yang berkembang saat ini, khususnya terkait permasalahan- permasalahan yang terjadi. Maka atas instruksi pimpinan dalam hal ini Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut, saya menghimbau kepada seluruh Prajurit agar tidak terprovokasi sehingga membuat tindakan yang dapat menceriderai nama satuan TNI AL khususnya Lanal Tarempa. Tetap jaga Sinergitas TNI dan Polri serta terus waspada terhadap oknum-oknum yang memanfaatkan situasi saat ini,” tambah Letkol Laut (P) Ari Sukmana.

 

Danlanal Tarempa juga menyampaikan kepada segenap Prajurit Lanal Tarempa baik di Mako maupun di Posal-Posal agar tetap menanamkan sikap humanis terhadap warga sipil serta peduli terhadap lingkungan sehingga keberadaan TNI AL Lanal Tarempa dapat dirasakan manfaatnya sehingga disegani oleh masyarakat setempat.

 

“Selama sebulan kita ditempa Iman kita melalui Puasa di Bulan Suci Ramadhan hingga meraih Kemenangan di Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M, semoga hal tersebut mampu menjadi pondasi seluruh Prajurit khususnya yang beragama Muslim untuk lebih mantap dan kuat Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga kita semua mampu bekerja dan mengabdikan diri untuk TNI pada umumnya serta TNI AL khususnya Lanal Tarempa dengan baik,” lanjut Komandan Lanal Tarempa .

 

Diakhir arahannya, Letkol Laut (P) Ari Sukmana menyampaikan pesan dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto agar segenap Prajurit membekali diri dengan Bela Diri Militer sebagai pegangan dan benteng untuk diri sendiri sehingga ketika dalam keadaan terdesak mampu bertahan dan melawan kemungkinan ancaman yang datang. Terus jaga kekompakan antar Prajurit Lanal Tarempa, pegang teguh Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Tri Sila TNI AL dalam melaksanakan tugas serta pengabdian di Lanal Tarempa.

 

Dengan diawali oleh Perwira disusul Bintara, Tamtama, PNS dan PHL, pelaksanaan Halal Bihalal berjalan hikmat, aman dan lancar. Selanjutnya segenap Prajurit Lanal Tarempa memulai aktivitas sesuai dengan PHST di satkernya masing-masing.

 

(Pen Lanal Tarempa)

Continue Reading

TNI / Polri

Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas

Published

on

By

Jakarta – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meminta seluruh personel yang bertugas dalam pengamanan Pasar Murah di Silang Monas, Jakarta Pusat, mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Personel diminta tegas, tetapi tidak arogan saat menjalankan tugas di lapangan.

Hal itu disampaikan Brigjen Pol Dekananto saat memimpin apel kesiapan pengamanan di Lapangan Ikada Monas, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan pasar murah tersebut rencananya dihadiri Presiden Republik Indonesia dan diperkirakan menyedot kehadiran masyarakat dalam jumlah besar.

ia menegaskan gelar pasukan bukan sekadar formalitas, melainkan pengecekan akhir kesiapan personel, kekuatan, serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan. Karena itu, ia meminta seluruh penanggung jawab sektor dan perwira pengendali benar-benar memahami ploting, pola bertindak, dan tanggung jawab masing-masing.

“Pengamanan ini harus dijalankan dengan serius sesuai rencana yang sudah disusun. Pahami titik ploting, cara bertindak, dan tanggung jawab masing-masing. Layani masyarakat dengan baik, tegas tapi tetap humanis, dan jangan sampai menimbulkan kesan arogan,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah kupon yang disebarkan kepada penerima manfaat mencapai 100 ribu. Karena itu, polisi mengantisipasi kemungkinan banyaknya warga yang datang ke kawasan Monas meski tidak memegang kupon ataupun gelang masuk.

Personel yang berjaga di pintu masuk diminta melakukan pemeriksaan secara selektif. Hanya warga yang memiliki tiket dan gelang yang diperbolehkan masuk ke area kegiatan, kecuali panitia.

Selain pengaturan akses masuk, Dekananto juga mengingatkan seluruh personel untuk mewaspadai potensi gangguan kamtibmas, termasuk copet, jambret, dan curanmor. Ia meminta Satgas Gakkum dari unsur Reskrim bekerja maksimal agar masyarakat yang datang tidak menjadi korban kejahatan.

“Pastikan tidak ada penerima manfaat yang justru menjadi korban kejahatan saat kegiatan berlangsung. Kehadiran kita harus benar-benar memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Brigjen Pol Dekananto menambahkan masyarakat diperkirakan mulai berdatangan ke kawasan Monas sejak pukul 15.00 WIB. Seluruh personel diminta segera menempati titik pengamanan masing-masing setelah apel dan memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai.

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

Published

on

By

Lampung – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut tingkat kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menurun hingga 7,8 persen dibanding tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan Sigit usai memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3/2026) siang.

Ia mengatakan penurunan ini terjadi ditengah peningkatan jumlah pemudik sebesar 20,49 persen atau mencapai 2,9 juta masyarakat dari tahun 2025.

“Tentunya saya juga berterima kasih kepada masyarakat dan juga seluruh anggota yang tahun ini bisa menjaga agar angka kecelakaan, khususnya terkait dengan fatalitas, ini bisa kita kurangi,” ujarnya kepada wartawan.

Secara khusus, Sigit mengatakan jumlah kasus kecelakaan yang berujung korban jiwa juga menurun sebanyak 112 kasus dengan total sebanyak 265 korban jiwa.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat memastikan kondisi fisik dan kendaraan selama arus balik kedua.

Ia mengingatkan agar masyarakat yang sudah lelah akibat perjalanan jauh untuk tidak memaksakan diri dan dapat beristirahat di tempat yang disediakan.

“Utamanya yang masih menempuh perjalanan cukup jauh, agar betul-betul hati-hati. Rest area, buffer zone, sudah disiapkan oleh pemerintah, manfaatkan dengan baik,” tuturnya.

“Sehingga pada saat kondisi kembali pulih, kembali fit, silakan melanjutkan perjalanan sehingga semuanya betul-betul bisa sampai tujuan dengan selamat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan hingga pagi tadi, jumlah kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta mencapai 2,5 juta kendaraan. Sehingga jumlah pemudik yang masih belum kembali tinggal tersisa 13 persen atau 385 ribu kendaraan.

“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati dan tinggal 13,07 persen agi yang harus kita hadapi. Mudah-mudahan ini semua bisa terus kita jaga dan kelola sehingga masyarakat yang mudik dan balik bisa menikmati perjalanan dan sampai di rumah dengan selamat,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Bareskrim Rampungkan Kasus Judi Online, Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Published

on

By

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala besar. Berkas perkara yang menjerat sejumlah tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Kasus ini bermula dari Laporan Polisi Nomor LP/A/20/VI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 5 Juni 2025. Dalam proses penyidikan, aparat menetapkan beberapa tersangka yang terbagi dalam tiga berkas perkara, yakni tersangka berinisial M.N.F. (Berkas I), Q.F. dkk. (Berkas II), serta W.K. (Berkas III).

Kepastian kelengkapan berkas tersebut tertuang dalam tiga surat dari Kejaksaan Agung RI tertanggal 13 Maret 2026, yang menyatakan hasil penyidikan telah memenuhi syarat formil dan materiil.

Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri, KBP Rizki Prakoso, mengatakan bahwa dengan dinyatakannya berkas perkara lengkap, proses hukum kini memasuki tahap penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21, kami akan segera melaksanakan tahap II berupa penyerahan tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum. Total barang bukti yang akan diserahkan berupa uang sebesar Rp55 miliar yang merupakan hasil dari aktivitas perjudian daring,” ujar KBP Rizki.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan JPU guna memastikan proses pelimpahan berjalan lancar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Rencananya, penyerahan tersangka dan barang bukti akan dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, KBP Rizki menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas praktik perjudian online yang dinilai meresahkan masyarakat serta berpotensi merusak tatanan sosial dan ekonomi.

Dengan dilimpahkannya perkara ke tahap penuntutan, diharapkan proses peradilan dapat segera berjalan dan memberikan kepastian hukum bagi para tersangka serta keadilan bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending