Jakarta – Indonesia yang juga sebagai memiliki beberapa prestasi terhadap kemajuan dunia Islam dan Melayu.

Pada kesempatan tersebut, Tun Seri Setia HM Al Rustam mengatakan sangat bersyukur atas berjumpa Syafruddin dan teman teman lainya, karena akan memperbesar peran DMDI dalam perkembangan Islam di dunia. Sabtu (4/6/2022)

Sebab, Syafruddin sudah banyak menunjukkan kiprahnya dalam memajukan kegiatan dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat.

Sekjen DMDI Indonesia Said Aldi Ali Idrus menjelaskan, kiprah Syafruddin di Indonesia maupun di luar negeri menjadi pembicaraan dalam pertemuan Majelis Tinggi DMDI.

Perannya dalam pengentasan buta baca Alquran, pembangunan Museum Nabi Muhammad SAW, dan membantu para kiai untuk bekerja sama dengan Al Azhar Kairo, Mesir, menjadi kredit bagi Syafruddin.

Terima kasih kepada DMDI atas kepeduliannya terhadap pengembangan pendidikan kebudayaan Melayu di Indonesia

Rakernas dua hari di hotel borobudur Jakarta tersebut turut dihadiri Wakil Presiden DMDI Indonesia dan Presiden DMDI Tun Seri Setia HM Al Rustam

Indonesia yang juga sebagai memiliki beberapa prestasi terhadap kemajuan dunia Islam dan Melayu.

Agar segenap pengurus DMDI untuk memberikan kotribusi terbaik, dalam menjalankan tugas serta dapat melahirkan program-program cemerlang.

Keberadaan DMDI untuk tegak lurus mendukung visi, misi, program serta kebijakan

DMDI berdiri sejak tahun 2000 di Malaka dengan beranggotakan hanya 10 negara, yang kemudian berkembang menjdi 29 negara