Jakarta – Maraknya Tawuran Di Jakarta, Seakan tidak ada obat dan kehabisan cara untuk mencegah mereka tawuran. Secara akal sehat mereka kaum muda kaum terpelajar sudah tahu efek dari tawuran adalah kematian atau cacat seumur hidup yang menyisakan kesengsaraan bagi dirinya dan kedua orang tuanya.
Kritik untuk penegak Hukum, Jika ada dari mreka yang tertangkap terbukti, terlibat tawuran maka hukum tidak pandang bulu beri sanksi tegas secara sistemik. Karna pasal mereka membawa senjata tajam sudah jelas merencanakan membunuh orang lain.
Adapun sanksi atau efek jera agar mereka kapok, Disarankan Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, Tolak pasien dari korban Tawuran. Upaya ini harus tersoisalisasi dan terbaca okeh kelompok-kelompok muda yang brutal dengan tawuran
Tidakkah malu jika dibandingkan dengan generasi bangsa diluar negara kita, mereka kaum muda sudah mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan global dimasa yang akan datang, dinegara lain tidak ada penyakit sosial seperti tawuran. Hanya di Indonesia Yang sulit anak anak mudanya diajak untuk membangun Negri.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus membuat peraturan bagi warga atau pelajar yang terlibat tawuran akan dikenakan sanksi sosial selain Sanksi Pidana.
- Dan Kami Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta, Mengajak kepada kaum muda untuk bergabung di organisasi Kepemudaan Karang Taruna di Tiap RT/RW Lingkungan Masing-masing, Guna membangun wilayah yang beradab dan menciptakan generasi muda bermental Wirausaha. Karang Taruna akan memberikan ruang-ruang kreastifitas bagi anak anak muda yang ingin bergabung.
