Connect with us

TNI / Polri

Dansesko TNI Pimpin Sertijab Dirbinjemen dan Dosen Ahli Bidang Strategi Sesko TNI

Published

on

PENHUMAS-SESKO TNI,-  Komandan Sesko TNI Marsda TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr (Han)., CHRMP., bertindak selaku Irup pada Upacara Serah Terima Jabatan Direktur Pembinaan Manajemen (Dirbinjemen) dan Dosen Ahli Bidang Strategi (Dosli Bidang Strategi) Sesko TNI,  bertempat di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Selasa (7/5/2024).

Pejabat yang melaksanakan sertijab adalah Dirbinjemen Sesko TNI dari Brigjen TNI Djonny Indramawan, S.E., kepada Kolonel Arh I Made Sudiana, S.E., , sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Latihan Sesko TNI sedangkan Dosen Ahli Bidang Strategi dari Brigjen TNI Budi Hariswanto, S.Sos., kepada Brigjen TNI A. Yudi Hartono, S.Sos., M.M., sebelumnya beliau Wadan Pusnerbad.

 

Kegiatan serah terima jabatan diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas dan pengambilan sumpah jabatan.

 

Komandan Sesko TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa rotasi jabatan bukanlah merupakan suatu hal yang baru dan pula bukan begitu saja terjadi, karena kalau kita lihat mengandung makna yang begitu dalam selain merupakan suatu Tour of Area atau Tour of Duty. Rotasi juga   merupakan suatu bentuk refresing atau penyegaran bagi personel yang pindah maupun juga organisasi.

 

Sertijab ini merupakan suatu pembinaan pendayagunaan sumber daya manusia agar  optimal dan juga merupakan suatu indikator bahwa kesinambungan kepemimpinan dan suatu organisasi dilaksanakan dengan baik. Dalam pergantiaan personel ada suatu harapan tersendiri berupa terwujudnya penyegaran manajemen yang berimplikasi dengan peranan Sesko TNI dalam menghadapi situasi yang terus berkembang. Apabila kita perhatikan tugas dan kewajiban Dirbinjemen dan Dosen Ahli Bidang Strategi maka akan terlihat nilai kegiatan strategis dalam seluruh upaya peningkatan dalam mutu pendidikan Sesko TNI. Dalam peningkatan seluruh tugas tentunya dituntut memiliki wawasan yang luas berpandang jauh kedepan serta mampu berfikir  secara objektif yang komprehensif dalam pelaksanaan tugas.

Selanjutnya Dansesko TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaaan yang  setinggi-tingginya  atas dedikasi dan loyalitas serta kinerja yang telah diberikan  secara optimal kepada lembaga Sesko TNI kepada Brigjen TNI Djonny Indramawan, S.E., dan Brigjen TNI Budi Hariswanto, S.Sos. Kepada  pejabat baru, Dansesko TNI  mengucapkan selamat datang di jabatan yang baru,  semoga dalam melaksanakan tugas tentunya tidak menemukan  hambatan yang lebih dan selanjutnya diharapkan mampu menciptakan inovasi-inovasi terbaik dalam rangka peningktan peran dan fungsi  jabatan yang diemban. Kegiatan diakhiri ucapan selamat, acara ramah tamah dan pemberian cinderamata.

Kegiatan diikuti oleh Wadan Sesko TNI Mayjen TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.M.,  para Pejabat Utama Sesko TNI, para Perwira, Ketua dan Wakil Ketua IKKI Pragati Wira Anggini Cabang BS III Sesko TNI beserta Pengurus.

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Published

on

By

Jakarta,  – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain area Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel, jajaran Polres sebanyak 372 personel, serta BKO sebanyak 1.400 personel. Unsur BKO tersebut meliputi TNI sebanyak 200 personel, Korbrimob sebanyak 900 personel, dan Korsabhara sebanyak 300 personel.

Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan menyampaikan aspirasi di beberapa lokasi. Di area Monas diperkirakan terdapat massa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Sementara itu, massa lainnya direncanakan berada di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan dilakukan secara preemtif, preventif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Petugas juga disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” katanya.

Kombes Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian terdekat atau Call Center 110.

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Trending