JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Sulawesi Selatan, Mochammad Yaza Azhari Britain, menegaskan bahwa PBB terus memperkuat eksistensinya melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baginya, kepercayaan publik hanya dapat diraih melalui kerja konkret yang berkelanjutan, bukan sekadar pencitraan politik.
Pernyataan tersebut disampaikan Yaza saat ditemui awak media di sela-sela peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Yaza menjelaskan, DPW PBB Sulawesi Selatan telah menginisiasi sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus pelestarian lingkungan.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah budidaya ayam kampung di pedesaan, yang dinilai mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.
“Di desa-desa, hampir setiap rumah memiliki beberapa ekor ayam kampung. Hasil telurnya dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual sehingga menjadi tambahan penghasilan keluarga. Program seperti ini memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Yaza.
Selain itu, PBB Sulawesi Selatan juga mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus menghasilkan pakan alternatif bernilai ekonomis.
Di bidang pelestarian lingkungan, partai menjalankan gerakan penanaman satu juta pohon di Kabupaten Pangkep serta mengembangkan inovasi pengolahan limbah plastik menjadi briket sebagai sumber energi alternatif.
Menurutnya, seluruh program tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara konsisten.
“Kami bekerja dengan tulus dan ikhlas. Kalau masyarakat kemudian mengenal dan memberikan kepercayaan kepada Partai Bulan Bintang, itu merupakan hasil dari kerja nyata, bukan semata-mata karena pencitraan,” katanya.
Di bidang sosial dan keagamaan, Yaza memperkenalkan program OBAS (Operasi Bersih Masjid) yang rutin dilaksanakan kader PBB Sulawesi Selatan. Melalui program tersebut, kader bergotong royong membersihkan masjid-masjid di berbagai wilayah, terutama yang berada di jalur lintas dan banyak dimanfaatkan masyarakat maupun para musafir.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian kami agar rumah ibadah tetap bersih, nyaman, dan menjadi bukti bahwa PBB hadir untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Terkait peringatan Milad ke-28 PBB, Yaza mengaku optimistis terhadap masa depan partai. Ia menyebut antusiasme kader dari seluruh Indonesia sangat tinggi dengan kehadiran perwakilan dari 38 provinsi, anggota legislatif, serta jajaran pengurus partai dari berbagai tingkatan.
Menurutnya, soliditas tersebut menunjukkan bahwa PBB semakin siap menghadapi agenda politik nasional menuju Pemilu 2029.
Ia juga menilai kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB saat ini merupakan perpaduan yang ideal antara para pemikir dan pelaksana organisasi sehingga mampu melahirkan berbagai gagasan strategis sekaligus memastikan implementasinya di lapangan.
“Yang paling penting bukan sekadar peringkat partai, tetapi bagaimana Partai Bulan Bintang mampu memberikan dampak nyata dalam penyusunan kebijakan negara dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.
Yaza turut mengapresiasi penyelenggaraan Milad ke-28 PBB yang dinilainya menghadirkan semangat baru bagi seluruh kader. Menurutnya, momentum tersebut menjadi simbol transformasi PBB sebagai partai yang semakin terbuka, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri sebagai partai yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Ia menambahkan, transformasi tersebut menjadi kebutuhan strategis mengingat komposisi pemilih Indonesia ke depan akan didominasi oleh generasi muda yang memiliki karakter, pola komunikasi, dan harapan politik yang berbeda.
“Transformasi ini penting karena ke depan lebih dari separuh pemilih Indonesia adalah generasi muda. PBB harus mampu hadir dengan cara yang relevan, kreatif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan partai,” pungkas Mochammad Yaza Azhari Britain.