Connect with us

TNI / Polri

Pererat Hubungan Pendidikan Militer, Dansesko AU Korea Selatan Kunjungi Sesko TNI

Published

on

Bandung,- Komandan Sesko TNI Marsdya TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han)., CHRMP., didampingi Wadan Sesko TNI menerima kunjungan Komandan Seskoau Korea Brigadier General Lee Seong Bok beserta rombongan, bertempat di Joglo Gedung Sudirman, Sesko TNI, Bandung, Rabu (12/6/2024).

 

Memulai acara, Dansesko TNI memperkenalkan Pejabat Sesko TNI yang hadir dalam kegiatan  tersebut diantaranya, Wadan Sesko TNI Mayjen TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.M., Paban I Rendik Ditdik Sesko TNI Kolonel Laut (E) Bonafasius G. Andjioe, S.T., M.A.P., Paban II Opsdik Ditdik Kolonel Inf Rahman Yadi, S.I.P., M.I.P., dan Paban II Kersamik LN Kolonel Inf Ade David Siregar, S.I.P.

 

Dalam sambutannya, Komandan Sesko TNI menyampaikan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Sesko TNI menerima kunjungan Komandan Air University of the Republic of Korea Air Force (Seskoau ROKAF). Kegiatan pertemuan ini selain sebagai sarana diskusi memperdalam pemahaman tentang komunitas internasional dan regional, juga dapat menjadi ajang untuk mempererat hubungan bilateral.

 

“Saat ini sedang berlangsung pendidikan Angkatan Ke-52 yang dibuka pada tanggal 4 Februari 2024 diikuti 187 Perwira Siswa berpangkat Kolonel terdiri dari 74 orang Angkatan Darat, 50 orang Angkatan Laut, 38 orang Angkatan Udara, 19 orang dari Polisi, dan 6 peserta dari luar negeri yaitu negara Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Australia, dan India. Pendidikan Sesko TNI ini merupakan salah satu syarat untuk diusulkan menjadi Perwira Tinggi.”, jelas Komandan Sesko TNI.

Dansesko TNI berharap dengan kunjungan ini terjalin komunikasi yang konstruktif dan berkelanjutan untuk mempererat kerjasama antara Sesko TNI dengan Air University of the ROKAF.

 

Sementara itu, Danseskoau Korea, menyampaikan bahwa baru pertama kali berkunjung ke Indonesia serta mengucapkan terima kasih atas penerimaan Komandan beserta staf Sesko TNI. Brigadier General Lee Seong Bok berpikir bahwa Sesko TNI memegang peran penting dalam organisasi TNI. Selanjutnya Danseskoau Korea memperkenalkan Mr. Lee Sang-Su sebagai seorang ahli yang memegang materi strategi di Univesity dan juga lulusan Seskoau Indonesia,  Major KO Seung-Hyun bertanggung jawab dalam Manajemen Commando and Staff College yang ada di Korea dan Major Jeong Jong-Man sebagai Patun, yang memegang materi operasi udara.

 

Danseskoau Korea juga menjelaskan bahwa sekarang sedang mendidik 280 siswa dalam satu tahun.  Salah satu sekolah yang paling penting adalah Seskoau. Command and Staff College dimulai tahun 1980an dan tahun lalu ada 10 siswa asing dan tahun ini ada 11 siswa asing. Tahun ini siswa asing antara lain dari Amerika, Inggris, Australia, Malaysia, Monggol, dan Indonesia.  Setelah melaksanakan Pendidikan Seskoau, ada kursus tambahan yang dilaksanakan selama enam bulan. Sedangkan untuk Sekkau dilaksanakan selama tiga bulan, selain itu juga ada kursus-kursus tambahan untuk calon Komandan.

 

Kegiatan diakhiri diskusi dan ramah tamah, serta tukar menukar plakat dan cenderamata.

 

(Penhumas Sesko TNI)

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Rilis Dua Buku

Published

on

By

JAKARTA – Di tengah tantangan era digital dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmennya dalam membangun Ilmu Kepolisian berbasis riset dan data melalui peluncuran dua karya literatur yakni buku ke-39 hasil karya beliau dengan judul “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi”. Selain itu,

Wakapolri bersama tokoh-tokoh besar dan akademisi kepolisian seperti Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, hingga Komjen Pol (P) Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menulis buku berjudul “Prosiding Pusat Studi Kepolisian”.

Sebagaimana penyampaian Wakapolri dalam acara peresmian Pusat Studi Kepolisian di PTIK Lemdiklat Polri Selasa, 10 Maret 2026

“Kedua buku ini membuktikan bahwa hasil penelitian akademik dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan kepolisian yang akurat dan berbasis data sehingga memastikan setiap langkah Polri dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah”

Buku “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi” merupakan catatan perjalanan kedinasan yang menawarkan visi pengelolaan SDM yang maju berkaitan dengan membentuk personel Polri yang profesional dan berintegritas.

Intisari buku ini menekankan pada penggunaan pendekatan saintifik dan alat modern sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu poin utamanya adalah optimalisasi ekosistem digital melalui “Satu Data SDM” guna memastikan layanan yang transparan dan accessible bagi seluruh personel.

Sementara itu, buku Prosiding Pusat Studi Kepolisian memiliki intisari sebagai sarana pengenalan Ilmu Kepolisian modern sehingga membawanya keluar dari eksklusivitas internal.

Dengan begitu, Ilmu Kepolisian dapat berkembang menjad ilmu pengetahuan yang terbuka dan diakui secara nasional maupun internasional. Di dalam buku ini, terdapat penyampaian visi strategis pengembangan pusat studi kepolisian sebagai wadah pengembangan ilmu kepolisian dan evaluasi perkembangan pusat studi kepolisian

Continue Reading

TNI / Polri

Polri dan Jurnalis Bagikan 1.500 Takjil kepada Masyarakat di Sekitar Mabes Polri

Published

on

By

Jakarta – Mabes Polri bersama para jurnalis menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat dengan membagikan sekitar 1.500 paket makanan dan takjil. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik di sekitar kawasan Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudho Wisnu Andiko, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

“Seperti para pengemudi ojek online dan juga pengemudi kendaraan umum lainnya. Mereka yang masih bekerja di jalan tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudho juga berharap pelaksanaan arus mudik masyarakat ke depan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Ia memastikan jajaran kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah serta pelayanan maksimal guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Keselamatan adalah hal yang paling utama dalam perjalanan mudik. Yang terpenting bukan seberapa cepat sampai, tetapi bisa tiba di tujuan dengan selamat,” jelasnya.

Selain itu, Trunoyudho mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan situasi di lingkungan tempat tinggal ataupun memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan dan rumah yang ditinggalkan selama mudik kepada kepolisian.

Menurutnya, masyarakat dapat berkoordinasi dengan RT maupun RW setempat, serta memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

“Bisa juga menitipkan kendaraan di Polsek atau kantor kepolisian terdekat. Silakan fasilitas ini dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad Resmikan Jembatan Garuda di Lhokseumawe, Tandai Launching 200 Titik Jembatan di Indonesia

Published

on

By

LHOKSEUMAWE,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Sawang, Lhokseumawe, Aceh Utara, Senin (9/3/2026). Peresmian tersebut sekaligus menandai peluncuran 200 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia yang telah selesai dibangun.

Pembangunan jembatan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, khususnya saat melintasi sungai yang memisahkan sejumlah desa di wilayah tersebut.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasad yang disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus membuka akses yang lebih aman dan cepat bagi mobilitas warga.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di Aceh juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Ramadan TNI AD sekaligus untuk meninjau langsung berbagai proyek yang telah dilaksanakan di daerah. “Kenapa saya pilih Aceh, sekalian kita Ramadan keliling, sekalian buka puasa di Aceh dan lihat _project_ nya di Aceh. Ini juga kami mendapat banyak masukan, bagaimana sekolah-sekolah, bagaimana sekarang jembatan ini, nanti kita coba diskusikan yang lalu lintasnya padat harus bukan jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad juga mengungkap bahwa TNI AD memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Hingga saat ini telah dilakukan survei terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan atau peningkatan jembatan, sekolah, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).

Menjelang Idul Fitri, TNI AD tetap fokus membantu penanggulangan dampak bencana melalui berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan Jembatan Garuda. Jika infrastruktur yang telah dibangun kembali rusak akibat banjir besar atau bencana lainnya, TNI AD siap membantu membangun kembali. “Kami kebetulan mampu mengerjakan ya kami kerjakan. Ada keluarga besar kita mendapat bencana ya kita kerjakan,” imbuh Kasad.

Hingga saat ini TNI AD telah menyelesaikan 135 Jembatan Garuda di tiga wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Secara nasional, pembangunan lebih dari 6.000 Jembatan Garuda ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Kasad juga melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui _video conference_ terkait pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk pembangunan hunian sementara serta penyediaan sumur bor bagi masyarakat.

Usai peresmian, Kasad yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak meninjau sekolah yang telah dibersihkan dan kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending