KULON PROGO — karyapost.com, MMK Dan DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Kulon Progo menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran aktif sebagai mitra penyedia dan penyebar informasi lowongan kerja (loker) bagi masyarakat setempat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam acara Sarasehan bertema ” Strategi Penanganan Pengangguran dan Akses Informasi Kerja ” yang digelar di Warung Kopi Pak Po,Jumat (18/9/2026). Inisiatif ini digagas oleh Muda Mudi Kulon Progo (MMK) sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap pemuda dan pencari kerja di wilayah Kulon Progo.
Ketua MMK sekaligus penggagas acara,Nugroho Tomo,menegaskan bahwa kolaborasi antara pemuda dan BM PAN ini bertujuan untuk mempercepat serta memperluas jangkauan informasi kesempatan kerja agar dapat diakses secara merata oleh masyarakat.
Hadir sebagai narasumber, Puspitarini dari Dinas Tenaga Kerja Kulon Progo membeberkan fakta lapangan terkait dinamika ketenagakerjaan daerah.
Menurutnya, jumlah ketersediaan informasi loker sebenarnya sangat tinggin namun tingkat serapan tenaga kerja masih relatif rendah maka sangat ironis serapan tenaga kerja saat ini baru mencapai separuh dari total jumlah lowongan yang sudah tersedia.
Sekarang masalah utamanya mungkin pada aksesibilitas dan alur distribusi informasi yang belum terserap maksimal oleh pencari kerja,” ungkap Puspitarini.
Sementara itu, Direktur Lembaga Kajian dan Advokasi Pembangunan (LKAP) Kulon Progo, Priyo Santoso, menekankan pentingnya perubahan pola pikir dari sekadar mencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Menurutnya, penyebaran informasi memang vital, tetapi pemanfaatan potensi lokal juga tidak kalah krusial.
“Selain memaksimalkan alur informasi loker, saat ini masyarakat juga harus berani menciptakan lapangan kerja sendiri. Banyaknya potensi daerah yang belum digarap secara optimal merupakan peluang besar lahirnya wirausaha baru,” ujar Priyo.
Ia menambahkan, berbagai inovasi pengembangan kawasan yang sedang didorong oleh pemerintah maupun pihak swasta di Kulon Progo harus dimanfaatkan oleh generasi muda untuk memicu semangat berwirausaha dan membuka kemitraan ekonomi baru.
Melalui sinergi antara MMK, BM PAN, Disnaker dan LKAP ini, diharapkan mata rantai hambatan informasi kerja dapat terputus, sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan muda yang mampu menyerap tenaga kerja lokal di Kulon Progo. Jurnalis Budi Legowo Santoso
