JAKARTA — Ajang Esports Kapolri Cup 2026 tak sekadar menjadi arena kompetisi gim, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas melalui konten digital.
Hal itu dibuktikan Muhammad Rizki Ananda, kreator asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang berhasil meraih predikat Most Presisi dalam kategori Influencer Hunt Esports Kapolri Cup 2026. Penghargaan tersebut diterimanya pada Minggu (9/8/2026).
Rizki mengaku bersyukur sekaligus mengapresiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang telah menyelenggarakan kompetisi e-sports berskala nasional tersebut.
“Pertama-tama saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolri yang telah membuat acara e-sports terbesar di Indonesia dan mendapat rekor MURI. Saya sangat bersyukur mendapatkan penghargaan ini sehingga bisa terus berkarya,” ujar Rizki.
Ia mengatakan, keikutsertaannya dalam ajang tersebut dilakukan secara mandiri setelah memperoleh informasi mengenai perlombaan melalui media sosial Divisi Humas Polri.
Berbekal informasi itu, Rizki kemudian membuat konten video yang mengangkat sekaligus menyampaikan nilai-nilai Presisi Polri. Konten tersebut menjadi bagian dari proses penilaian hingga dirinya dinobatkan sebagai peraih predikat Most Presisi.
Bagi Rizki, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menghasilkan karya yang dapat memberikan pesan positif bagi generasi muda.
Menurut dia, Esports Kapolri Cup 2026 memiliki peran penting dalam membangun kedekatan dengan generasi muda, khususnya Gen Z yang semakin lekat dengan ekosistem digital dan e-sports.
Ia menilai, kompetisi tersebut dapat menjadi medium untuk menyampaikan nilai-nilai positif, seperti kejujuran, integritas, dan semangat berkarya, kepada anak muda di berbagai daerah.
“Dengan adanya Esports Kapolri Cup ini, nilai-nilai Presisi dapat dipersatukan di kalangan Gen Z dari seluruh provinsi di Indonesia,” katanya.
Rizki berharap penyelenggaraan ajang serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak muda dari daerah yang mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya.
“Harapan saya ke depan, pemuda dan Gen Z bisa lebih peka terhadap situasi sekitar, terus berkarya, serta menanamkan nilai kejujuran dan Presisi dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
