Connect with us

TNI / Polri

Bersama FKPD Bintan, Danlanal Bintan Hadiri Tabligh Akbar

Published

on

TNI AL, Bintan,- Bertempat di Masjid Besar Nurul Iman Kijang, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Komandan Lanal Bintan Letkol Laut (P) Eko Agus Susanto, S.E., M.M., bersama Forkopimda Bintan menghadiri acara “Sambung Rasa Halal Bihalal Bersama masyarakat,” Kamis (18/04/2024).

 

Acara “Sambung Rasa Halal Bihalal” yang diselenggarakan oleh masyarakat Kabupaten Bintan juga dihadiri oleh Ustadz Aswan Faisal (Kakak Kandung Ustdadz Alm Jerry Al Bukhari), yang juga dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Bupati Bintan Roby Kurniawan, SPWK, Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsit, S.I.P., Dandim 0315/TPI Kolonel Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P., M.I.P., Danlanud RHF Kolonel Pnb Andi Nur Abadi, S.T., M.M., Danlanal Bintan Letkol Laut (P) Eko Agus Susanto, S.E., M.M., Kapolresta Bintan AKBP Riky Ismoyo, S.I.K., M.M., Dansatrad 213 TPI Letkol Lek Oki Haryanto, S.T., Kafasharkan Mentigi diwakili Letkol Laut (T) Heldi Gustiar, Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Agama, dan masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bintan mengatakan bahwa, “Jadikan acara ini sebagai momentum kebangkitan dalam meneladani, mepedomani sebagai aktifitas rohani Islami yang ada pada diri kita masing-masing dengan Bersolawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW, sehingga dalam acara ini dapat menambah ilmu, pembelajaran, Iman dan Taqwa kita kepada Allah SWT”.

 

Dalam tausiahnya, Ustadz Aswan Faisal menyampaikan bahwa, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat bersolawat kepada Nabi Muhammad SAW, maka wahai orang yang beriman laksanakanlah segala perintahnya dengan bersholawat, berwudlu diteruskan sholat dan beristigfar, senantiasa bersyukur kepada Allah dengan memperbanyak melakukan apa yang diperintah Allah, serta senantiasa menjauhi larangan Allah dengan berakhlak yang mulia dalam kehidupan sehari-hari. Islam selalu mengajarkan tentang kebenaran kehidupan manusia mempunyai batas waktu yang telah ditentukan dan apabila masa waktu tersebut telah habis, maka tidak ada yang dapat menambah waktu tersebut tanpa kehendak dari Allah. Segala kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan balasan yang baik, dan marilah kita memperbaiki diri kita dan mempersiapkan diri hingga nanti tiba batas waktu yang telah di tentukan. Jangan kita bangga hanya karena kita beragama Islam namun kita harus menjadi Umat Islam yang taat dan berguna bagi orang lain semoga kita di berikan kebaikan oleh Allah SWT”.

 

(Pen Lanal Bintan)

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Published

on

By

Jakarta,  – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain area Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel, jajaran Polres sebanyak 372 personel, serta BKO sebanyak 1.400 personel. Unsur BKO tersebut meliputi TNI sebanyak 200 personel, Korbrimob sebanyak 900 personel, dan Korsabhara sebanyak 300 personel.

Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan menyampaikan aspirasi di beberapa lokasi. Di area Monas diperkirakan terdapat massa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Sementara itu, massa lainnya direncanakan berada di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan dilakukan secara preemtif, preventif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Petugas juga disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” katanya.

Kombes Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian terdekat atau Call Center 110.

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Trending