Connect with us

Metro

Onggowijaya SH MH Mengecam Hakim Pengawas Mengeluarkan Penetapan Hak Suara Kreditur Yang Dihilangkan

Published

on

Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengagendakan rapat PT Froggy Edutography (Dalam PKPU) pada saat sidang hampir ricuh karena Hakim Pengawas mengeluarkan penetapan hak suara kreditur yang dihilangkan, Proses PKPU PT Froggy Edutography sangat patut diduga diarahkan pihak tertentu agar bisa pailit dengan cara menghilangkan hak suara Kreditur.

“Kami menyesalkan Hakim Pengawas mengeluarkan penetapan yang menghilangkan hak suara puluhan kreditur yang telah diakui oleh Debitur dengan dasar Pasal 280 UU Kepailitan.

Ini luar biasa keliru dan nyata memperlihatkan ada apa dibalik semua ini? Pasal 280 UU Kepailitan itu memberikan kewenangan Hakim Pengawas menentukan Kreditur yang tagihannya dibantah untuk dapat ikut serta dalam pemungutan suara, tetapi anehnya mengapa Hakim Pengawas justru menentukan Kreditur yang tagihannya diakui untuk tidak dapat ikut serta dalam pemungutan suara?ini jelas melecehkan undang-undang dan seolah-olah kami adalah badut yang tidak paham pasal 280 UU Kepailitan,” Ujar Onggowijaya, S.H, M.H. selaku kuasa hukum Debitur.

“Hakim Pengawas mengatakan bahwa pengurus PT Froggy Edutography yang menentukan tagihan memiliki hak suara atau tidak, sejak kapan dan di pasal mana Undang-Undang Kepailitan yang memberikan kewenangan Pengurus menentukan kreditur mana yang boleh ikut pemungutan suara dan tidak? Bahkan kreditur yang hak tagihnya diakui sementara saja boleh ikut voting, mengapa yang sudah diakui dihilangkan? Anehnya Hakim Pengawas mau saja mengamini apa yang diajukan pengurus, Kami memperingatkan keras pengurus bahwa ada sanksi pidana jika mencoba mengarahkan PKPU ini berakhir pailit.

Klien Kami P.T. Froggy Edutography sudah tegas menyatakan memiliki kewajiban moral untuk membayar hutangnya, lalu mengapa hutang kreditur yang sudah diakui debitur dan sudah diverifikasi malah dihilangkan menjelang pemungutan suara?,”Ujar Onggowijaya, S.H., M.H. dengan kesal.

Proses PKPU PT Froggy Edutography sejak awal dipenuhi kejanggalan karena pengurus yang selalu menabrak undang-undang, dan puncaknya 25 September 2020 terjadi kericuhan di kantor pengurus di Belezza Permata Hijau.

Hal ini karena ketidak becusan pengurus melakukan pengurusan dalam PKPU dimana tagihan yang sudah diverifikasi di Pengadilan Niaga pada 14 Agustus 2020 di hadapan Hakim Pengawas malah dimintakan klarifikasi kembali.

Dan pada rapat kreditur hari ini hampir juga ricuh karena pengurus dan hakim pengawas mengeluarkan penetapan menghilangkan hak suara kreditur yang telah diakui dan diverifikasi.

“Pengurus sangat patut diduga tidak independen, salah satunya adalah melanggar Pasal 276 ayat 1 UU Kepailitan yaitu pengurus wajib menyediakan salinan daftar piutang tetap 7 hari sebelum pembahasan rencana perdamaian, dan hingga detik ini Kami belum mendapatkannya baik dari pengadilan maupun Pengurus yang sudah kami minta berkali-kali melalui surat.

Rapat pemungutan suara rencananya akan dilakukan Kamis, 5 November 2020 setelah penetapan hakim Pengawas yang dibacakan hari ini selasa 3 november 2020 dianulir, harapannya adalah PKPU PT Froggy Edutography dapat berakhir damai.

Kami menyarankan kreditur yang merasa dirugikan oleh tindakan pengurus tidak perlu ragu melapor ke Kepolisian.” tegas Onggowijaya, S.H., M.H

Continue Reading

Metro

Halal Bihalal Nasional Keluarga Besar Alumni & Kader Himpunan Mahasiswa Islam MPO

Published

on

By

Jakarta — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO mengadakan acara Halal Bihalal Nasional di Gedung Juang 45, Menteng no 31, Jakarta Pusat.Sabtu (25/5/2024)

 

Acara ini dihadiri oleh Keluarga Besar Alumni dan kader HMI MPO.

Dalam acara ini, tema yang diusung adalah “Kemerdekaan Palestina, Amanah UUD 45 dan Khittah Perjuangan HMI MPO”. Selain itu, ada orasi pembebasan Palestina oleh Aktivis Mer-c Dr. Sarbini Abdul Murad.

 

Acara juga dihadiri oleh tokoh HMI MPO dari generasi ke generasi dalam acara Sekapursirih. Komitmen dukungan terhadap kemerdekaan Palestina juga akan disampaikan.

 

Koordinator Pelaksana Ahmad Suryadi Nomi mengatakan bahwa acara ini sangat penting dan diharapkan dapat dihadiri oleh seluruh Keluarga Besar Alumni dan Kader HMI MPO.

 

Turut mengundang Eggi Sudjana, Tamsil linrung, Aguspri Muhammad, Lukman Hakim Hassan, Imron Fadhil Syam, Yusuf Hidayat, Syafinuddin Al-Mandari, Cahyo Pamungkas, Muzakkir Djabir, Syahrul Efendi Dasopang, M. Chozin Amrulloh, Alto Makmuralto, Puji Hartoyo Abubakar, Muhammad Fauzi, dan Zuhad Aji Firmantoro.

 

Acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Mari bersama-sama mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan memperkuat Khittah Perjuangan HMI MPO.

Continue Reading

Metro

kalangan Muda dari Kader Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Tubagus Nurbadar, SE Calon Gubernur DK Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Pasca panas pentas politik pemilihan presiden, kini Jakarta kembali memanas dengan Pemilihan Gubernur DK Jakarta yang rencana akan dilaksanakan pada Bulan September 2024.

 

Berbagai nama bermunculan, baik yang mencalonkan diri secara Independen maupun diusung oleh Partai Politik.

 

Nama baru yang mulai mencuat dari kalangan muda adalah dari Kader Partai Kebangkitan Nasional (PKN) bernama Tubagus Nurbadar, SE, yang mulai mendapat dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari aktivis, pedagang dan lainnya.

 

Ditemui awak media, di seputaran Menteng, Jakarta Pusat, Tokoh muda yang berdomisili di Jakarta Utara ini mengungkapkan rasa terkejutnya dengan kemunculan namanya, sebagai salah satu Calon Gubernur DK Jakarta.

 

“Saya mengucapkan syukur, jika semua itu bisa membantu pembelajaran politik di Jakarta, namun pertanyaannya adalah di usia semuda saya ini, apakah mungkin bisa menjadi Gubernur DK Jakarta,” ungkapnya.

 

“Namun, bila dukungan yang ada saat ini bisa menjadi pintu untuk menuju Jakarta yang lebih baik lagi, Insya Allah, dengan dukungan semuanya, saya siap untuk menjadi Gubernur DK Jakarta,” lanjutnya lagi.

 

“Intinya saat ini, jika saya mendapat dukungan penuh, maka saya berharap bantuan dari semua elemen, untuk bisa membantu saya, dalam proses yang akan dilewati kedepan, termasuk jika nanti saya terpilih, maka dukungan itu sangat saya harapkan, karena mustahil bisa menjadikan Jakarta lebih baik, jika tidak ada dukungan dari semua fihak,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

Sebanyak 100 Mahasiswa dari Tiga Kampus Universitas Ikut Kuliah di Luar Kelas atau (Outing Activity)

Published

on

By

Jakarta – Sebanyak 100 orang mahasiswa dari tiga kampus universitas yang berada di Kota Jakarta dan Bandung menjalani kuliahnya di luar kelas atau (Outing Activity) di Pusat Media Percontohan Pembelajaran Pencegah planetary crisis di Gang 8 Jalan Nusa Indah IV Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (23/5/2024).

 

Terdiri dari puluhan mahasiswa dari Program (S1) Strata 1  Universitas Padjajaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi, Program S1 dan S2 UPNVJ (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta) serta Program S1 dari Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia (STPI) Matraman Jakarta. Kegiatan Kuliah Outing Activity yang diisi oleh Ketua RT 008/RW 04 Kelurahan Malaka Jaya Taufiq Supriadi membahas mengenai Data Management Analytics dari beragam upaya yang telah dijalankan dalam pencegahan planetary crisis di lingkungan RT 008/RW 04 Kelurahan Malaka Jaya.

 

“Alhamdulillah, mereka para mahasiswa merupakan agent of change yang patut diapresiasi tinggi, semangat mereka cukup tinggi terlebih  untuk mempelajari mengenai  pemberdayaan dalam melestarikan lingkungan,” kata Taufiq Supriadi.

 

Dijelaskan Taufiq, mereka tidak hanya ikuti kelas saja. Namun, juga dapat melihat langsung  dari puluhan item inovasi yang dihadirkan dan dipelihara baik sebagai pencegahan planetary crisis.”Tadi juga kami persilahkan kepada mereka para mahasiswa untuk lakukan wawancara langsung kepada warga, semoga langkah ini dapat menjadi wawasan kedepan dan diadopsi untuk kepedulian lingkungan,” imbuhnya.

 

Hilary, salah satu Mahasiswa Semester IV Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Unpad mengakui cukup senang dapat langsung melihat berbagai bragam inovasi upaya mencegah terjadinya planetary crisis atau perubahan iklim. Diakuinya dirinya terkagum bahwa di Jakarta terdapat pusat percontohan melestarikan lingkungan.

 

“Sangat baik ya, Kita melihat langsung di lingkungan padat penduduk ini warganya cukup semangat, penghijauan terjaga, kolam gizi yang bermanfaat besar bagi warga dan komposter juga masih banyak lagi. Tentunya, ini motivasi bagi kami bahwa pengelolaan lingkungan yang baik dapat hasil yang baik juga, lingkungan bersih dan asri dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat, ini patut diadopsi nantinya di kuliah kerja sosial berikutnya di desa yang nantinya akan kita tuju,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending