Connect with us

TNI / Polri

Pangkostrad Letjen TNI Mohamad Hasan Tutup Kejuaraan Nasional Merpati Putih 2024

Published

on

Jakarta – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohamad Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perguruan Pencak Silat (PPS) Betako Merpati Putih, resmi menutup Kejuaraan Nasional ke-7 Merpati Putih Piala Pangkostrad 2024,

di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Sabtu (23/11/2024).

 

Dalam sambutannya, Letjen TNI Mohamad Hasan berharap kejuaraan ini menjadi ajang evaluasi dan peningkatan kualitas pesilat Merpati Putih di berbagai aspek, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi yang lebih bergengsi.

 

“Semangat kompetisi dan sportivitas yang tinggi akan melahirkan pesilat tangguh dan berkualitas,” ujarnya.

 

Ia mengucapkan selamat kepada para juara, seraya memberi motivasi kepada peserta lain untuk terus berlatih. Pangkostrad juga menyampaikan apresiasi kepada panitia atas suksesnya penyelenggaraan.

 

“Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Kejuaraan Nasional ke-7 Merpati Putih Piala Pangkostrad 2024 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

 

Pada Kejuaraan Nasional ke-7 Merpati Putih Piala Pangkostrad 2024, Kontingen Jakarta Timur berhasil menjadi Juara Umum Best of the Best, penghargaan diserahkan langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Mohamad Hasan, selaku Ketua Umum Perguruan Pencak Silat (PPS) Betako Merpati Putih, Ahli Waris Merpati Putih Nehemia Budi Setyawan, dan Ketua Panitia Pelaksana Bapak Hendi Palgunadi.

 

Berikut adalah daftar pesilat terbaik dan juara umum dari masing-masing kategori:

 

Pesilat Terbaik

 

1. Tunas A Putra: M. Sulmi Assadiq (Cabang Indramayu)

2. Tunas A Putri: Adistya Indra Kurniawan (Cabang Jakarta Timur)

3. Tunas B Putra: M. Rivaldo S. Pamungkas (Cabang Jakarta Utara)

4. Tunas B Putri: Grahita Chandraria (Cabang Kota Bekasi)

5. Tunas C Putra: Satria Tunas Jati (Cabang Banyumas)

6. Tunas C Putri: Carla Apriliani (Cabang Kota Bogor)

7. Remaja Putra: Ibrahim Hary Cahyono (Cabang Kabupaten Bekasi)

8. Remaja Putri: Tiara Donita (Cabang Kota Semarang)

9. Dewasa Putra: Mas Candra Satriawan (Cabang Jakarta Selatan)

10. Dewasa Putri: Sifana Anisah (Cabang Cirebon)

 

Kategori Laga – Juara Umum

 

Laga Tunas A:

Juara 1: Jakarta Timur

Juara 2: Kota Bekasi

Juara 3: Indramayu

 

Laga Tunas B:

Juara 1: Jakarta Timur

Juara 2: Jakarta Selatan

Juara 3: Tangerang Selatan

 

Laga Tunas C:

Juara 1: Jakarta Timur

Juara 2: Jakarta Selatan

Juara 3: Jakarta Utara

 

Laga Remaja:

Juara 1: Jakarta Timur

Juara 2: Kartasura

Juara 3: Semarang

 

Laga Dewasa:

Juara 1: Cirebon

Juara 2: Jakarta Utara

Juara 3: Jakarta Timur

 

Juara Umum Kategori Getaran:

1. Kontingen Banyumas

2. Kontingen Kabupaten Bekasi

3. Kontingen Jakarta Timur

 

Juara Stamina dan Tenaga:

1. M. Sidik

2. Rano Moeldoanto

3. Anang Zamiarto

 

Acara ini ditutup dengan persembahan memukau dari RBT Bandung, sebuah band Top 40 yang berhasil menghibur seluruh peserta dan penonton. Kejuaraan ini bukan hanya menunjukkan kemampuan para pesilat, tetapi juga mempererat persatuan dan semangat olahraga. (Penkostrad).

 

Autentikasi

Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P

Continue Reading

TNI / Polri

Pengurusan Laporan Kehilangan STNK Berjalan Lancar, Pelapor Apresiasi SPKT PMJ

Published

on

By

Jakarta — Pengurusan laporan kehilangan STNK di SPKT Polda Metro Jaya berjalan lancar dan mendapat respons baik dari masyarakat. Pelayanan petugas dinilai membantu serta memberikan kemudahan bagi warga yang datang melapor.

“Nama saya Marulin Silaban. Saya mengurus STNK hilang dari Bekasi. Pelayanannya bagus. Terima kasih,” ujarnya.

Kepala Siaga SPKT Polda Metro Jaya, AKP Eko Sowandono, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan mudah dipahami masyarakat.

“Pelayanan yang humanis dan responsif menjadi komitmen kami agar masyarakat merasa nyaman saat membuat laporan di SPKT,” ujarnya.

Melalui pelayanan tersebut, SPKT Polda Metro Jaya berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan publik kepada masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

By

Jakarta, 24 Juni 2026 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, negarawan, serta para pendahulu Polri yang telah mewariskan nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian kepada negeri.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri dan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga di pusara para pahlawan bangsa.

Secara bersamaan, jajaran Polri juga melaksanakan ziarah di berbagai lokasi bersejarah dan tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa serta para pendahulu Polri. Di TPU Tanah Kusir, dilaksanakan ziarah di makam Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama yang meletakkan fondasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta makam Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. B.J. Habibie, negarawan dan ilmuwan yang menginspirasi bangsa melalui dedikasi, inovasi, dan kecintaannya kepada Indonesia.

Sementara itu, di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso, sosok yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam sejarah Polri.

Penghormatan juga diberikan kepada para pendahulu Polri yang telah berjasa membangun dan membesarkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, di antaranya Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Kunarto, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Dibyo Widodo, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, Jenderal Polisi (Purn.) R. Soetjipto Danoekoesoemo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Widodo Budidarmo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. M. Hasan, Jenderal Polisi (Purn.) Anton Soedjarwo, serta Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Mochammad Yasin, yang merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama pascaproklamasi dan tokoh penting dalam mempertahankan eksistensi Kepolisian RI pada masa awal kemerdekaan.

Selain ziarah di daratan, Polri juga melaksanakan ziarah laut dan pelarungan karangan bunga di perairan Teluk Jakarta yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bahari yang gugur dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Pelarungan bunga menjadi simbol doa dan penghormatan kepada mereka yang jasanya tetap hidup dalam sejarah meskipun sebagian tidak diketahui tempat peristirahatan terakhirnya.

Wakapolri mengatakan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang menjadi fondasi Polri.

“Ketika kita berdiri di tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa, negarawan, dan para pendahulu Polri, sesungguhnya kita sedang belajar tentang arti pengorbanan, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada negara. Dari Jenderal Polisi Raden Said Soekanto kita belajar tentang kepeloporan dan pengabdian dalam membangun Kepolisian Republik Indonesia, dari B.J. Habibie kita belajar tentang visi dan karya untuk Indonesia, dari Jenderal Hoegeng kita belajar keteladanan moral, dan dari para pendahulu Polri lainnya kita mewarisi semangat pengabdian yang menjadi fondasi institusi ini hingga hari ini,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, ziarah dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan sarana untuk merawat memori kolektif bangsa bahwa kemerdekaan, keamanan, dan keutuhan negara dibangun melalui perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi para pendahulu.

“Tabur bunga adalah simbol penghormatan, tetapi makna yang lebih dalam adalah melanjutkan nilai perjuangan mereka. Kita datang membawa doa, namun pulang membawa tanggung jawab untuk meneruskan pengabdian. Semangat para pahlawan dan pendahulu Polri harus hidup dalam integritas, profesionalisme, keberanian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelarungan bunga di Teluk Jakarta, Wakapolri menegaskan bahwa laut yang luas menjadi simbol pengabdian tanpa batas dari para pejuang bangsa. Penghormatan yang diberikan di perairan merupakan pengingat bahwa jasa para pahlawan bahari akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Baik di daratan maupun di lautan, seluruh rangkaian ziarah hari ini mengajarkan satu hal yang sama, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmen untuk meneruskan nilai perjuangan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara,” pungkas Wakapolri.

Melalui rangkaian ziarah nasional menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga amanah para pendahulu, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pengabdian yang semakin profesional, modern, dan humanis bagi Indonesia

Continue Reading

TNI / Polri

Bhayangkari Polda Metro Jaya Bagikan 750 Paket Sembako di Bojongsari Depok

Published

on

By

Depok – Bhayangkari Polda Metro Jaya membagikan 750 paket sembako kepada warga Kampung Parung Tengah Gang Makam RT 03/03, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, Ibu Indah Asep Edi Suheri, kepada masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ibu Wakapolda Metro Jaya, Ibu Lenia Dekananto Eko Purwono, Ibu Irwasda, Ibu Dirkrimsus, Ibu Kapolres Metro Depok, beserta Bhayangkari Pengurus Daerah Bhayangkari Polda Metro Jaya.

Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan kebutuhan pokok. Melalui pembagian sembako tersebut, Bhayangkari Polda Metro Jaya ingin berbagi manfaat sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga Bojongsari.

Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya Ibu Indah Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga.

“Semoga bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bentuk kebersamaan Bhayangkari dengan warga. Kami ingin terus hadir dan berbagi kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Ibu Indah.

Warga yang menerima bantuan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Paket sembako yang dibagikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di wilayah Duren Mekar.

Kegiatan pembagian sembako berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Bhayangkari Polda Metro Jaya berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus memperkuat hubungan antara keluarga besar Polri dan masyarakat.

Continue Reading

Trending