Jakarta – Salah satu tokoh senior sekaligus pendiri Partai Demokrat Hengky Luntungan menyebutkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukanlah pendiri Partai Demokrat dan KLB di Deli Serdang sah sesuai dengan AD/ART.
Menurutnya, SBY baru bergabung ke Partai Demokrat pada 2003 lalu sementara Partai Demokrat sudah dibentuk sejak 2001.
Tokoh senior Partai Demokrat berkumpul menggelar jumpa pers di Mega Kuningan Jakarta Selatan, Selasa 9 Maret 2021. (Hatta).
Hal itu disampaikan Hengky saat menghadiri jumpa pers di Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan, pada 9 Maret 2021.
“Tidak ada nama SBY. Saya harus klarifikasi ini dan yang membuat lambang Partai Demokrat bukan SBY,” ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, yang memberi nama Demokrat bukan SBY melainkan oleh Ahmad Yani Wahid, Ahmad Toriq, dan Adhyaksa Dault.
“Kurang lebih satu tahun setengah (setelah pendirian) kami berupa mendekati SBY hasilnya nol ditolak SBY terus. Tiba-tiba 2003 SBY masuk. Ini kan namanya malu-malu kucing,” tambahnya.
Salah satu Penggagas KLB Partai Demokrat di Sibolangit Deli Serdang, Jumat 5 Maret 2021 lalu bersama sejumlah tokoh senior Demokrat lainnya seperti Darmizal, Max Sopacua, Marzuki Alie mengaku menggelar KLB untuk menyelamatkan Partai Demokrat.
“untuk menyelamatkan Partai bukan untuk saya,” tuturnya tegas.
