Peresmian Perjuangan Peternak Rakyat dan Peternakan Mandiri (PPRPM)


Jakarta – Peternak unggas yang tergabung dalam Peternak Rakyat dan Peternakan Mandiri (PRPM) meminta pemerintah untuk memperbaiki harga ayam hidup yang dalam kurun tujuh bulan terakhir terus merosot

Peresmian Perjuangan Peternak Rakyat dan Peternakan Mandiri (PPRPM) dan saya setuju karena memang PPRPM wadah dari teman-teman peternak besar dan peternak kecil menjadi satu gabung menyampaikan pendapat bersama dalam bentuk satu usulan kepada pemerintah kata Sekretaris PPRPM Parjuni di Gedung Juang Jakarta, Senin (8/4/2019).

Parjuni menambahkam saat ini terjadi adalah kita sebagai peternak besar maupun peternak kecil tertekan oleh satu company besar yang mempunyai capial besar yang membuat kita menjadi mengikuti dia.

Contohnya harga ayam yang jelas untuk saat ini bulan kemarin bulan Maret 2019 harganya tidak bisa bergerak untuk Jawa Tengah 11.000-12.000 harga ayam hidup sedangkan HPP sudah 18.500-19.000 artinya kita mau bergerak naik tidak bisa karena Dia ( Company Besar) mempunyai kekuatan besar dan Dia mempunyai populasi besar.

Yang diusulan intinya ada pengaturan dan keseimbangan antara pemerintah. Kebijakan berjalan dengan bagus dan perusahaan juga taat dan kita juga aman dilindungi. Selama ini bentuk perlindungan belum kelihatan. Saat ini yang hadir peternak nasional.

Harapan kita PPRPM bisa menjadi jembatan yang pas buat pemerintah, peternak rakyat dan perusahaan. Perusahaan besar mengurangi populasi. mereka membuat intrgrasi yang kita tidak bisa begerak dari hulu ke hilir itu tidak benar keadilan kita di tingkat peternak kecil tidak ada Parjuni , Ungkapnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *