Connect with us

TNI / Polri

Kodim 0503/JB”, Babinsa Laksanakan Penyekatan di Pos Cek Poin Perbatasan Tangerang Jakarta

Published

on

Jakarta – Sebanyak tiga Pos Cek Poin Perbatasan Tangerang Jakarta di Wilayah Kodim 0503/JB laksanakan pemantauan dan pengecekan Pos Cek Poin di Wilayah masing-masing dalam rangka memutus mata rantai penyebaran wabah Virus Corona (Covid 19) di wilayah Jakarta Barat.

Ditemui di Pos Cek Poin Lantas Kalideres pertama berada di Jl. Daan Mogot Km. 15 RT. 01/012 Kel. Kalideres Kec. Kalideres Jakarta Barat tadi pagi, Babinsa Koramil 06/Kalideres Kodim 0503/JB Serma Jaka Katamsa bersama 4 rekannya menyampaikan bahwa sekitar pukul 08.00 WIB, team Koramil 04/Kalideres sudah bergabung dengan 10 orang personil dari Polsek Kalideres pimpinan Akp Arif Rahman dan 10 Pers Satpol PP pimpinan Dwi serta Dishub sebanyak 6 Pers pompinan Gatot. H.

“Kita laksanakan Pengecekan dan Penyekatan terhadap pengguna jalan yang melintas terkait PSBB”. Ungkap Serma Jaka Katamsa.

Selain itu Kita juga laksanakan himbauan, teguran & arahan Sosial Distancyng bagi pengguna jalan/pelintas yang kedapatan masih melanggar PSBB atau belum menggunakan Masker dan tentang kapasitas muat kendaraan.

Disisi lain, Lettu Inf. Sriyanto (Perwira Kodim 0503/JB) mengatakan bahwa setiap hari ini personil Kodim 0503/JB di wilayah bersama Tiga Pilar Jakarta Barat laksanakan pemantauan dan pengecekan di tiga titik Pos Cek Poin yang telah disiapkan dan dianggap merupakan perbatasan anatara Tangerang dan Jakarta.

“Selain di wilayah Koramil 06/Kalideres ada dua titik lagi di wilayah Koramil 07/Kembangan Kodim 0603/JB”.

Pertama di Pos Cek Poin Jl. Raden Saleh RT. 05 Kel. Meruya Utara Kec. Kembangan Jakarta Barat.

Tadi, 2 personil Koramil 07/Kembangan pimpinan Pelda Siswanto dan dari Polsek Kembangan 4 personil pimpinan Akp Hartono (Kanit Lantas Polsek Kembangan), Dit Samapta 5 personil pimpinan Bribda Ega, Dishub 4 personil pimpinan Ibu Corolina serta Satpol PP 7 personil pimpinan Ignatius bergabung di Lokasi.

Sedangkan untuk di Pos Cek Poin Alfa Indah Jl. Raya Joglo RT. 04/03 Kel. Joglo Kec. Kembangan Jakarta Barat, personil yang terlibat sebanyak 31 orang, Koramil 3 personil pimpinan Sertu Asrianto, Polsek 15 personil pimpinan Aiptu Wayan, Dishub 5 personil pimpinan Andreas dan Satpol PP 8 personil pimpinan Ringgo.

Di 3 Lokasi tersebut, para pelanggar ada yang di hukum Pakai Rompi PSBB Warna Orange Atau Membersihkan trotoar dengan menyapu Jalanan. Rinci Lettu Inf. Sriyanto

Sumber Kodim 0503/JB

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Published

on

By

Jakarta,  – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain area Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel, jajaran Polres sebanyak 372 personel, serta BKO sebanyak 1.400 personel. Unsur BKO tersebut meliputi TNI sebanyak 200 personel, Korbrimob sebanyak 900 personel, dan Korsabhara sebanyak 300 personel.

Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan menyampaikan aspirasi di beberapa lokasi. Di area Monas diperkirakan terdapat massa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Sementara itu, massa lainnya direncanakan berada di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan dilakukan secara preemtif, preventif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Petugas juga disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” katanya.

Kombes Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian terdekat atau Call Center 110.

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Trending