Connect with us

nasional

KPU Depok Menetapkan Idris-Imam Sebagai Walikota & Wakil Walikota Depok 2021-2026

Published

on

Depok, – Rapat pleno terbuka sekaligus penetapan pasangan calon terpilih pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok tahun 2020 dilaksanakan di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Beji Kota Depok pada hari Kamis, (21/01/2021)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok secara resmi mengumumkan penetapan pasangan calon (paslon) terpilih di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Depok 2020. Dalam Rapat Pleno Terbuka tersebut, KPU Kota Depok menetapkan paslon Mohammad Idris-Imam Budi Hartono sebagai paslon terpilih pada pemilihan Walikota dan wakil Walikota Depok 2020.

Dalam rapat pleno penetapan Paslon Walikota & Wakil Walikota Depok dihadiri oleh pejabat Bawaslu Depok, Kejaksaan Depok, Kepolisian & TNI, Kesbangkol Depok, Kasatpol Depok, Paslon 02 Walkota & Wakil Walikota Depok dan pejabat KPU Depok, serta Media Cetak & Online maupun Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Forkopimda, Kepala Dinas/Instansi Terkait dan Partai Politik.

“Pasangan calon nomor urut 2 kami tetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih,” ujarnya saat membacakan hasil penetapan di Hotel Bumi Wiyata, jalan raya Margonda, Beji Kota Depok.

Kegiatan berjalan menerapkan protokol kesehatan, serta dikawal ketat sejumlah aparat kepolisian dan TNI yang berjaga. Hadir, pasangan calon nomor urut 02 Mohammad Idris – Imam Budi Hartono, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Dandim 0508 Agus isrok Mikroj, serta unsur terkait lainya.

Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna dalam keputusannya menyampaikan tiga poin keputusan, dua diantaranya memastikan penetapan paslon Mohammad Idris-Imam Budi Hartono sebagai wali kota dan wakil wali kota Depok terpilih.

Rapat pleno terbuka ini menetapkan Pasangan Calon Nomor Urut 2 DR. KH. Mohammad Idris, MA dan Ir. H. Imam Budi Hartono sebagai Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih dengan perolehan suara sebanyak 415.657 suara atau 55,54% dari total suara sah pasangan calon. Dalam kegiatan ini juga kami telah menyampaikan salinan SK Penetapan Pasangan Calon Terpilih tersebut kepada para pihak.

“Menetapkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok nomor urut 02 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok terpilih pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok tahun 2020,” papar Nana dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020.

“Pasangan calon nomor urut 02 kami tetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih,” ujarnya saat membacakan hasil penetapan di Hotel Bumi Wiyata, jalan raya Margonda, Beji Kota Depok.

Kegiatan berjalan menerapkan protokol kesehatan, serta dikawal ketat sejumlah aparat kepolisian dan TNI yang berjaga. Hadir, pasangan calon nomor urut 2 Mohammad Idris – Imam, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Dandim 0508 Agus Isrok Mikroj, serta unsur terkait lainya.

Pada kesempatan itu Nana Shobarna mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak bagi penyelenggara Forkopimda, dan semua unsur serta seluruh masyarakat kota Depok atas kerjasama yang baik, sehingga tingkat partisipasi pemilih di Pilkada meningkat.

Kami ingin mengucapkan terima kasih semua unsur di kota Depok sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan aman damai sukses, dan capaian tingkat partisipasi yang meningkat di angka 62,80%”.

Dirinya mengatakan, namun semua ini akan menjadi acuan bagi KPU untuk dapat lebih baik lagi ke depan.
Lanjut Nana, ” Walaupun ditengah pandemi Covid19, namun atas Rahmat Tuhan Yang Maha Esa penyelenggaraan Pilkada 2020 yang lalu dapat berjalan lancar.”

Karena masih pandemi covid-19 kami juga memfasilitasi kegiatan ini dengan menayangkan secara live streaming di kanal KPU Kota Depok.

Harapannya adalah jika masyarakat Kota Depok ingin menyaksikan kegiatan tersebut tinggal buka Youtube, bisa disaksikan dirumah atau di tempat masing-masing.

Continue Reading

nasional

PADEPOKAN TULIS TANPO PAPAN KULON PROGO USULKAN RM BAGUS SINGLON ATAU KI SADEWA PAHLAWAN NASIONAL

Published

on

By

Kulon progo, – Kamis 12 Februari 2026,Pukul.09.00 wib ,Ketua Padepokan Tulis tanpa papan sekaligus Ketua MLKI / Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia Bapak Trisno Raharjo menyampaikan dukungannya penuh untuk usulan RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa putra kandung pangeran Diponegoro Pahlawan Nasional dengan melakukan kegiatan ziarah di dua lokasi makam RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa yang mana tubuh serta kepalanya dipisahkan oleh penjajah kolonial belanda pada waktu itu, kemudian untuk gembung atau tubuhnya berada di pasar kota wates  sedangkan mustoko atau kepalanya berada di gunung songgo daerah kaliagung sentolo.

Ketua Trah HB III Dewa Daru Kabupaten Kulon progo KRT Sarwanto Hadi yang merupakan keturunan Pangeran Diponegoro sekaligus pembuka sejarah silsilah keturunan dari RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa putra kandung Pangeran Diponegoro di wilayah Kabupaten kulon progo Yogyakarta  mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas banyaknya dukungan yang sudah mengalir dari beberapa ormas maupun komunitas yang ada di kabupaten kulon Progo semoga hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah  untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengusulkan RM Bagus Singlon kepada pemerintah pusat khususnya  harapan akhir tentunya ada pada kebijakan serta perhatian langsung dari bapak presiden Prabowo Subianto.

Ketua GMK2009/ Budi Legowo Santoso didampingi Sekertarisnya Ari Kurniawan Kusmarjanto SE menyampaikan terimakasih kepada Ketua DPRD kabupaten kulon Progo bapak Aris Syarifudin  ( dapel Wates, Panjatan & Temon ) yang sudah memberikan ruang untuk diskusi serta kajian bersama dengan audensi di DPRD Kabupaten kulon Progo.

Dito Rakidi aktivis dari Jakarta pusat yang sedang berkunjung ke kulon progo jalin siltrahmi dengan pengurus DPC IP-KI/Ikatan Pendukung Kemerdekaan indonesia Kabupaten Kulon progo ikut menyampaikan perhatiannya semoga RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa segera mendapatkan perhatian untuk usulan Pahlawan Nasional karena melihat jejak kepahlawanannya yang ikut melawan penjajah kolonial belanda di kabupaten kulon Progo.
RM Kukuh Hertriasning Cucu Sri Sultan HB VIII juga ikut memberikan dukungannya agar RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa untuk menjadi perhatian penting terkait usulan Pahlawan Nasional.

Riyanto SH mewakili pengurus DPC IP-KI Kabupaten Kulon progo menyampaikan dukungannya pada acara audensi nanti dengan Bupati Kulon Progo sekaligus menyampaikan aspirasinya terkait usulan nama jalan di wilayah sentolo yang mana akses tersebut menuju komplek makam dari mustoko atau kepalanya RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa.

Agus supriyanto dari KB FKPPI PC.1204 / Keluarga besar Forum komunikasi putra dan putri purnawirawan TNI-Polri kabupaten kulon progo yang juga merupakan anggota DPRD Kulon progo ( dapel Galur dan Lendah ) menyambut baik usulan dan masukan dari beberapa ormas maupun komunitas yang ada di kabupaten kulon Progo terkait usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa kemudian Agus supriyanto mewakili menyampaikan dukungannya pula terkait usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa dengan mengajak generasi muda kulon Progo untuk memaknai perjuangan para pahlawan bangsa.

Jurnalis Much Hazirin

Continue Reading

nasional

KEGIATAN TAHUNAN NYADRAN WARGA DUSUN PREMBULAN KELURAHAN PANDOWAN KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULON PROGO

Published

on

By

Kulon Progo – Mendekati sore hari pukul 15.30 wib hari minggu tanggal 8 februari 2026 warga dusun prembulan melaksanakan acara tahunan yaitu nyadran sebagai tradisi ziarah kubur dan pembersihan makam leluhur oleh masyarakat pada bulan ruwah menjelang ramadhan dengan doa bersama maupun kenduri.

Tradisi ini bertujuan mempererat gotong royong, sedekah dan menjaga silaturahmi bertetangga kemudian nyadran merupakan bentuk bakti generasi penerus kepada leluhur sekaligus sarana pembersihan diri menyambut bulan suci Ramadhan.

Pada acara Nyadran tersebut kegiatannya adalah besik yaitu gotong royong membersihkan makam dari rumput maupun kotoran,doa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama setempat untuk mendoakan leluhur kemudian kenduri adalah makan bersama dengan makanan tradisional berupa ingkung maupun tumpeng yang dibawa oleh warga sebagai wujud kebersamaan dan sedekah.

Pemuka agama bapak welas iman yang merupakan Rois maupun takmir masjid Al Hadi menyampaikan bahwa kegiatan nyadran tahunan ini merupakan bentuk menjaga silaturahmi sebelum melaksanakan ibadah suci di bulan ramadhan kemudian edukasi makna dari ziarah kubur melalui kegiatan nyadran tersebut kemudian nampak hadir Agus Supriyanto anggota DPRD Kabupaten kulon Progo dari fraksi Golkar dapil kecamatan galur dan lendah di acara tersebut menjelaskan pada awak media bahwa kegiatan nyadran di dusun prembulan kelurahan Pandowan kecamatan Galur kabupaten kulon Progo Yogyakarta sudah rutin dilaksanakan tahunan sebagai implementasi dari tradisi maupun budaya yang ada di lingkungan masyarakat sekitar.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

nasional

Trini Tambu Ketua Yayasan Amal Setia : Pentingnya Peningkatan Peran Jurnalis Perempuan Dalam Ekosistem Pers Nasional

Published

on

By

JAKARTA — Ketua Yayasan Amal Setia, Trini Tambu, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali mimpi, visi, dan perjuangan Rohana Kudus, Pahlawan Nasional sekaligus jurnalis perempuan pertama di Indonesia, di tengah tantangan dunia pers masa kini. Hal tersebut disampaikannya usai menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “3 Wajah Rohana Koeddoes”, bagian dari rangkaian Road to Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang digelar di IDN HQ Jakarta, Jumat (06/02/26).

Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah tokoh pers nasional, di antaranya Najwa Shihab (Jurnalis dan Pendiri Narasi), Komaruddin Hidayat (Ketua Dewan Pers), Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis, Ketua Umum FJPI Khairiah Lubis, serta Ketua Umum AMSI Wahyu Djatmika.

Dalam wawancaranya, Trini Tambu menyoroti realitas dunia jurnalistik saat ini yang masih dihadapkan pada berbagai kendala, termasuk tekanan terhadap pemberitaan dan tantangan kebebasan pers. Namun, menurutnya, kisah dan nilai perjuangan Rohana Kudus justru menjadi relevansi penting bagi jurnalis masa kini.

“Harapan saya dan para pengurus Yayasan Amal Setia adalah bagaimana mimpi, visi, dan misi Ibu Rohana Kudus tetap hidup. Sejak 1911 beliau sudah memperjuangkan pendidikan perempuan—agar bisa membaca, menulis, memiliki keterampilan, dan mandiri secara ekonomi. Dunia memang berubah, tapi perjuangan itu harus terus dilanjutkan,” ujar Trini.

Trini juga menekankan pentingnya peningkatan peran jurnalis perempuan dalam ekosistem pers nasional. Meski demokrasi dan kemajuan zaman terus berkembang, ia menilai jumlah jurnalis perempuan masih belum sebanding.

“Saya berharap semakin banyak jurnalis perempuan. Persentasenya masih terasa kurang. Padahal perempuan punya sudut pandang yang sangat penting dalam demokrasi,” katanya.

Mengambil teladan dari Rohana Kudus, Trini berpesan agar jurnalis perempuan masa kini memiliki kepercayaan diri, kemandirian, serta keberanian berpikir kritis.

“Perempuan itu sangat mampu. Tidak harus bergantung pada pria. Dengan pemikiran kritis, perempuan bisa menghasilkan tulisan-tulisan yang penting dan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih minimnya pengetahuan masyarakat umum tentang sosok Rohana Kudus. Menurutnya, pengenalan terhadap karya, perjuangan, dan pemikiran Rohana Kudus perlu diperluas, tidak hanya di kalangan jurnalis atau pemerhati sejarah.

“Masih banyak yang belum mengenal Ibu Rohana. Padahal arsip seperti surat kabar Sunting Melayu masih ada dan sangat berharga. Bersama IDN Times, FJPI, dan berbagai pihak, kami berupaya memperkenalkan kembali karya-karya beliau agar lebih dikenal dan dinikmati masyarakat luas,” jelasnya.

Trini Tambu juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki banyak pahlawan perempuan yang kiprahnya belum sepenuhnya terangkat ke permukaan.

“Bukan hanya Ibu Rohana Kudus, tapi banyak pahlawan perempuan lain yang juga layak dikenang dan diperkenalkan kepada generasi sekarang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Trini Tambu (Elstrinijanti Ceferina Tambu) dikenal sebagai pengusaha dan pendiri sekaligus CEO Palantaloom, rumah produksi songket berbasis di Batu Taba, Sumatera Barat. Ia aktif melestarikan tenun tradisional dengan sentuhan modern serta memberdayakan UMKM perajin perempuan hingga ke kancah global.

Trini juga berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan Yayasan Amai Setia, lembaga pendidikan kerajinan perempuan bersejarah yang didirikan oleh Rohana Kudus pada 11 Februari 1911 di Koto Gadang, Sumatera Barat, dan masih aktif hingga kini

Continue Reading

Trending