JAKARTA — Lions Club Internasional menegaskan komitmennya memperluas jangkauan aksi kemanusiaan melalui kolaborasi lintas organisasi dan pelibatan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan United Nations Day (UN Day) yang diselenggarakan bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Selasa (27/10/2026).
Perwakilan Lions Club Internasional Distrik 307 A1, Solida Fitri Ramli, mengatakan organisasinya secara konsisten menjalankan berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari penanganan kelaparan hingga bantuan bagi korban bencana.
Menurut Solida, Lions Club Internasional dari Distrik 307 A1 dan Distrik 307 B1 turut memperingati UN Day sebagai momentum memperkuat kerja sama dan memperluas kontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.
“Kami dari Lions Club Internasional Distrik 307 A1 dan Distrik 307 B1 hari ini bersama-sama memperingati United Nations Day. Lions Club adalah organisasi kemanusiaan yang berfokus pada delapan pilar aktivitas pengabdian,” kata Solida di lokasi acara.
Ia menjelaskan, program pengabdian Lions Club mencakup penanggulangan kelaparan (hunger), pelestarian lingkungan (environment), penanganan diabetes, kanker anak, pemberdayaan pemuda (youth), penanggulangan bencana (disaster), serta kesehatan penglihatan (vision).
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan. Solida menambahkan, Lions Club sebelumnya juga pernah berkolaborasi dalam peringatan UN Day. Kerja sama itu kini kembali diperkuat untuk memperluas jangkauan kegiatan kemanusiaan.
Jaringan Global, Bantuan hingga ke Daerah Bencana
Lions Club Internasional memiliki sekitar 1,5 juta anggota yang tersebar di lebih dari 200 negara. Di Indonesia, organisasi tersebut memiliki sekitar 16.000 anggota yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
Solida mengatakan, jaringan internasional itu menjadi salah satu kekuatan Lions Club dalam mengoordinasikan bantuan kemanusiaan, terutama ketika terjadi bencana yang membutuhkan dukungan lintas wilayah dan negara.
Ia mencontohkan keterlibatan jaringan Lions Club dalam memberikan bantuan ketika terjadi kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat, maupun gempa bumi di Turki. Koordinasi serupa juga dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Indonesia.
“Kami selalu memberikan bantuan, misalnya saat ada kebakaran di Los Angeles atau gempa bumi di Turki, termasuk juga bantuan bencana di Indonesia. Kita saling berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan,” ujarnya.
Melalui koordinasi tersebut, Lions Club berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak sesuai kebutuhan di lapangan. Sinergi antaranggotanya juga memungkinkan dukungan dihimpun dari berbagai wilayah untuk memperkuat respons kemanusiaan.
Ajak Masyarakat Perluas Gerakan Relawan
Solida berharap peringatan UN Day tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong semakin banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Menurut dia, kolaborasi lintas organisasi dan keterlibatan masyarakat menjadi semakin penting di tengah tantangan ekonomi global yang berpotensi meningkatkan kebutuhan bantuan sosial.
Partisipasi tersebut dapat dilakukan melalui keterlibatan sebagai relawan, dukungan program sosial, maupun donasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Harapan kita, apalagi di tengah kondisi ekonomi dunia yang sedang sulit, melalui kerja sama relawan ini kita bisa menggalang lebih banyak dukungan dan donasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Indonesia,” kata Solida.
Ia menegaskan, penguatan kolaborasi diharapkan dapat memperluas manfaat program kemanusiaan sekaligus membangun kepedulian sosial yang lebih kuat di tengah masyarakat.
Dengan dukungan relawan, donatur, dan berbagai pemangku kepentingan, Lions Club berharap kegiatan kemanusiaan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan.
