JAKARTA – Gelaran Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 menjadi momentum bagi pelaku industri kopi untuk memperkenalkan sekaligus membuktikan kualitas kopi Nusantara kepada masyarakat luas. Salah satunya Sia Roastery, roastery asal Surabaya yang menghadirkan delapan varian kopi pilihan dalam ajang tersebut.
Founder Sia Roastery, Anthonius Cahyadi, mengatakan pihaknya membawa sejumlah lini kopi unggulan, mulai dari biji kopi asal Indonesia hingga kopi dari berbagai negara. Kehadiran beragam varian tersebut ditujukan untuk memenuhi preferensi para penikmat kopi yang mengunjungi pameran.
“Yang ditampilkan pasti line-up dari Indonesia yang sudah bagus, seperti dari Indragiri dan Don Obar. Terus kita juga ada Ethiopian dan Panama. Kita maksimalkan line-up-nya supaya bisa memenuhi kebutuhan warga Jakarta dan sekitarnya,” ujar Anthonius saat ditemui di lokasi ICX, Jumat (4/9/2026).
Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah kopi Don Obar asal Papandayan. Kopi dengan varietas Lini S tersebut memiliki karakteristik pengolahan yang cukup unik karena menggunakan metode dark room fermentation.
Anthonius menjelaskan, proses tersebut dilakukan dengan menempatkan biji kopi di ruangan minim cahaya dengan pengaturan suhu tertentu. Pengendalian kondisi selama proses fermentasi dilakukan untuk mendapatkan hasil fermentasi yang optimal sekaligus menghasilkan karakter cita rasa yang khas.
“Prosesnya menggunakan dark room fermentation. Jadi ditaruh di ruangan yang gelap dan suhunya diatur sedemikian rupa supaya bisa menghasilkan fermentasi yang maksimal,” jelasnya.
Baru Berdiri 2024, Sia Roastery Jangkau Pasar Nasional
Sia Roastery merupakan roastery yang relatif baru. Usaha tersebut berdiri pada 2024 dan kini memasuki tahun kedua dalam mengembangkan bisnisnya.
Meski masih tergolong pemain baru, Sia Roastery telah memperluas jangkauan pasar ke berbagai daerah di Indonesia. Selain mengandalkan kedai offline yang berpusat di Surabaya, produk Sia Roastery juga dipasarkan melalui sejumlah platform e-commerce, seperti Tokopedia dan Shopee.
Dalam keikutsertaannya di ICX 2026, Sia Roastery membawa delapan varian kopi dengan karakter dan asal yang beragam.
Beberapa di antaranya yakni Aceh, Indragiri, Don Obar, Ethiopia Siko, Ethiopia Buku Abel Natural, Panama Bambito, hingga Colombia.
Keberagaman tersebut menjadi strategi Sia Roastery untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada pengunjung, sekaligus memperkenalkan karakter kopi dari berbagai wilayah kepada konsumen.
Anthonius menilai perkembangan industri kopi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang signifikan. Menurutnya, kualitas kopi lokal kini semakin mampu bersaing dengan kopi dari berbagai negara penghasil kopi dunia.
“Semoga kita semua yang buka booth di sini bisa share ke masyarakat, supaya masyarakat juga boleh menikmati apa yang kita sajikan,” pungkas Anthonius.
Ia berharap kehadiran Sia Roastery dalam ICX 2026 tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas apresiasi masyarakat terhadap kualitas dan keragaman kopi, baik dari Indonesia maupun mancanegara.
