JAKARTA – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si. menekankan pentingnya penguatan karakter daya tahan atau resilience bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut disampaikan Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RNPI) ke-3 di Jakarta, Sabtu (31/10/2026). Dalam forum tersebut, ia menilai generasi muda saat ini memiliki keunggulan berupa ekosistem yang lebih baik serta akses informasi yang jauh lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya.

Namun, menurut dia, kemajuan teknologi dan kemudahan akses informasi perlu diimbangi dengan karakter tangguh, ketahanan mental, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan.

“Sebenarnya mereka punya ekosistem yang jauh lebih bagus daripada pemuda masa lampau. Cuma bagaimana caranya mentransfer karakter dari pemuda masa lampau itu, karakter resilience-nya dikuatkan. Digabungkan dengan akses informasi yang mereka miliki sekarang, sudah perfect itu sebetulnya,” ujar Lalu Muhamad Iqbal seusai kegiatan.

Ia menjelaskan, penguatan karakter tersebut menjadi salah satu modal penting agar generasi muda tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB juga berbagi panggung dengan Gubernur Lampung untuk membahas hubungan antara persoalan daerah dan tantangan global. Keduanya memberikan perspektif mengenai dinamika pembangunan daerah serta keterkaitannya dengan perkembangan dan perubahan di tingkat internasional.

Menurut Lalu Muhamad Iqbal, forum Rembuk Pemuda memiliki peran strategis karena mempertemukan pemuda dari berbagai wilayah Indonesia sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk memahami kondisi dan persoalan yang dihadapi masing-masing daerah.

“Ya, bagus saja untuk memberikan pengalaman mengenai situasi, memberikan gambaran mengenai situasi di daerah kepada teman-teman, para pemuda dari seluruh Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, pertukaran perspektif antara kepala daerah dan peserta dari berbagai wilayah dapat memperluas wawasan generasi muda dalam melihat persoalan pembangunan secara lebih komprehensif.

“Makanya tadi kita berbagi sama Pak Gubernur Lampung. Pak Gubernur Lampung menjelaskan isu-isu daerah, kita menjelaskan isu-isu kaitan antara isu daerah dengan isu di global,” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam forum tersebut Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan pandangannya mengenai sejumlah aspek yang perlu diperkuat oleh generasi muda agar mampu mengambil peran maksimal dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Ia berharap Rembuk Nasional Pemuda Indonesia tidak sekadar menjadi ruang pertemuan dan diskusi, tetapi juga menjadi momentum membangun kesadaran, memperkuat kapasitas, serta mendorong kolaborasi antarpemuda dari berbagai daerah.

“Saya menyampaikan mengenai perspektif apa yang harus diperkuat di pemuda untuk bisa memberikan kontribusi semaksimal mungkin untuk pencapaian Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Melalui forum tersebut, diharapkan generasi muda Indonesia mampu memadukan keunggulan penguasaan informasi dan teknologi dengan karakter tangguh, sehingga dapat menjadi kekuatan strategis dalam menjawab tantangan pembangunan nasional di masa mendatang.