menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota DPRD se-Indonesia pada 27–29 April 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan langkah politik menghadapi agenda nasional ke depan.
Ketua DPW NTB PBB, Nadira Al-Habsyi, menegaskan bahwa Bimtek tersebut membawa semangat baru bagi seluruh kader. Ia menyebut, saat ini tidak ada lagi dualisme kepengurusan di tubuh partai, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Alhamdulillah, saat ini tidak ada lagi dualisme kepengurusan, baik di DPP, DPW, maupun DPC. Kita sudah kembali solid. Ini menjadi kekuatan utama untuk bergerak bersama membesarkan PBB,” ujarnya.
Menurut Nadira, kepemimpinan PBB saat ini fokus mengoptimalkan seluruh sumber daya partai, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Konsolidasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan membangun kekuatan politik yang terstruktur.
“Strategi kami adalah mengumpulkan dan menguatkan seluruh potensi kader di daerah. Jika kita sudah solid dan bergerak bersama, maka target besar akan lebih mudah dicapai,” jelasnya.
Target Kembali ke Parlemen Nasional
Dalam kesempatan itu, Nadira menegaskan bahwa target utama PBB ke depan adalah meningkatkan perolehan kursi legislatif, termasuk kembali menembus parlemen nasional di Senayan.
Ia menilai, keberhasilan partai politik tidak terlepas dari kemampuannya meraih kursi di legislatif, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Target kami jelas, PBB harus kembali ke Senayan. Dengan begitu, kami bisa ikut menentukan kebijakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara langsung,” tegasnya.
Konsolidasi Jadi Kunci
Lebih lanjut, Nadira menekankan pentingnya kesinambungan koordinasi antarstruktur partai, mulai dari DPP, DPW hingga DPC. Ia optimistis, dengan soliditas yang terjaga, PBB mampu meningkatkan peran dan pengaruhnya di kancah politik nasional.
“Kalau kita terus menjaga kebersamaan dan memperkuat koordinasi, insyaallah PBB bisa kembali berjaya dan memiliki kekuatan politik di parlemen maupun di daerah,” pungkasnya.
Bimtek nasional ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan PBB dalam menghadapi dinamika politik ke depan, sekaligus mempertegas komitmen partai untuk berkontribusi lebih besar bagi pembangunan bangsa.
