JAKARTA — Perwakilan Polda Maluku Utara, Ipda Marcel Riando, S.IKom., menorehkan prestasi dalam ajang Esports Kapolri Cup 2026. Ia meraih penghargaan kategori The Most Engaging Content dalam kompetisi kreator konten (KOL/Content Creator) yang digelar Mabes Polri. Sabtu (9/8/2026)

Penghargaan tersebut dijadwalkan diserahkan secara resmi pada 11 Agustus 2026 di Gedung Tribrata, Jakarta.

Prestasi tersebut menjadi catatan tersendiri karena kategori kompetisi kreator konten baru pertama kali dihadirkan dalam rangkaian Kapolri Cup. Kompetisi ini terbuka bagi jajaran internal Polri maupun masyarakat umum.

Dari empat pemenang yang terpilih, tiga di antaranya berasal dari kalangan sipil. Sementara itu, Ipda Marcel menjadi satu-satunya pemenang yang berasal dari unsur kepolisian.

Marcel menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan, rekan-rekan anggota Polri, keluarga, hingga masyarakat yang turut berinteraksi dengan konten yang dibuatnya.

“Alhamdulillah, berkat dukungan Bapak Kapolda, Bapak Waka, Pak Kabid Humas, rekan-rekan anggota, doa orang tua, serta masyarakat yang aktif berinteraksi melalui komentar, like, dan membagikan konten kami, saya bisa berdiri di sini,” ujar Marcel.

Menurut dia, konten-konten kehumasan yang dibuat tidak hanya bertujuan menyampaikan informasi mengenai kepolisian. Konten tersebut juga dikemas secara kreatif dan menghibur agar masyarakat merasa lebih dekat dengan Polri.

“Konten kehumasan ini kami rancang semenarik mungkin agar masyarakat merasa senang dan bisa semakin dekat dengan Polri,” katanya.
Perkuat Catatan Prestasi Kehumasan
Penghargaan dalam Kapolri Cup 2026 turut memperpanjang catatan prestasi bidang kehumasan Polda Maluku Utara.

Sebelumnya, Polda Maluku Utara tercatat telah tiga kali berturut-turut meraih penghargaan dalam Rakernis Mabes Polri.

Bagi Marcel, capaian tersebut menjadi dorongan bagi jajaran kehumasan untuk terus menghadirkan pola komunikasi publik yang relevan dengan perkembangan zaman, terutama di tengah meningkatnya penggunaan media sosial oleh masyarakat.

Ia juga berharap kreativitas digital dapat menjadi salah satu jembatan untuk memperkuat hubungan antara Polri dan generasi muda.
Esports Jadi Ruang Dekatkan Polri dengan Anak Muda

Marcel menilai perkembangan esports dan industri kreatif digital membuka ruang baru bagi kepolisian untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

Menurut dia, Polri tidak hanya memiliki peran sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga dapat hadir sebagai institusi yang mendorong anak muda mengembangkan potensi di bidang-bidang positif.

“Sejak kecil saya sudah merasa dekat dengan polisi karena rumah yang berdekatan dengan Polres. Sekarang saya melihat Polri terus berusaha merangkul anak-anak dan pemuda agar mereka bisa berkembang, menjadi juara, atlet, dan mengasah potensi terbaiknya,” ujar Marcel.

Ia menegaskan, pendekatan tersebut penting agar kehadiran Polri dapat dirasakan secara lebih dekat oleh masyarakat.
“Polri hadir bersama masyarakat,” tuturnya.