Connect with us

Metro

Continue the Spirit Together: Bali United Training Center, Sport Tourism, dan Harapan Prestasi di 2024

Published

on

JAKARTA – Senin, 27 Mei 2024, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk selaku induk dari Bali United melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa yang bertempat di Gedung Bali United, Jakarta.

 

Dilangsungkan di hari yang sama, RUPS Tahunan ini beragendakan pembacaan Laporan Keuangan Tahun Buku 2023, serta penyesuaian izin usaha yang dibahas dalam RUPS Luar Biasa.

 

Agenda RUPS ini juga kembali diselenggarakan bersama dengan Paparan Umum atau

Public Expose (PUBEX) yang menampilkan perkembangan kinerja serta rencana 2024 serangkaian unit usaha yang berada di bawah naungan Bali United.

 

Termasuk salah satunya adalah pencapaian Bali United Training Center yang kini sudah memiliki serangkaian fasilitas dengan standar kelas dunia.

 

Sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya, RUPS dan Public Expose ini dihadiri oleh jajaran komisaris Bali United di antaranya Jemi Wiyono Prihadi selaku Komisaris Utama, serta Eddy Soehartono dan Andy F. Noya sebagai Komisaris.

 

Turut hadir pula sejumlah direksi antara lain Yabes Tanuri sebagai Direktur Utama, serta jajaran direktur yakni Putri Paramita Sudali, Yohanes Adi Bunian Moniaga, dan Katherine Wianna.

 

Bali United Training Center: dari Jesse Lingard hingga Juan Sebastian Veron Bali United Training Center yang berdiri di atas lahan milik PT Bina Raya Perkasa di kawasan Sukawati, Gianyar, Bali di tahun 2023 telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dengan standar internasional.

 

Peningkatan fasilitas Bali United Training Center yang bertujuan untuk menjamin mutu pelatihan ini dibuktikan melalui pembanguna 8 lapangan, gym area, medical room, serta sejumlah fasilitas lainnya termasuk VVIP Area dan cold pool.

 

Ke depannya, Bali United Training Center ini juga sudah direncanakan untuk dilengkapi dengan fasilitas seperti restoran yang akan menempati semi outdoor multifunction area, lengkap dengan kitchen area.

 

Sejumlah pemain dunia juga telah berkesempatan menyambangi Bali United Training Center. Salah satunya adalah pemain bintang sekaligus legenda dari Manchester United, Juan Sebastian Veron, yang berkunjung pada Kamis, 1 Juni 2023 lalu.

 

Dalam kunjungan ini, Veron menyampaikan respon positif terkait sejumlah fasilitas yang ia jajal di sana. Bahkan, Veron juga mengatakan bahwa fasilitas-fasilitas yang dimiliki Bali United Training Center ini setara dengan training center yang dimiliki negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat.

 

Selain Veron, mantan pemain Manchester United dan Nottingham Forest, Jesse Lingard, menyambangi Bali United Training Center pada Senin, 12 Juni 2023.

Ini adalah kali pertama Lingard menyambangi sebuah klub dalam agenda kunjungan.

 

Bersama Yabes Tanuri, Lingard menikmati sejumlah fasilitas yang ada di Bali United Training Center seperti area gym dan ruang ganti.

 

Dalam kesempatan yang sama, Lingard juga melakukan fun football bersama Bali United Youth.

 

Tak hanya menerima kunjungan dari dua pemain legenda dunia, pelatih klub sepak bola Tokyo Verdy, Coach Nagata, juga berkesempatan mengunjungi dan berlatih di Bali United Training Center pada Minggu, 27 Agustus 2023.

 

Dengan fasilitas berkelas internasional dan sejumlah pengakuan dari tokoh sepak bola dunia, Bali United Training Center juga sudah menjadi venue langganan untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia dari berbagai kategori usia.

 

Sepanjang tahun 2023, Bali United Training Center juga dipilih menjadi training camp bagi tim nasional U-17 negara-negara seperti Polandia, Meksiko, Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat.

 

Bali United Training Center juga berkesempatan menjadi lokasi digelarnya laga persahabatan Piala Dunia U-17 antara Timnas Polandia versus Argentina.

Di tahun 2024, di Bali United Training Center juga akan didakan turnamen se-Asia Tenggara dengan tajuk Bali7s Tournament dengan total 550 laga, diikuti oleh 6 kelompok umur yang digelar selama tiga hari di bulan Juni yang akan dimonitor oleh Coach Indra Sjafri.

 

Bali United juga tengah mengangkat segmen sportainment untuk memberikan wadah- wadah baru bagi penggemar sepak bola terutama di Indonesia.

Bali United Training Center tak hanya dioptimalkan untuk kegiatan latihan maupun laga, tapi juga harus bisa menjadi salah satu pelopor sport tourism di Indonesia.

 

Selain itu, pengembangan unit usaha BOLA pada media sosial dan juga community juga akan terus dioptimalkan untuk mendukung program sport tourism yang dicanangkan.

 

Selama tahun 2023, Bali United melalui PT Kreasi Karya Bangsa (United Creative) juga mencatatkan telah memiliki 75 juta followers di media sosial, mengukuhkan United Creative sebagai the largest fans experience ecosystem di Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah KVIBES, Rahasia Gadis, Drama Ojol, dan lain-lain.

 

Jadi Wakil Indonesia di Liga Champions Asia 2023 dan Torehan Juara IFC U-15 Selain Bali United Training Center, Bali United sebagai klub sepak bola juga menorehkan sederet prestasi sepanjang tahun 2023.

 

Bali United didapuk menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang Liga Champions Asia (Asian Champions League) 2023 yang diselenggarakan di Hong Kong.

Tim Bali United lewat kelompok U-15 juga berhasil menjadi juara dalam turnamen usia muda International Football Championship (IFC) 2023 yang berlangsung di Lapangan Krida Mandala | Ketut Lotri, Desa Adat Kutuh.

 

Bali United U-15 berhasil mengungguli lawan, Putra Tresna U-15, dengan skor telak 4-0 pada Kamis, 15 Mei 2023 lalu.

 

Tak hanya U-15, skuad U-17 juga berhasil meraih sejumlah prestasi dalam Nusantara Open 2023 lewat kemenangan perdana di laga pertama melawan PSLS Lhokseumawe Sederet prestasi kelompok umur dan pemain muda ini tentunya selaras dengan komitmen Bali United untuk terus mencetak generasi-generasi penerus di bidang olahraga.

 

“Kita kembangkan talenta-talenta muda lewat Bali United Academy dan Bali7s International Youth Tournament demi kelangsungan bisnis serta masa depan Bali United,” ujar Yabes Tanuri dalam pernyataan resminya.

Dengan serangkaian prestasi ini, Bali United semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu klub sepak bola terbaik di Tanah Air. Tim manajemen juga semakin melebarkan sayap melalui serangkaian kerja sama baik di dalam negeri maupun di kancah persepakbolaan internasional, FIFA.

 

Di tahun 2023, manajemen Bali United melakukan pengembangan kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) pada tahun 2023 lalu, bersanding dengan sejumlah klub besar dunia.

Selain di level internasional, Bali United juga bekerja sama dengan pemerintah untuk turut memajukan sepak bola Indonesia dalam mencetak tenaga pendidik di bidang olahraga sepak bola, khususnya di Pulau Bali.

 

Di tahun 2024 ini, Bali United berharap bisa mencatatkan performa yang jauh lebih baik dari 2023, termasuk peningkatan pendapatan di seluruh pilar serta unit usaha.

 

Harapannya, tahun 2024 akan menjadi tahun kebangkitan prestasi dan pencapaian BOLA Group dibandingkan dengan 2023 silam.

Continue Reading

Metro

Pemkab Kulonprogo Dukung Penuh Jogja International Kite Festival 2026, Dorong Pariwisata Menuju Kancah Internasional

Published

on

By

Kulonprogo — karyapost.com, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 mendatang.

Festival layang-layang bertaraf internasional tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kulonprogo dan Daerah Istimewa Yogyakarta secara umum.

Wakil Bupati Kulonprogo H Ambar Purwoko A.Md, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya agenda internasional tersebut.

Menurutnya, kegiatan berskala global seperti JIKF tidak hanya menjadi ruang promosi budaya dan wisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang luas bagi masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Kulonprogo mendukung penuh atas terselenggaranya Jogja International Kite Festival 2026 tingkat internasional ini,” ujar bapak Wakil Bupati kulon Progo H Ambar Purwoko A.Md dalam keterangannya pada media Karyapost
Senin, 18 Mei 2026 pukul.15.30 Wib.

H Ambar Purwoko A.Md menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival internasional tersebut diyakini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi daerah, terutama dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat kemudian kehadiran peserta dan wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara diperkirakan akan meningkatkan okupansi penginapan dan perhotelan di kawasan Kulonprogo.

Selain itu, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga diproyeksikan mengalami peningkatan. Pelaku usaha lokal dinilai akan memperoleh peluang lebih besar untuk memasarkan produk-produk unggulan daerah, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk ekonomi kreatif lainnya ” Ke depan tentunya kegiatan ini akan berdampak dan memberikan manfaat bagi masyarakat kemudian yang pertama okupansi di sekitar Kabupaten Kulonprogo akan meningkat dan UMKM juga akan meningkat ditambah pariwisata Kulonprogo akan semakin berkembang ” begitu disampaikan kepada awak media.

Menurut H Suradi ST MT Anggota DPRD Kabupaten Kulonprogo dari Komisi III  perkembangan sektor pariwisata Kulonprogo saat ini menunjukkan tren yang positif , setelah berkembang di tingkat lokal dan nasional, kini Kabupaten Kulonprogo dinilai telah siap melangkah menuju panggung internasional melalui berbagai agenda berskala global tentunya semangat gotong royong dalam membangun karya ide
dan memang sudah saatnya pariwisata Kulonprogo yang mulai dari lokal, nasional, dan sekarang waktunya menuju internasional  katanya.

Lebih lanjut Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berharap agar seluruh pihak dapat terus membangun sinergi dan kolaborasi secara terbuka demi kemajuan daerah dan Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, komunitas, pelaku wisata, serta berbagai elemen lainnya dianggap menjadi kunci penting dalam memperkuat daya saing Kulonprogo di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kemudian harapan kami ke depannya agar kita selalu berkolaborasi, berkoordinasi secara terbuka, untuk siapa pun, demi memajukan Kabupaten Kulonprogo  tambahnya.

Ketua panitia JIKF Anang Sarjiyanta S.Pd menjelaskan Jogja International Kite Festival 2026 sendiri direncanakan menjadi salah satu agenda wisata internasional yang menghadirkan peserta layang-layang dari berbagai negara. Festival tersebut tidak hanya menampilkan atraksi seni layang-layang modern dan tradisional, tetapi juga diharapkan menjadi sarana promosi budaya, destinasi wisata, dan potensi daerah kepada dunia internasional.

Dengan dukungan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat, penyelenggaraan JIKF 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Kulonprogo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang terus berkembang menuju level internasional.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

Normalisasi Sungai Serang di Sebokarang Triharjo Wates Di tinjau Langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo dari Partai Amanat Nasional

Published

on

By

Kulonprogo – karyapost.com, Bapak Haji Suradi, ST., MT., melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan normalisasi Sungai Serang yang berada di wilayah Sibokarang, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur pengendalian aliran sungai demi menjaga keamanan lingkungan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

Pekerjaan normalisasi Sungai Serang yang saat ini tengah berjalan memiliki panjang kurang lebih 300 meter. Program tersebut bertujuan untuk memperlancar aliran sungai, mengurangi sedimentasi, serta meminimalisasi potensi banjir yang dapat terjadi saat musim penghujan.

Hari ini Senin tanggal 18 Mei 2026, Haji Suradi meninjau secara langsung kondisi pengerjaan di lapangan sekaligus berdialog dengan pihak pelaksana terkait progres pekerjaan yang sedang berlangsung. Beliau menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Balai Besar Wilayah Sungai, serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan program penataan sungai.

Menurut Haji Suradi, kerja sama lintas instansi menjadi faktor penting agar program normalisasi Sungai Serang dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Ia berharap penanganan sungai tidak berhenti pada satu titik pekerjaan saja, melainkan dapat terus dilanjutkan demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dengan Balai Besar Kabupaten Kulon Progo sehingga program normalisasi Sungai Serang ini dapat berjalan dengan lancar. Harapan kami, program ini dapat terus terkondisikan dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat,” ujar Haji Suradi saat melakukan monitoring di lokasi pekerjaan.

Beliau juga menyampaikan bahwa normalisasi sungai merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah terjadinya kerusakan akibat luapan air sungai. Dengan kondisi sungai yang lebih tertata, diharapkan masyarakat di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman, terutama ketika curah hujan tinggi.

Masyarakat sekitar menyambut baik adanya perhatian dari pemerintah dan DPRD terhadap kondisi Sungai Serang. Warga berharap program normalisasi dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam menjaga kelancaran aliran air maupun meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Sibokarang dan sekitarnya.

Melalui kegiatan monitoring tersebut, Haji Suradi kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program pembangunan dan penataan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kulon Progo.

Jurnalis Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

Merawat Data, Mencegah Sengketa Batas Wilayah: Bedah Buku Diplomasi Sengketa Empat Pulau Soroti Pentingnya Dokumentasi Sejarah

Published

on

By

Jakarta — Pentingnya merawat data dan dokumentasi sejarah kembali menjadi sorotan dalam diskusi publik bertajuk “Merawat Data Mencegah Sengketa Batas Wilayah; Bedah Buku Diplomasi 4 Pulau,” Tempat: PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki,Jalan Cikini Raya No. 73 Jakarta. Senin (18/5/2026)

Kegiatan tersebut mengangkat isu sengketa batas wilayah sekaligus menegaskan bahwa arsip, sejarah, dan data yang terjaga memiliki peran besar dalam mencegah konflik wilayah di masa depan.

Ketua PP Taman Iskandar muda, Muslim Harmas dalam diskusinya mengapresiasi upaya dokumentasi yang dilakukan dalam buku tersebut.

Menurutnya, dokumentasi sejarah menjadi sesuatu yang sangat penting agar bangsa tidak kehilangan pijakan dan identitasnya.

“Luar biasa apa yang dilakukan Bang Rizal dan Fikar dalam mendokumentasikan berbagai peristiwa. Ini sangat penting, karena kalau sesuatu yang sudah terjadi tidak didokumentasikan, nanti bisa terlupakan. Bangsa yang melupakan sejarah akan kehilangan arah bahkan lupa di mana berpijak,” ujarnya.

Muslim mengaku persoalan sengketa wilayah yang belakangan menjadi perhatian publik juga membuat dirinya menerima banyak pertanyaan dan masukan dari masyarakat, khususnya warga Aceh dan Singkil di Jabodetabek. Sebagai Ketua Masyarakat Aceh Jabodetabek, ia merasa perlu segera mencari data dan fakta terkait persoalan tersebut.

Ia menjelaskan, berdasarkan berbagai dokumen yang berhasil dikumpulkan, mulai dari arsip lama, sertifikat hingga keputusan pengadilan, terdapat bukti bahwa wilayah yang dipersoalkan sebelumnya masuk dalam administrasi Aceh Selatan.

“Bahkan sejak tahun 1950-an sudah ada dokumen dan sertifikat. Jika ada persoalan di sekitar wilayah pulau tersebut, penyelesaiannya juga dilakukan melalui Aceh Selatan dan Singkil. Artinya secara de facto maupun de jure keberadaannya telah diakui,” jelasnya.

Muslim menilai persoalan batas wilayah sering kali muncul bukan karena ketiadaan data, melainkan lemahnya koordinasi dan komunikasi antar pemangku kebijakan. Menurutnya, keputusan yang terlalu cepat tanpa sinkronisasi justru memicu reaksi di masyarakat.

Ia juga menyinggung bagaimana kepentingan ekonomi kerap memengaruhi persoalan wilayah.

Menurutnya, berbagai perubahan tata kelola lahan yang terjadi selama ini menunjukkan bahwa wilayah yang tidak dijaga dan tidak terdokumentasi berpotensi memunculkan sengketa di kemudian hari.

“Kita sering lupa melawan hal-hal seperti ini. Banyak contoh perubahan wilayah yang dipengaruhi kepentingan ekonomi. Kalau data tidak dirawat, kalau batas wilayah tidak dijaga, persoalan serupa bisa terulang,” katanya.

Dalam paparannya, Muslim juga menyoroti pentingnya memahami sejarah secara utuh, termasuk hubungan panjang Aceh dengan kawasan pesisir barat Sumatera dan Timur Tengah yang menurutnya telah berlangsung jauh sebelum masa kolonial.

Ia menegaskan, pengelolaan wilayah perbatasan tidak bisa hanya dilihat dari garis di atas peta, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek sejarah, budaya, administrasi, serta jejak hubungan sosial masyarakat yang telah terbentuk selama ratusan tahun.

Diskusi bedah buku tersebut menjadi pengingat bahwa data, arsip, dan sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan instrumen penting dalam menjaga kedaulatan wilayah dan mencegah lahirnya sengketa baru di masa mendatang.

Muslim menilai seluruh arsip, mulai dari dokumen sebelum kemerdekaan hingga berbagai catatan administrasi setelah Indonesia merdeka, sudah seharusnya didigitalisasi secara menyeluruh.

Dengan sistem digital, proses pencarian data akan menjadi lebih mudah, cepat, dan aman sehingga risiko hilangnya dokumen penting dapat diminimalkan. Ia berharap langkah digitalisasi dapat menjadi upaya antisipatif agar sejarah, data wilayah, dan dokumen negara tetap terjaga serta tidak lagi menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Continue Reading

Trending