Connect with us

TNI / Polri

Tim F1QR Pangkalan TNI AL Dumai Amankan 42 Orang PMI Non Prosedural Dari Malaysia

Published

on

TNI AL, Dumai,- Sebanyak 42 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural yang kembali dari Malaysia melalui jalur ilegal kembali berhasil diamankan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai. PMI Non Prosedural yang terdiri dari 34 orang laki-laki dan 8 orang perempuan diamankan pada hari Minggu (23/6)

 

Pukul 07.25 WIB di Pesisir Pantai Pelinting, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

 

Komandan Lanal Dumai  Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel melalui Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (PM) Priatno, pada saat serah terima 42 orang PMI Non Prosedural kepada pihak Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai mengatakan bahwa diamankannya PMI Non Prosedural tersebut berawal dari informasi yang diterima oleh F1QR Lanal Dumai, selanjut Tim F1QR bergerak menuju daerah Pelintung Kecamatan Medang Kampai Dumai untuk menindaklanjuti informasi tersebut dan melaksanakan pengendapan di tepi Pantai Pesisir pelintung.

 

Lebih lanjut dikatakan, sekitar pukul 07.25 WIB, Tim F1QR Lanal Dumai mendapati PMI Non Prosedural telah mendarat di Pantai dan satu orang tekong speedboat kabur ke arah Perairan Sepahat. Setelah dilaksanakan pengejaran dan penyisiran disekitar Pesisir Pantai Pelintung, Tim F1QR Lanal Dumai berhasil mengamankan 42 orang PMI Non Prosedural. Setelah dilaksanakan pendataan awal, dibawa menuju Lanal Dumai untuk dilaksanakan pendataan ulang, pemeriksaan barang bawaan secara intensif dan pengecekan kesehatan.

 

Berdasarkan pemeriksaan dan pengecekan yang dilaksanakan terhadap ke 42 orang PMI Non Prosedural tersebut, diketahui bahwa mereka berangkat dari Selangor Malaysia dengan tujuan Pantai Pelintung Kota Dumai Provinsi Riau, Indonesia menggunakan transportasi laut HSC (High Speed Craf) mesin 200 PK (3 unit), dengan biaya sebesar Rp. 5.000.000 s.d Rp. 6.000.000,- kepada agen masing-masing.

 

“Dari hasil pemeriksaan terhadap barang bawaan para PMI ditemukan Handphone 44 buah, 31 KTP dan 23 Pasport. Tidak ditemukan barang-barang yang berbahaya, Narkoba dan sejenis,” pungkas Palaksa.

 

Pekerja Migran Indonesia yang mayoritas merupakan warga yang berasal dari Aceh, Medan, dan Rohil Riau tersebut diserahkan kepihak P4MI Kota Dumai untuk pendataan dan proses lebih lanjut.

 

Keberhasilan TNI AL dalam hal ini Lanal Dumai mengamankan 42 orang PMI Non Prosedural merupakan salah satu bentuk  kesiapsiagaan TNI AL dalam menghadapi berbagai ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah kerjanya.

 

(Pen Lanal Dumai)

Continue Reading

TNI / Polri

*TNI AD Suplai Air Bersih bagi Warga Pascabanjir Bandang di Padang*

Published

on

By

Padang,  – TNI AD melalui prajurit Paldam Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol melaksanakan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Kota Padang, Minggu (25/1/2026).

Sebanyak dua unit kendaraan khusus pemadam kebakaran (Ran Damkar) dikerahkan untuk menyuplai air bersih ke beberapa titik. Diantaranya Rumah Dinas Kasdim 0312/Padang dengan kapasitas 3.000 liter, di RT 04 RW 01 Korong Gadang untuk 25 kepala keluarga dengan total 6.000 liter, serta empat titik di RT 05 RW 12 Jalan Taduh, Kecamatan Kuranji, bagi sekitar 50 kepala keluarga dengan kapasitas 6.000 liter.

Penyaluran air bersih dilakukan karena pascabanjir bandang, sejumlah sumber air dan sumur warga tercemar material lumpur dan belum dapat digunakan secara normal untuk kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk membantu pemulihan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana, khususnya pemenuhan air bersih, sekaligus memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan aman dan layak. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Lewat Buku, Wakapolri Titipkan Pesan Penting Pemberantasan TPPA–PPO kepada 5 Calon Atase dan Staf Teknis Polri

Published

on

By

JAKARTA — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan pesan strategis pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang serta Perlindungan Perempuan dan Anak (TPPA–PPO) kepada lima calon Atase Kepolisian Republik Indonesia (Atpol RI) dan staf teknis Polri melalui penyerahan buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital”.

Pesan penting tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan Bagi Calon Atase Kepolisian RI dan Staf Teknis Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 10.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Ruang Kerja Wakapolri, Lantai 2 Gedung Utama Mabes Polri.

Adapun lima personel Polri yang mengikuti pembekalan dan akan melaksanakan penugasan sebagai Atase Kepolisian dan Staf Teknis Polri di luar negeri adalah:1. Kombes Pol Sofyan Arief, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Berlin, Jerman2. Kombes Pol M. Sandhi Satyatama, S.H., S.I.K., M.S.C.S. — Atase Kepolisian RI di Ankara, Turki3. Kombes Pol I Nengah Adi Putra, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Manila, Filipina4. AKBP Taufik Noor Isya, S.I.K. — Staf Teknis Polri di Kuala Lumpur, Malaysia5. AKP Louis Stefanus Gregory Kaunang, S.I.K., M.Si. — Staf Teknis Polri di Kuching, Malaysia

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa TPPA–PPO merupakan kejahatan kemanusiaan lintas negara yang terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi digital, dengan perempuan dan anak sebagai kelompok paling rentan menjadi korban.

Oleh karena itu, para atase dan staf teknis diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan, penindakan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama internasional.

“Melalui buku ini, saya menitipkan pesan penting agar pemberantasan TPPA dan PPO menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan. Ini adalah amanah kemanusiaan sekaligus tanggung jawab moral dan institusional Polri,” tegas Wakapolri.

Wakapolri juga menekankan bahwa para calon atase dan staf teknis merupakan representasi kehormatan Polri di kancah internasional, sehingga diharapkan mampu menjalankan fungsi intelijen, diplomasi kepolisian, serta kehumasan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan diaspora Indonesia di negara penugasan.

Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri oleh Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H. dan Kabagwakinter Rokersin Divhubinter Polri Kombes Pol Andiko Wicaksono, S.I.K.

Buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” ditulis bersama oleh:• Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.• Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, M.Si.• Direktur Tindak Pidana PPA–PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si.

Karya ini diharapkan menjadi rujukan akademis, praktis, dan kebijakan bagi aparat penegak hukum, akademisi, serta pemangku kepentingan dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak serta pemberantasan TPPA–PPO di era digital.

Continue Reading

TNI / Polri

Pangkostrad Dampingi Kasad Tinjau Progres Pembangunan Menlatpur Sanggabuana

Published

on

By

Karawang — Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT, mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam peninjauan progres pematangan dan pembangunan infrastruktur satuan di kawasan Pusat Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana latihan guna mendukung peningkatan profesionalisme serta kesiapan tempur prajurit TNI Angkatan Darat, khususnya satuan jajaran Kostrad.
Dalam peninjauan tersebut, Kasad dan Panglima Kostrad menerima paparan terkait progres pematangan lahan Markas Menlatpur Kostrad. Selain itu, turut ditinjau perkembangan pembangunan Lapangan Tembak yang menunjukkan kemajuan signifikan, meliputi persiapan jalur tembak serta kelengkapan fasilitas keselamatan latihan.

Pada kesempatan yang sama, Kasad juga meninjau Display Materiel hasil Litbanghan dan berbagai inovasi TNI AD sebagai wujud pengembangan teknologi pertahanan dan kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik pembangunan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat mutu, dan tepat waktu, sekaligus memberikan arahan guna mengoptimalkan fungsi Menlatpur Kostrad Sanggabuana sebagai pusat latihan tempur strategis TNI AD. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Choiril Anwar, S.Sos., M.Han

Continue Reading

Trending