Connect with us

Metro

Pembangunan Gedung Utama Kejaksaan Agung Dimulai Dengan Peletakan Batu Pertama Groundbreaking

Published

on

JAKARTA, – Kejaksaan Agung memulai pembangunan Gedung Utama Kejaksaan Agung paska kebakaran yang terjadi pada tanggal 22 Agustus 2020 lalu.

Jaksa Agung RI, Burhanuddin didamping oleh Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi beserta jajarannya secara resmi memulai pembangunan proyek tersebut dengan acara peletakan batu pertama (Groundbreaking).

Dalam kegiatan itu turut hadir Kontraktor Pelaksana yakni Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, Noval Arsyad beserta jajaran Direksi dan Direktur Utama PT Virama Karya (Persero), Jusarwanto selaku Kontraktor Manajemen Konstruksi (MK).

Kepala Biro Umum, Heri Jerman selaku Penanggung Jawab Pekerjaan Kontruksi Fisik Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Utama Kejaksaan Agung dalam laporannya menjelaskan, proyek ini bernama Pekerjaan Kontruksi Fisik Terintegrasi Rancang Bangun (Design and Build) Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Gedung tersebut akan dilaksanakan pada lahan gedung ex kebakaran diatas tanah seluas 10.571 M2 dan Luas Bangunan 43.669 M2 yang meliputi tiga massa (sayap) namun tetap menjadi satu kesatuan bangunan.

Hal ini menggambarkan makna Tri Krama Adhyaksa yaitu berlantai 22 (berada di sayap barat) yang menggambarkan tanggal lahir Kejaksaan, Lantai 7 (berada di sayap timur) menggambarkan Bulan Juli yang merupakan Bulan Kelahiran Kejaksaan dan Lantai 11 (berada di sayap utara) merupakan 11 pasang bulir dalam untaian padi yang ada pada lambang Kejaksaan.

“Pembangunan Rancang Bangun Gedung Utama Kejaksaan Agung dilaksanakan oleh masing-masing sebagai berikut, Pekerjaan Basic Design dikerjakan oleh PT Uni Tri Cipta berdasarkan Kontrak Kerja tertanggal 27 Januari 2021, Manajemen Kontruksi dilaksanakan oleh PT Virama Karya (Persero) sesuai Kontrak Kerja tertanggal 31 Mei 2021,” jelasnya.

“Pelaksana Proyek Rancang Bangun adalah PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dengan nilai Kontrak seluruhnya adalah Rp. 549.608.886.200 berdasarkan Kontrak Kerja tertanggal 25 Juni 2021 yang akan dikerjakan selama 540 hari Kalender sehingga diperkirakan akan selesai tanggal 31 Desember 2022 dengan metode anggaran multi years (di tahun 2021 dan 2022),” ungkap Heri.

Ia juga memaparkan, gedung yang dibangun di tahap awal ini akan berpredikat Silver namun dengan tambahan anggaran yang sudah diajukan di tahun 2022 akan menjadi Platinum dengan anggaran single years dan saat ini untuk tambahan anggaran masih menunggu rekomendasi teknis dari Kementerian PUPR.

Proyek tersebut, lanjutnya, sudah mendapatkan rekomendasi dan persetujuan Menteri PUPR dengan Surat Nomor: CK.04.01-Mn/118 tanggal 20 Januari 2021 yang mana proyek ini dapat dilakukan dengan metode terintegrasi rancang bangun (design and build).

“Hal ini dimaksudkan guna mempercepat waktu proses tender yang menyatu antara perencanaan dan pembangunan fisik gedung,” kata Heri.

Proyek Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Utama Kejaksaan Agung itu juga telah mendapatkan IMB Pendahuluan dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi DKI Jakarta tertanggal 15 Pebruari 2021.

“Proyek ini telah melalui proses sesuai dengan regulasi yang mengatur tentang pendirian bangunan gedung bertingkat dan ditenderkan secara terbuka dan terbuka untuk umum sesuai prinsip-prinsip dan pedoman pengadaan barang dan jasa,” tambahnya.

Acara peresmian dimulainya proyek pembangunan (Groundbreaking) Gedung Utama Kejaksaan Agung dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) serta dengan pengecekan suhu badan dan swab rapid anti virus dengan metode Genose bagi seluruh undangan yang hadir.

Continue Reading

Metro

PMI Jakarta Pusat dan Yayasan Perguruan Ksatrya Gelar Vaksinasi Covid-19

Published

on

By

Jakarta – PMI (Palang Merah Indonesia ) Jakarta Pusat bekerjasama dengan Perguruan Kasatria Jakarta Pusat gelar vaksinasi Covid-19 bertempat di sekolah , Jl Percetakan Negara no 235 D Jakarta Pusat Kamis.(29/7/2021).

”Jenis Vaksin yang digunakan disini Sinovac, target 500 orang usia beragam dari umur 12 Tahun sampai 59 Tahun,” kata Camat Cempaka Putih Andri Ferdian yang di dampingi Lurah.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan vaksinasi Ini adalah yang pertama di sekolah usai mendampingi Walikota dan Askersa Jakarta Pusat

Untuk persyaratan dan ketentuannya antara lain adalah, Warga Negara Indonesia (WNI) dari umur 12 – 59 tahun dan bagi usia 12 tahun – 17 tahun wajib didampingi orangtua dan wajib mendaftar link yg sudah tertera dalam Keadaan sehat / tidak sakit
Tensi dan tekanan darah (normal).

”Untuk pendaftaran semua link, dan target vaksinasi untuk hari 1000 orang, sampai saat ini yang sudah tervaksin 350 orang,” ujar Camat yang selalu berpenampilan necis (perlente) dengan Hand Phone kerennya.

Tim tenaga kesehatan untuk vaksinasi bantuan dari rekan – rekan PMI Provinsi dan Jakarta Pusat yakni 2 orang dokter dan 6 orang perawat.

”Kedepannya untuk vaksinasi kedua direncanakan tanggal 26 Agustus mendatang,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

KBPP Polri Pesanggrahan Bekerja Sama Dengan Polsek Pesanggrahan Jakarta Selatan Gelar vaksinasi

Published

on

By

Jakarta — KBPP Polri Pesanggrahan bekerjasama dengan Polsek Pesanggrahan Jakarta Selatan gelar vaksinasi Covid-19 bertempat di RPTRA Nusantara, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.Kamis. (29/7/2021).

”Jenis Vaksin yang digunakan disini Sinovac, target 500 orang usia beragam dari umur 12 Tahun sampai 59 Tahun,” kata Ricky selaku Ketua Panitia Pelaksana.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan vaksinasi Ini adalah yang pertama untuk KBPP Pesanggrahan.

Untuk persyaratan dan ketentuannya antara lain adalah, Warga Negara Indonesia (WNI) dari umur 12 – 59 tahun dan bagi usia 12 tahun – 17 tahun wajib didampingi orangtua dan wajib mendaftar link yg sudah tertera dalam Keadaan sehat / tidak sakit
Tensi dan tekanan darah (normal).

”Untuk pendaftaran semua link, dan target vaksinasi untuk hari 500 orang, sampai saat ini yang sudah tervaksin 350 orang,” ujar Ricky.

Tim tenaga kesehatan untuk vaksinasi bantuan dari rekan – rekan KBPP yakni 2 orang dokter dan 6 orang perawat.

”Kedepannya untuk vaksinasi kedua direncanakan tanggal 26 Agustus mendatang,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

PMI Kota Jakarta Pusat Gelar Vaksinasi Untuk Mempercepat Penangana Covid-19

Published

on

By

Jakarta 29 Juli 2021 – Pandemi VOCID-19 Yang telah berlangsung lebih dari satu tahun tidak hanya berdampak bagi semua negara untuk keluar dari dampak pandemi.Hal ini dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat Menggelar vaksinasi covid-19 mendukung pemerintah dalam penanggulangan pandemi cobid-19 demi mewujudkan Indonesia Sehat, Hari ini Kamis.(29/7/2021),bertempat di Yayasan Peguruan Ksatrya jakarta pusat.

“PMI Kota Jakarta Pusat terus membantu pemerintah dam masyarakat, mempercepat vaksinasi agar pandemic covid-19 segera selesai,” ungkap ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H.Soewardi Sulaiman.

Selama masa pandemi PMI Kota Jakarta Pusat juaga memberikan dukungan fasilitas cuci tangan sabun cuci tangan, dan pembagian masker sebagai upaya pencegahan dan respon terhadap Pandemi COVID-19.

Soal berapa target masyarakat tervaksin melalui program PMI Kota Jakarta Pusat ini, H. Soewardi Sulaiman mengatakan saat ini target adalah 1000 vaksinasi per hari.

Vaksinasi yang diperlukan untuk masyarakat umum, pelajar dan relawan Palamlng Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat, dilaksanakan dua tahap, tahap pertama dilaksanakan 29 juli 2021 dan tahap kedua 26 agustus 2021.

Selain kegiatan vaksinasi, selama pandemi COVID-19 PMI Kota Jakarta Pusat telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebagai salah satu peran aktif dalam melayani masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Kegiatan ini dilakukan secara berkala dan teragenda dengan sasaran pemukiman warga, fasilitas umum,perkantoran dan layanan pendidikan.

Selama masa pandemi PMI Kota Jakarta Pusat juga memberikan dukungan fasilitas cuci tangan sabun cuci tangan, dan pembagian masker sebagi upaya pencegahan dan respon terhadap Pandemi COVID-19.

Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat umum terus dilakukan sebagai upaya penguatan kebiasaan prilaku hidup bersih dan sehat, serta untuk memutuskan mata rantai penularan COVID-19 di masyakat, PMI juga melaksanakan kegiatan penguatan prilaku Higienis Penyediaan Fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun dengan menggunakan Pendekatan Pelibatan Promosi Kebersihan di sejumlah titik lokasi penyediaan fasilitas.

Continue Reading

Trending