JAKARTA – PT Nireta Indo Perkasa menawarkan solusi perangkat kelistrikan khusus untuk area berbahaya (hazardous area) guna mendukung keselamatan operasional pertambangan. Teknologi tersebut diperkenalkan dalam ajang Minerba CONVEX 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Business Development PT Nireta Indo Perkasa, Josef Bambang Tri P., mengatakan salah satu produk unggulan yang ditawarkan adalah perangkat Centro berbahan aluminium yang dilengkapi perlindungan IP66 dan fitur explosion proof atau tahan ledakan.
Menurut Josef, teknologi tersebut dirancang untuk menahan ledakan yang terjadi di dalam perangkat agar tidak merambat keluar dan memicu kebakaran atau ledakan di lingkungan sekitarnya. Fitur ini menjadi penting, terutama di area pertambangan yang memiliki potensi keberadaan gas mudah terbakar.
“Konsepnya jika terjadi ledakan di dalam perangkat, maka ledakan hanya tertahan di dalam dan tidak keluar. Ini sangat penting untuk area zona berbahaya seperti pertambangan yang banyak mengandung gas,” ujar Josef di stan pameran.
Ia menjelaskan, perangkat dengan spesifikasi tersebut dibutuhkan untuk mendukung sistem kelistrikan di tambang bawah tanah maupun lokasi lain yang memiliki potensi atmosfer eksplosif. Penggunaan peralatan yang sesuai dengan klasifikasi zona berbahaya menjadi salah satu aspek penting dalam meminimalkan risiko penyalaan akibat gangguan listrik atau sumber percikan.
Selain perangkat utama, Nireta Indo Perkasa menyediakan berbagai komponen pendukung, mulai dari baterai untuk kebutuhan suplai listrik dan terminal hingga pembuatan panel programmable logic controller (PLC). Seluruh kebutuhan tersebut dapat disesuaikan dengan karakteristik operasional dan kondisi lapangan.
Josef mengatakan, keunggulan perusahaan tidak hanya terletak pada penyediaan produk, tetapi juga pada kemampuan merancang dan mengintegrasikan sistem kelistrikan sesuai kebutuhan masing-masing pelanggan.
“Kami bisa mendesain dari barang kosong menjadi suatu sistem yang dibutuhkan. Jadi setiap kebutuhan customer berbeda, kami sesuaikan. Tidak hanya jual panel saja,” katanya.
Untuk mendukung aspek kualitas dan keselamatan, perusahaan juga memasarkan produk dengan sertifikasi internasional, termasuk ATEX dari Eropa. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu acuan penting dalam pemilihan peralatan yang digunakan di lingkungan dengan potensi atmosfer eksplosif.
Josef menilai, pemenuhan standar keselamatan menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan pertambangan dalam memilih perangkat kelistrikan, mengingat kegagalan peralatan di area berbahaya dapat berdampak terhadap keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional.
Dari sisi harga, perangkat yang ditawarkan dibanderol dengan nilai bervariasi sesuai spesifikasi, konfigurasi, serta kompleksitas sistem yang dibutuhkan pelanggan. Nilai pengadaan dapat mencapai puluhan ribu dolar AS.
Sementara itu, untuk mendukung penggunaan produk di lapangan, Nireta Indo Perkasa menyediakan garansi selama satu tahun, disertai layanan pelatihan bagi sumber daya manusia perusahaan pengguna serta commissioning atau proses pengujian dan pengoperasian awal sistem.
Melalui partisipasinya dalam Minerba CONVEX 2026, perusahaan berharap dapat memperkenalkan solusi kelistrikan yang sesuai dengan kebutuhan industri pertambangan, khususnya dalam mendukung penerapan standar keselamatan pada area operasional berisiko tinggi.
