JAKARTA – PT Triple Helix Indonesia (THI) mengusulkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai solusi untuk mempercepat proses registrasi produk di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Inovasi tersebut dinilai mampu membantu mengatasi tingginya jumlah pengajuan izin edar yang selama ini jauh melampaui kapasitas verifikasi BPOM.

Salah satu Pendiri PT Triple Helix Indonesia, George Gunawan, mengatakan pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan kewenangan regulator, melainkan membantu proses penyaringan (screening) awal terhadap dokumen yang diajukan pelaku usaha. Dengan demikian, dokumen yang masuk ke BPOM telah memenuhi persyaratan administrasi sehingga proses evaluasi dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

“Kapastitas mereka sekitar 1.000 dokumen untuk mengeluarkan izin, tetapi yang masuk bisa mencapai 5.000 pendaftaran. Karena itu kami mencoba menawarkan solusi melalui pemanfaatan AI untuk membantu melakukan screening dokumen sebelum masuk ke BPOM,” ujar George saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurut George, lamanya proses registrasi produk tidak hanya dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas layanan regulator, tetapi juga karena masih banyak dokumen yang diajukan pelaku usaha belum memenuhi persyaratan administratif maupun teknis.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut banyak ditemukan pada produk impor, terutama dari perusahaan berskala kecil di luar negeri. Dokumen teknis yang belum lengkap, sertifikat yang belum sesuai ketentuan, hingga proses legalisasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negara asal menjadi faktor yang memperpanjang proses penerbitan izin edar.

Melalui sistem berbasis AI, setiap dokumen dapat diperiksa lebih awal untuk memastikan kelengkapan, kesesuaian format, hingga potensi kekurangan administrasi sebelum diajukan secara resmi ke BPOM.

“Harapannya, ketika dokumen masuk ke BPOM, tingkat kelengkapannya sudah sangat tinggi sehingga proses evaluasi menjadi lebih cepat dan potensi pengembalian berkas dapat diminimalkan,” kata George.