JAKARTA — PT Turbomack Indonesia terus memperkuat kiprahnya di industri energi nasional dengan membidik peluang bisnis di sektor minyak dan gas bumi (migas) serta panas bumi atau geothermal.
Perusahaan yang bergerak di bidang engineering, supply, hingga layanan purna jual tersebut melihat kebutuhan peralatan berstandar tinggi di industri energi masih memiliki prospek yang besar.
Country Manager PT Turbomack Indonesia Eko Suyadi mengatakan, Turbomack telah beroperasi di Indonesia sejak sebelum 2010. Perusahaan yang berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia, itu memasok berbagai jenis pompa untuk memenuhi kebutuhan industri dengan spesifikasi teknis yang ketat.
“Kita ada pompa vertikal, pompa sentrifugal, pompa gear, hingga pompa plunger. Produk kita digunakan tidak hanya untuk sektor oil and gas, tetapi juga untuk geothermal,” kata Eko saat ditemui di sebuah pameran industri di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Menurut Eko, Turbomack Indonesia berstatus sebagai authorized agent untuk sejumlah produk pompa yang dipasarkan di Indonesia. Produk tersebut diimpor langsung dari Amerika Serikat dan Eropa.
Ia menilai kualitas menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan perusahaan, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri energi yang memiliki standar keselamatan, keandalan, dan performa tinggi.
“Produk kita authorized agent, jadi sudah pasti barang original. Klien di BUMN, oil and gas, maupun geothermal sangat berpegang teguh pada kualitas. Barang-barang kami berasal dari Amerika dan Eropa,” ujarnya.
Tak Sekadar Pasok Peralatan
Turbomack Indonesia tidak hanya mengandalkan bisnis penjualan atau pemasokan unit pompa. Perusahaan juga memperkuat layanan purna jual untuk memastikan peralatan yang digunakan pelanggan dapat beroperasi secara optimal.
Layanan tersebut mencakup penyediaan suku cadang atau spare parts hingga dukungan tenaga ahli yang dapat membantu kebutuhan pelanggan di lapangan.
“Jadi bukan hanya supply unit, tetapi kita juga support aftermarket, termasuk spare parts dan manpower,” kata Eko.
Menurut dia, keberadaan layanan aftermarket menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan peralatan, khususnya pada industri energi yang membutuhkan kontinuitas operasi.
Berpengalaman di Sejumlah Proyek Energi
Turbomack Indonesia sejauh ini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar di sektor energi, baik badan usaha milik negara (BUMN) maupun perusahaan swasta.
Beberapa perusahaan yang pernah menjadi mitra Turbomack antara lain PT Geo Dipa Energi, Indonesia Power untuk wilayah Kamojang, serta Sarulla.
Eko mengatakan, meski geothermal menjadi salah satu sektor yang terus dikembangkan, kontribusi terbesar terhadap bisnis Turbomack Indonesia saat ini masih berasal dari industri migas.
“Kalau untuk market terbesar kita saat ini masih oil and gas. Tetapi geothermal juga menjadi salah satu sektor yang terus kita kembangkan,” tuturnya.
Pengembangan pasar geothermal dinilai sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap pemanfaatan energi panas bumi sebagai salah satu sumber energi rendah emisi di Indonesia. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi penyedia peralatan dan jasa pendukung kegiatan eksplorasi maupun operasi pembangkit geothermal.
Perkuat Hubungan dengan Pelanggan
Keikutsertaan Turbomack Indonesia dalam berbagai pameran industri menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus membuka peluang kerja sama baru.
Melalui ajang tersebut, perusahaan dapat bertemu langsung dengan pelanggan, mitra usaha, maupun calon pengguna produk dari berbagai sektor industri energi.
Eko berharap kegiatan tersebut dapat memperluas komunikasi dan membuka peluang kerja sama dengan lebih banyak perusahaan di masa mendatang.
“Harapan kita tentu bisa lebih dekat dan berkomunikasi langsung dengan klien-klien kami seperti Geo Dipa, Sarulla, PLN, dan lainnya yang hadir di sini. Ke depan, kita berharap bisa menjalin lebih banyak kerja sama lagi,” pungkasnya.
Dengan mengandalkan produk berstandar internasional serta dukungan layanan purna jual, Turbomack Indonesia optimistis dapat memperluas kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan peralatan industri energi, sekaligus mengambil bagian dalam perkembangan sektor migas dan panas bumi di Indonesia.
