Connect with us

TNI / Polri

Komandan Lanal Tarempa dan Ketua Cabang 3 Korcab IV DJA I Laksanakan Kunker ke Posal Mengkait

Published

on

TNI AL, Kepulauan Anambas,- Wujud kepedulian kepada masyarakat Desa Mengkait Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas tempat berdirinya salah satu Pos TNI Angkatan Laut (POSAL) dibawah jajaran Lanal Tarempa yakni Posal Mengkait, Komandan Lanal Tarempa dan Ketua Cabang 3 Korcab IV DJA I laksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan tali asih berupa sembako kepada Personel Posal Mengkait dan melaksanakan Bhakti Sosial pengobatan gratis kepada masyarakat yang ada disekitar Posal Mengkait, yang berada di Desa Mengkait, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (8/5/2024).

 

Acara Kunjungan Kerja Komandan Lanal Tarempa beserta rombongan tersebut merupakan wujud kepedulian pemimpin  TNI Angkatan Laut dalam hal ini  Danlanal Tarempa kepada Posal di jajaran Lanal Tarempa dan masyarakat Kepulauan Anambas khususnya Desa Mengkait, dengan harapan keberadaan TNI AL (Lanal Tarempa) dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kepulauan Anambas.

 

Dalam kesempatan Kunjungan kerja tersebut, Komandan Lanal Tarempa memberikan tali asih berupa sembako kepada personel Posal Mengkait dan melaksanakan Bhakti Sosial berupa pengobatan gratis kepada masyarakat Desa Mengkait dan sekitarnya. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya Pemeriksaan Tensi, Pengecekan Darah meliputi Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat, dan  Konsultasi Kesehatan, serta Pemberian Obat secara gratis.

 

Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr. Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan kerja ini merupakan suatu hal yang biasa dilakukan oleh Komandan Satuan di wilayah kerjanya apa lagi di Desa Mengkait berdiri bangunan Posal Mengkait yang merupakan Posal Jajaran Lanal Tarempa. Namun kali ini Danlanal Tarempa membawa Tenaga Medis dari Balai Pengobatan Lanal Tarempa guna mengisi kegiatan kunjungan kerja dengan memberikan pengobatan secara gratis kepada masyarakat Desa Mengkait.

 

Danlanal Tarempa berharap keberadaan TNI AL khususnya Lanal Tarempa dimana di Desa Mengkait diwakili Posal Mengkait dapat dirasakan manfaatnya dan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat. Selain itu juga, Danlanal Tarempa menekankan kepada pengawak Posal Mengkait agar peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di Desa-Desa binaan dan tunjukkan elektabilitas Lanal Tarempa di wilayah kerja Posal Mengkait.

 

Dengan menggunakan Armada KAL Ambulance BRI-1, pelaksanaan yang dimulai keberangkatan dari Tarempa sejak pukul 07.00 WIB dengan menempuh perjalanan lebih kurang 3 jam mengarungi Perairan Kepulauan Anambas dan berakhir hingga pukul 15.00 WIB. Seluruh rangkaian acara kunjungan kerja Komandan Lanal Tarempa di Desa Mengkait berjalan dengan aman dan lancar.

 

(Pen Lanal Tarempa)

Continue Reading

TNI / Polri

Ganti Nopol Berjalan Lancar, Pemohon Apresiasi Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya

Published

on

By

Jakarta — Pengurusan ganti nomor polisi kendaraan di BPKB Polda Metro Jaya berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu disampaikan salah satu pemohon usai menyelesaikan proses pelayanan pada Rabu (13/5/2026).

Pemohon tersebut menyampaikan bahwa proses pengurusan berlangsung tanpa kendala. Ia juga menilai pelayanan yang diterima berjalan aman dan lancar. “Habis pengurusan ganti nopol. Prosesnya lancar, aman, tidak ada kendala,” ujarnya.

Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, tertib, dan transparan kepada masyarakat. “Pelayanan yang lancar dan jelas menjadi komitmen kami agar masyarakat merasa mudah dan nyaman dalam mengurus administrasi kendaraan,” ujarnya.

Melalui pelayanan tersebut, BPKB Polda Metro Jaya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Aman, Ratusan Gereja Dijaga

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya memastikan rangkaian ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus di gereja-gereja wilayah hukum Polda Metro Jaya berjalan aman dan lancar selama momen libur panjang 14-17 Mei 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan sebanyak ratusan tempat ibadah mendapat pengamanan dari personel Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran.

“Polda Metro Jaya memastikan kegiatan peribadatan Kenaikan Yesus Kristus hari ini berjalan aman dan lancar. Polres jajaran melaksanakan pelayanan pengamanan di sekitar 860 tempat ibadah di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Kombes Budi , Kamis (14/5/2026).

Selain pengamanan di gereja, polisi juga melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik keramaian, termasuk lokasi wisata dan pusat perbelanjaan yang diprediksi ramai saat libur panjang.

Kombes Budi mengatakan pihaknya juga mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti kemacetan, kriminalitas hingga penyebaran hoaks dan isu provokatif di media sosial.

“Seluruh personel diminta mengedepankan langkah humanis serta meningkatkan patroli dan pengawasan untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat tetap berhati-hati selama beraktivitas di masa libur panjang. Masyarakat diminta mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga barang berharganya saat bepergian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar rangkaian ibadah dan libur panjang dapat berjalan dengan nyaman. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam,” tuturnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Merkuri di Tanjung Priok

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Tanjung Priok menggagalkan dugaan penyelundupan merkuri atau air raksa melalui peti kemas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (13/5/2026). Dalam pengungkapan itu, polisi menyita 760 botol cairan berwarna perak berlabel Mercury Gold 1 Kilo.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan tersebut berkaitan dengan penegakan hukum, keselamatan masyarakat, serta perlindungan lingkungan hidup. Sebab, merkuri merupakan zat berbahaya yang peredarannya harus diawasi secara ketat.

“Pengungkapan ini penting disampaikan kepada masyarakat karena berkaitan dengan penegakan hukum, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan hidup,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Dr Vicktor D Mackbon menjelaskan, kasus ini terungkap pada Selasa (21/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, petugas Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Tanjung Priok memeriksa peti kemas di pos pemeriksaan Bea Cukai KPU Tanjung Priok.

Peti kemas bernomor MRSU 7176261 tersebut berkapasitas 40 feet tipe FCL. Berdasarkan dokumen pengiriman, peti kemas itu rencananya dikirim ke luar negeri.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan ratusan botol merkuri yang disimpan dalam selongsong karton. Selain itu, botol-botol tersebut disisipkan di antara 145 gulungan karpet untuk menghindari pemeriksaan.

“Para pelaku menyimpan merkuri dalam selongsong karton, kemudian menyisipkannya pada gulungan karpet sebelum dikirim menggunakan peti kemas,” ujarnya.

Selanjutnya, polisi menetapkan dua orang tersangka berinisial MAL dan H. Tersangka MAL diduga berperan mencari dan mengirimkan merkuri sesuai pesanan seseorang yang berada di luar negeri. Sementara itu, tersangka H diduga berperan sebagai pemasok merkuri kepada MAL.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pengiriman merkuri tersebut diduga berlangsung sejak 2021. Merkuri itu dijual dengan harga sekitar Rp 2,7 juta per kilogram.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi mengatakan, pengungkapan ini merupakan bentuk sinergi antara Bea Cukai dan Polda Metro Jaya dalam pengawasan ekspor.

“Merkuri ini barang berbahaya. Pengangkutan maupun ekspornya harus memiliki izin yang sangat terbatas dari kementerian atau lembaga terkait,” katanya.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sembilan saksi dan satu ahli. Adapun para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Lebih lanjut, Kombes Budi menambahkan, penyidik masih mendalami jalur distribusi, dokumen pengiriman, hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. Karena itu, ia mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas ilegal terkait merkuri.

“Kami mengajak masyarakat yang mengetahui informasi terkait perdagangan, pengangkutan, maupun penggunaan merkuri agar segera melapor melalui layanan kepolisian 110. Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, agar kehadiran Polri benar-benar membawa manfaat, keadilan, dan ketenangan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending