JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Minggu (16/8/2026).
Forum tertinggi tingkat daerah ini dihadiri oleh jajaran pengurus Wantim DPD Golkar DKI Jakarta, Anggota DPR RI/DPRD F-Golkar Dapil 4 Yudistira Hermawan, jajaran pengurus DPD, pimpinan kecamatan (PK), pimpinan kelurahan (PL), serta jajaran ormas yang mendirikan dan didirikan (Ormas Sayap).

Ketua Organizing Committee (OC) Musda XI Golkar Jakarta Timur, Agus Harta, menyatakan bahwa seluruh rangkaian persiapaan dan tahapan organisasi telah selesai dikemas dengan baik oleh panitia pengarah (Steering Committee) dan panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Agus Harta menjelaskan bahwa proses pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Jakarta Timur telah dibuka sejak 11 Agustus hingga 14 Agustus. Dari masa pendaftaran tersebut, panitia menetapkan satu orang kandidat calon ketua yang memenuhi persyaratan.
”Kami berharap Musda Golkar Jakarta Timur ini dapat dijalani dengan khidmat dan berjalan lancar. Golkar Jakarta Timur harus tetap solid ke depan,” ujar Agus Harta di hadapan para pengurus dan kader yang hadir.

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Timur, H. Taufik Azhar, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader dan fungsionaris yang telah berjuang bersama dalam menjalankan amanat organisasi dan konsolidasi partai.
Taufik memaparkan bahwa program kerja DPD Golkar Jakarta Timur periode 2020–2025 berorientasi pada “Tiga Sukses”, yaitu:
1.Konsolidasi dan pengembangan partai.
2.Sukses keanggotaan dan kaderisasi.
3.Sukses Pemilu/Pilkada 2024 (Pileg dan Pilpres).
*Capaian Perolehan Suara Menjelang Pemilu*
Dalam evaluasi capaian politik, Taufik Azhar mengumumkan adanya peningkatan signifikan perolehan suara Partai Golkar di Jakarta Timur pada Pemilu 2024 dibandingkan pemilu sebelumnya:
Suara DPRD DKI Jakarta: Naik sebesar 28,65%, dari 104.283 suara menjadi 146.157 suara.
Suara DPR RI: Naik sebesar 28,71%, dari 79.644 suara menjadi 111.719 suara.
Kendati demikian, Taufik dengan jujur dan rendah hati menyampaikan kerendahan hatinya bahwa lonjakan suara tersebut belum berhasil menambah alokasi kursi di DPRD maupun merebut kursi di DPR RI.
”Kebanggaan kami belum sempurna karena peningkatan perolehan suara belum diiringi dengan penambahan perolehan kursi. Namun, sebagai pimpinan, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader dan fungsionaris yang telah bahu-membahu bekerja keras merebut kembali kejayaan Partai Golkar,” ujar Taufik.
*Pernyataan Pamit dan Harapan untuk Kepemimpinan Baru*
Mengakhiri pidatonya, H. Taufik Azhar menyampaikan pernyataan pamit dari tampuk kepemimpinan DPD Partai Golkar Jakarta Timur dengan mengutip pepatah kepemimpinan.
”Setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya. Dari mimbar yang terhormat ini, kami memohon maaf atas segala kekeliruan baik dalam berperilaku, bertutur kata, maupun pengambilan keputusan selama memimpin,” tuturnya penuh haru.
Ia berharap Musda XI ini dapat melahirkan rumusan kebijakan strategis serta melahirkan sosok kepemimpinan baru yang mampu membawa Partai Golkar Jakarta Timur jauh lebih baik dan meraih sukses yang lebih besar di masa mendatang.
