JAKARTA — PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) meraih empat penghargaan dalam ajang apresiasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) atas komitmennya dalam memperkuat pendidikan anak usia dini (PAUD), pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendorong inklusi bagi penyandang disabilitas.

Empat penghargaan yang diraih Askrindo meliputi kategori Education dengan predikat Platinum, Global Award dengan predikat Platinum, serta kategori Gender Equality & Disability (GEDSI) dan Inclusive Economy, yang masing-masing memperoleh predikat Gold.
yang berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026).

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas berbagai program TJSL Askrindo yang menyasar masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Senior Vice President (SVP) Corporate Transformation PT Askrindo Ivan Fan mengatakan program TJSL perusahaan tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kapasitas masyarakat dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan.

Menurut dia, salah satu perhatian utama Askrindo adalah penguatan pendidikan sejak usia dini karena kualitas generasi mendatang sangat ditentukan oleh fondasi pendidikan yang dibangun sejak anak-anak.

“Indonesia Emas 2045 dibangun dari generasi yang paling dini. Anak-anak PAUD saat ini kelak di tahun 2045 berada di usia produktif 20-25 tahun,” ujar Ivan.

Ia mengatakan penguatan pendidikan anak usia dini menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas guna mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Program tersebut telah dijalankan Askrindo sejak sebelum pandemi COVID-19 dan terus dikembangkan hingga saat ini. Salah satu bentuknya adalah pelatihan serta peningkatan kapasitas guru PAUD, terutama mereka yang bertugas di wilayah 3T.

Askrindo memandang keberadaan guru sebagai salah satu unsur penting dalam membangun kualitas pendidikan di daerah terpencil. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga pendidik menjadi bagian dari program TJSL agar manfaat yang diberikan tidak berhenti pada bantuan sarana dan prasarana.

Selain penguatan pendidikan dan program inklusi bagi penyandang disabilitas, Askrindo juga mengembangkan Warung PAUD sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui program tersebut, guru dan orang tua murid dilibatkan dalam kegiatan usaha kolaboratif yang menyediakan berbagai kebutuhan sekolah maupun kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Keuntungan dari kegiatan usaha tersebut kemudian dapat menjadi tambahan pendapatan bagi guru PAUD, sehingga program pendidikan sekaligus memberikan dampak terhadap kemandirian ekonomi masyarakat.

Askrindo juga menjalankan program Mobil Pintar untuk menjangkau desa-desa terpencil. Mobil tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendistribusikan buku bacaan, mendukung literasi digital, serta membawa berbagai alat peraga edukatif kepada masyarakat.

Program tersebut diharapkan dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan sarana pembelajaran, terutama bagi anak-anak yang berada di wilayah dengan keterbatasan fasilitas pendidikan.

Ivan mengatakan penghargaan kategori Global Award dengan predikat Platinum menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi Askrindo. Hal itu karena proses penilaian melibatkan dewan juri internasional dengan standar penilaian global.

Selain itu, materi mengenai program yang diikutsertakan dalam penjurian juga dipresentasikan menggunakan bahasa Inggris.

Menurut Ivan, capaian tersebut menunjukkan bahwa program TJSL yang dijalankan Askrindo tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat penerima program, tetapi juga memiliki nilai inovasi dan keberlanjutan yang dapat diapresiasi dalam lingkup yang lebih luas.

“Kami berharap model program CSR terpadu ini dapat direplikasi oleh perusahaan-perusahaan lain. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin cepat kita bisa mengetaskan ketimpangan pendidikan di daerah terpencil,” katanya.

Ia menambahkan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk memperluas dampak program pemberdayaan, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan ekonomi.

Askrindo merupakan anggota holding BUMN asuransi dan penjaminan Indonesia Financial Group (IFG). Perusahaan bergerak di bidang penjaminan kredit dan asuransi umum serta menjalankan berbagai program TJSL sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengembangan UMKM, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembangunan berkelanjutan